“I’d Be Just Like Leo, In Saint-Tropez…”

202

It’s Dataviz day today! Wake up, dress up, sip your coffee, and let’s begin your day with some updates on…

Coronavirus.
Yep, so many things happened about the virus in the past week. Mulai dari outbreak yang terjadi besar-besaran di Korea Selatan dan Italia, penyebarannya yang udah terjadi di semua benua kecuali Antartika, sampe update angka korban jiwa akibat virus corona yang mencapai 2.810 orang. Yep, as per today, wabah ini udah menyebar hampir ke seluruh dunia and to give you a sense, cek deh data coronavirus terakhir kita di sini. Angkanya udah beda jauh banget kan?

Well, well, wellwhile in Indonesia (katanya sih) belum ada satu pun kasus positif virus corona, we can’t be too prepared. Wash your hands frequently, eat nutritious food, take care of yourself, aaaaand, get yourself updated. Scroll down.


Aaaaand here’s also another update on coronavirus…

Gambar: NY post

Because it’s kinda a big deal.
Karena kemarin, pemerintah Arab Saudi baru aja mengumumkan bahwa mereka menghentikan penerbitan visa bagi warga negara asing yang mau menunaikan ibadah umrah. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona di negaranya.

Whaaat?
Yep. Dalam keterangan dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Washington DC, diketahui bahwa pemegang paspor dari negara-negara yang warganya ada terinfeksi virus corona bakal nggak boleh masuk ke Arab Saudi. Keputusan ini muncul nggak lama setelah corona outbreak juga terjadi di negara-negara Timur Tengah, kayak Bahrain, Irak, Iran, dan Uni Emirat Arab. Di wilayah itu, negara dengan kasus virus corona terbanyak adalah Iran, di mana penularan paling banyak terjadi di Kota Qom, yang merupakan situs suci buat penganut Syiah, which, kayak di Mekkah dan Madinah, para jemaah berdesak-desakan untuk beribadah.

Go on…
Nah, Arab Saudi sendiri sampe sekarang belum melaporkan satu pun kasus corona. Makanya, mereka mengantisipasi kemungkinan penyebaran dengan mengeluarkan kebijakan ini. Pemerintah Saudi juga bilang bahwa kebijakan ini hanya sementara, dan subject to evaluation.

OK. So, are we good? 
Uhmmm unfortunately no. 
Walaupun Indonesia masih belum melaporkan satu pun kasus corona (????), tapi Indonesia masuk ke dalam daftar negara yang nggak boleh berkunjung dulu ke Arab Saudi.

What whyyy?
Tanyakan pada Menteri Kesehatan dr. Terawan (?). Gak deng. Sejauh ini belum ada keterangan dari Kedubes Arab Saudi di Jakarta, jadi ditunggu aja. Also, kebijakan ini juga bikin geger tanah air karena menyebabkan puluhan ribu orang calon jemaah umrah nggak jadi berangkat, dan mereka yang udah mendarat di bandara Jeddah akhirnya nggak boleh masuk ke Arab Saudi. Diprediksi juga bahwa kerugian materiil yang dialami oleh para biro umroh dan travel mencapai Rp1,6 triliun. Also, the timing couldn’t be worse karena kita bentar lagi masuk bulan Ramadan.

I see. Does our govt do anything?
Of course. Bu Menlu Retno Marsudi misalnya, beliau langsung mempertanyakan kenapa kita termasuk yang di-banned, padahal di Indonesia belum ada kasus positif virus corona. Selain itu, Kemenlu juga menyebutkan bahwa negara-negara lain yang di-banned adalah China
, China Taipei
, Hong Kong (Special Administrative Region/SAR of China)
, Iran
, Italia
, Korea (Rep), Makau (SAR China)
, Jepang
, Thailand
, Malaysia

, Pakistan
, Afghanistan
, Irak
, Filipina
, Singapura
, India
, Lebanon
, Suriah, Yaman
, Azerbaijan
, Kazakhstan
, Uzbekistan
, Somalia
, dan Vietnam.

Go on…
Terus yaudah. Pak Jokowi sendiri bilang bahwa pemerintah Indonesia menghargai kebijakan Arab Saudi karena kalo alasannya kesehatan, yang itu merupakan prioritas utama. Meski begitu, kedutaan besar Indonesia di Riyadh tetep kok lobi-lobi ke pemerintah Saudi biar para jemaah umrah yang udah punya visa Saudi untuk boleh tetep lanjut masuk ke negara tersebut.

I want to know what dr. Terawan says…
Oh, the health minister? Well, kata dr. Terawan sih ya dihargai aja kebijakan itu karena kan merupakan keputusan sebuah negara, tapi kan kalo ngomong dulu enak…

OK. Anything else I should know?
Well, this decision shocked everyone, so at this point, pemerintah lagi berembuk untuk cari solusi biar para jemaah bisa tetep berangkat ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah. Selain itu, pemerintah juga berharap biar kebijakan ini nggak berlanjut sampe musim haji yang tahun ini bakal berlangsung pada bulan Juli-Agustus.


