Update Corona, Malaysia Menjadi Negara di Asia Tenggara dengan Kasus Tertinggi

115

Hello, it’s Tuesday. Welcome back.

It’s another day of work-from-home for us at Catch Me Up! headquarter.
We’ve been trying to stay active indoors, and been trying to maintain our diets healthy and balanced while checking up daily on our loved ones.

How’s your Day 2 of WFH so far? If you’re still trying to figure out where the mute button is on your video-conference meeting, well, keep looking. But, if you still have to be at the office today, just don’t forget to put on your masks, bring your hand sanitizer, and always remember your new mantra: social distancing.

Today, we’ll still be talking about the coronavirus. We will bring you the latest updates from home and all over the world on how to contain the pandemics. Wash your hands for 20 seconds and scroll down…


Gambar: detiknews

Let’s start with home. Here. 

  • Per Senin kemarin, angka penderita corona di Indonesia adalah 134 orang yang dinyatakan positif, delapan orang sembuh, dan lima orang meninggal dunia. Angka ini menunjukkan adanya penambahan sebanyak 17 kasus dibanding hari sebelumnya yang mencatat 117 kasus.
  • Kemarin, pemerintah juga mengumumkan ada tiga orang pasien corona yang sembuh yaitu pasien nomor 1, 2, dan 3. Kata pemerintah, ketiga pasien ini juga udah diperiksa dua kali berturut-turut dan emang bener-bener udah nggak ada lagi virus di tubuhnya.
  • Majelis Ulama Indonesia aka MUI baru aja mengeluarkan fatwa terkait ibadah salat Jumat. Dalam fatwanya itu, MUI menyebut bahwa setiap orang Islam yang ada di daerah berisiko tinggi tertular corona diperbolehkan untuk meninggalkan salat Jumat dan menggantinya dengan salat Zuhur biasa.
  • Pak Jokowi dan Ibu Iriana udah melakukan tes corona. Hasilnya? Tanya sama yang ngetes.

Okay, now let’s go abroad…

  • Tadi malam, Presiden AS Donald Trump baru aja mengeluarkan imbauan yang meminta warganya untuk nggak kumpul-kumpul dengan jumlah lebih dari 10 orang. Selain itu, Trump juga minta warganya untuk menghindari bar, restoran, food court, dan jangan traveling dulu, if possible.
  • Malaysia baru aja mengumumkan bahwa negaranya bakal melakukan lockdown nasional selama dua minggu, yaitu sejak Rabu besok sampe akhir bulan. Saat ini, Malaysia telah mendeteksi 566 kasus corona, dan jadi negara Asia Tenggara dengan angka corona tertinggi.
  • Kanada tadi malam juga baru aja mengumumkan bahwa negaranya nggak bakal menerima pengunjung dari negara lain. Dalam konferensi persnya, PM Kanada Justin Trudeau bilang bahwa untuk saat ini, yang boleh masuk ke Kanada hanyalah warga negaranya dan pemegang permanent residency di Kanada. Meski begitu, kebijakan ini nggak berlaku buat kru pesawat, diplomat, dan keluarganya.
  • Transportasi penerbangan dan kereta yang menghubungkan Spanyol dan Portugal akan dihentikan sementara—sampe tanggal 15 April. Hal ini merupakan satu dari upaya kedua negara dalam menghindari penyebaran corona yang di Eropa.
  • Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa negaranya per hari ini bakal menutup semua perbatasan. Selain itu, di dalam negeri, pemerintah Prancis juga melarang adanya kumpul-kumpul, termasuk kumpul sosial atau keluarga.
  • Per kemarin, WHO telah mengirimkan 150 juta alat tes corona ke sekitar 120 negara. Dalam keterangannya, WHO menekankan pentingnya melakukan tes dan isolasi diri. Menurut Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, cara paling efektif dalam menanggulangi corona adalah dengan menghentikan penularannya, yaitu dengan melakukan tes dan isolasi. In his words, “You cannot fight a fire blindfolded and we cannot stop this pandemic if we don’t know who is infected.” Gitu katanya.
  • Mesir akan menghentikan dulu semua penerbangan dari dan ke negaranya. Saat ini, Mesir menjadi negara dengan kasus corona terbanyak di Afrika, yakni 110 kasus.

That’s it for today, and we’ll update you again tomorrow.