Someone just made a huuuuge decision last night.

141

The day is still young and we would like to Catch Up! more on Eyang Habibie’s resume. Be inspired.

Ketika tutup usia di umurnya yang ke-83, Eyang Habibie meninggalkan banyak banget teladan buat kita, terutama dalam hal pendidikan dan karya-karyanya di berbagai bidang (read: riset, teknik dirgantara, demokratisasi, sampe di bidang agama kayak ICMI).

So we just gonna put the records here and let you feeling inspired to start your Friday.  Scroll through.

Swiping on Tinder is fun (we agree!) but our favorite love story is Pak Habibie’s and Bu Ainun’s. Check out the quote from him about her below, and tell us if you’re not swooning. We wait.

Who’s finally made a big decision very late last night?

Sumber gambar: tirto.id

DPR RI

Semalam, sekitar jam 1 dini hari, DPR RI akhirnya menyepakati nama-nama Pimpinan KPK baru yang bakal menjabat untuk periode 2019-2023. Adapun mekanisme pemilihan adalah voting yang dilakukan oleh 56 orang anggota komisi III DPR RI yang hadir.

And the result is….

Firli Bahuri 56 suara
Alexander Marwata 53 suara
Nurul Ghufron 51 suara
Nawawi Pomolango 50 suara
Lili Pintauli 44 suara

Dengan hasil ini, maka Pak Firli ditetapkan sebagai Ketua KPK.

Kenalin gue sama Pak Firli donk…

Jadi Pak Firli ini adalah Ketua KPK terpilih dari unsur kepolisian. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK dan sebelumnya lagi, sebagai Kapolda di NTB. Sosok Pak Firli ini cukup kontroversial karena ia diduga pernah melanggar kode etik KPK dengan ketemu sama Gubernur NTB, Tuanku Guru Bajang pas dirinya uda ngantor di KPK. Padahal, waktu itu TGB lagi disorot KPK soal kasus divestasi saham Newmont yang diduga merugikan negara.

Is he explain anything?

Iya, pas lagi di fit & proper test sama DPR semalam, Pak Firli bilang kalo pertemuan sama TGB itu terjadi nggak sengaja, pas beliau lagi main tenis terus TGB tiba-tiba muncul. Pak Firli bilang, dalam pertemuan itu ga ada pembahasan khusus. Akibat pertemuannya ini, beliau kemudian dipanggil KPK untuk sidang kode etik, yang hasilnya adalah, in Pak Firli’s words: kelima pimpinan KPK setuju bahwa dirinya nggak melanggar kode etik.

Dan kata KPK…

Irjen Firli melakukan pelanggaran kode etik berat karena ketemu sama TGB.

Who’s saying “No, I don’t want you to be my boss!”

500 orang pegawai KPK yang bilang bahwa mereka merasa gelisah kalo Firli jadi pimpinan KPK karena beliau pernah melanggar kode etik tapi nggak ngaku. Kelima ratus pegawai KPK itu kemudian menandatangani petisi penolakan atas Firli, yang dilakukan hari Rabu kemarin. Eh semalem malah beneran kepilih dong.

What else do I need to know?

Pak Firli ini uda malang melintang lama di dunia pemberantasan korupsi, dan pas masih di Polri, salah satu kasus yang pernah diungkapnya adalah kasus Gayus Tambunan (watching tennis, anyone?). Disebutkan bahwa sepanjang kariernya, Pak Firli udah berhasil mengungkap ratusan kasus korupsi di Jawa Tengah, Banten dan Jakarta.

You can expect mooore controversy about this issue over the weekend…

For why you ALWAYS have to “think before you twit”.

Sumber gambar: liputan6

Karena cuitan kamu di Twitter bisa ngaruh banget sama pergerakan ekonomi, apalagi kalo kamu Donald Trump.

Maksudnya?

Jadi kemarin, Ibu Menkeu Sri Mulyani bilang kalo cuitannya Mister Trump sang Presiden AS itu bisa mempengaruhi pergerakan ekonomi global, karena Amerika Serikat dinilai sebagai negara yang punya pengaruh cukup besar dibanding negara lainnya.

So if I twit “I want chicken salad”, I won’t be as impactful as Trump?

Different story if you have your “gebetan” on your followers list, but technically, no. Jadi menurut Bu Sri Mulyani, kalo Trump ngetwit tuh pengaruhnya besar di ekonomi, terutama kalo yang dibahas soal resesi, perang dagang, atau soal suku bunga The Fed.

And it’s because…

Selain karena AS adalah negara dengan ukuran ekonomi terbesar, negara ini juga diramal bakal mengalami resesi, karena pertumbuhan ekonominya yang semakin menurun dalam beberapa waktu terakhir. Diketahui bahwa ekonomi AS pada kuartal I 2019 ada di angka 3,1 persen dan pada kuartal II 2019 menyusut menjadi 2,1 persen.

This is why we love low key social media show-off…

“Tanpa keberanian dari Pak Habibie mungkin sekarang saya hanya akan menjadi penjual es batu di Tebet,”

Kata presiden pertama Timor Leste, Xanana Gusmao pada tahun 2015 lalu, kala dirinya menceritakan keberanian BJ Habibie dalam menyelesaikan konflik di Timor Timur. Xanana Gusmao adalah salah satu tahanan politik yang dibebaskan oleh Eyang Habibie kala dirinya menjabat sebagai presiden. Selain itu, Eyang Habibie juga yang mengeluarkan kebijakan untuk menggelar referendum di Timor Timur yang berakhir dengan lepasnya provinsi termuda itu dari Indonesia.

Well, good deed will always goes a long way, Eyang.