Hate Speech Twitter Meningkat Sejak Kepemilikan Elon

61

Guess where hate speech is rising?

Anywhere,
including Twitter.
Yoi. Drama wadah sambat favorit kita semua masih belum kelar juga, guys. Apalagi setelah ganti kepemilikan jadi ke Elon Musk. Yang terbaru adalah drama related to hate speech yang bertebaran di Twitter, guys. Yep, di awal kepemilikannya, Elon kan sempat mention di mana segala bentuk hate speech tuh bakalan dikurangi secara maksimal dan di-demonetize aka nggak bisa dijadiin cuan.
 
Terus nggak lama, after several times in office, Elon Musk nge-claim jumlah hate speech di Twitter tuh udah turun sepertiganya, guys.
 
Is it a good news? Well, statement Elon di atas ditampar bolak-balik sama penelitian dari Center for Countering Digital Hate. Dalam laporannya, penelitian itu nge-state kalau jumlah hate speech di berbagai konteks tuh justru meningkat sejak kepemilikan Elon, guys. Mulai dari tweet soal Black People yang meningkat dari 1.282 tweets per harinya, jadi 3.876. Nggak cuman itu, penghinaan terhadap transgender di ranah Twitter juga meningkat sebesar 62% sejak Elon ada di sana.
 
Belum selesai, sejak kepemilikan Elon Musk, engagement terkait hate speech tuh juga meningkat sebesar 49,5%. Nah merespons laporan ini, dalam tweet-nya Elon bilang temuan itu  “utterly false”. Terus biar publik makin percaya, dia juga bakal kasih liat datanya tiap minggu, supaya bisa dijadiin bukti bahwa hate speech di Twitter di bawah kepemimpinan dia tuh beneran menurun, nggak sekadar omdo.