For when you’ve just had your first day at work…

Komisioner KPU baru can relate.
Kemarin, DPR RI baru aja mengesahkan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) untuk menggantikan komisioner sebelumnya, Wahyu Setiawan, yang jadi tersangka kasus korupsi di KPK.

Siapa jadinya pengganti Mas Wahyu?
Namanya I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. As you can tell from his name, Pak Raka ini berasal dari Bali, dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua KPUD Bali. Saat ini, dirinya menjabat sebagai anggota Bawaslu aka Badan Pengawas Pemilu di Provinsi Bali.

How did he get this position?
Karena dalam peraturannya, pengganti dari komisioner yang berhalangan adalah calon lain yang dapet dukungan suara terbanyak pas masih proses pemilihan (also known as fit and proper test) di DPR RI. Waktu itu, Pak Raka ini ada di urutan ke delapan (jumlah komisioner KPU ada tujuh) dari total 14 orang yang ikutan fit and proper test.

Meanwhile…
Masih soal kasus suap pengganti antar waktu yang udah menetapkan Wahyu Setiawan sebagai tersangka, hari ini KPK juga bakal memanggil Ketua KPU Mas Arief Budiman dan komisioner KPU lainnya, Bu Evi Novida Ginting Manik, untuk diminta keterangan sebagai saksi. Still scratching your head about the case? Check it out here and here.

I should know this because…
Well, with the Pilkada Serentak coming in di 270 daerah pada September mendatang, urusan sama KPK ini tentunya bisa bikin kepercayaan publik pada KPU sebagai penyelenggara pemilu menurun. Meski begitu, Mas Arief tetep yakin bahwa publik masih percaya KPU, buktinya menurut survei, tingkat kepercayaan terhadap KPU masih ada di atas 70 persen.

Wondering if you will exercise your voting rights this September? See the list, here.


Who’s just decided to hang her racquet?

Gambar: US Open Tennis Twitter

Atlet tenis Rusia, Maria Sharapova.
Yep, you must have heard her name beforeA five-times grand slam winner, pemenang 36 titel juara, dan atlet cewek termuda ketiga yang pernah memenangkan Wimbledon (ngalahin Serena Williams!) baru aja mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia tenis. Dalam tulisannya terkait pengunduran diri itu, Sharapova menyebut bahwa, “My body had become my distraction,” referring to cedera bahu yang dideritanya selama dua tahun terakhir. Sepanjang kariernya, Sharapova udah memenangkan berbagai titel kayak French Open, Australian Open, dan US Open.

However, atlet yang 11 tahun berturut-turut masuk daftar Forbes sebagai atlet cewek dengan bayaran tertinggi di dunia itu juga pernah tersangkut kasus doping yang bikin dirinya nggak boleh berkompetisi selama dua tahun (yang setelah banding, suspension-nya dikurangi jadi 15 bulan). Dalam keterangannya juga, Sharapova belum bilang dia mau ngapain abis pensiun, tapi yang pasti sih mau kumpul-kumpul keluarga dulu, ngopi-ngopi, jalan-jalan, dan ngambil kelas tari.

OK. Selamat liburan kak…


“Di IG saya sendiri banyak yang nawari obat penggemuk badan, ini apa?”


Kata Presiden Jokowi kemarin (27/2) pas cerita soal banyaknya akun jualan yang komen di Instagramnya. Kata Pak Jokowi, Instagramnya sering kali dibanjiri komen orang yang jualan obat penggemuk badan dan menurutnya, hal ini merupakan bentuk kreativitas masyarakat Indonesia dalam jualan di pasar digital.

Yha namanya juga usaha, Pak, wkwkwk…


Love Letter Catch Up!

Catchers: Hello kak! Ini bukan pertanyaan sih hehe. Cuma mau bilang terima kasih karena telah menjadi bagian dari hariku <3 Aku masih pelajar SMK dan berkat CMU aku jadi dibilang sama temen-temen “kamu, akhir-akhir ini tumben banget ngomongin berita terkini sampe ke internasional segala, udah bosen gosip nih?” Maklumlah biasanya kita gosipin artis, sampe berita hoax hehe tapi semenjak bertemu CMU bahan gosipanku jadi lebih berbobot. Semangat selalu kak! Thx

CMU! HQ: Hi, kamu! Makasih banget udah baca dan langganan Catch Me Up! Seneng deh kalo ternyata ada juga pembaca CMU! yang masih duduk di bangku sekolah. Ini bukti kalo sebenernya anak-anak muda Indonesia tuh sebenernya pengen ngedapetin informasi yang berguna dan kami di CMU! seneng banget bisa jadi bagian dari obrolan kamu bareng temen-temen. Oh ya, jangan lupa ajak temen-temen kamu juga untuk subscribe Catch Me Up! ya, biar makin seru gosipannya 😉 Semangat juga buat kamu!

– Qowi –

(Our most favorite part of the day is to know what you think about our newsletter. Thus, we have created this section where you can ask our founder (Haifa), co-founder (Amri), and our COO (Qowi) anything about Catch Me Up! Shoot away your questions here and get a chance to be featured. See you again tomorrow!)