73 Kasus Covid Varian Omicron di Indonesia

102

Who’s got some plans on the table?

Our government, over Omicron.

Yoi guys, wabah covid-19 varian omicron ini lagi bikin banyak negara deg-degan dan waspada, seiring dengan tingkat penularannya yang super cepat. Nah di Indonesia sendiri, pemerintah lagi siap-siap nih demi mengantisipasi si omicron.

 
Tell me.
Ok. Jadi per kemarin, Indonesia udah mencatatkan 46 kasus Covid varian Omicron, bertambah 27 kasus di hari Minggu kemarin dari orang-orang yang baru balik dari luar negeri. Adapun orang-orang ini baru kembali dari Mesir, Turki, Malaysia, Saudi Arabia, Kenya, dll. Ada juga kasus WNA dari Nigeria, dan satunya lagi dari petugas kebersihan di Wisma Atlet Kemayoran. Kasus Covid Petugas kebersihan ini juga jadi kasus omicron pertama yang terdeteksi di Indonesia.
 
Go on…

Nah jadi, setelah sang petugas kebersihan itu terdeteksi positif Covid varian omicron, pemerintah langsung me-micro lockdown seluruh tower RSDC Wisma Atlet Kemayoran selama tujuh hari. Keputusan ini diambil juga sebagai antisipasi terjadinya transmisi lokal pada level komunitas di rumah sakit itu. The point is kalau transmisi lokal varian Omicron ini sampai menyebar di masyarakat luas, maka micro lockdown juga bisa diberlakukan di masyarakat.

 
Micro what?
Micro lockdown. Kata Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, pemerintah akan menerapkan lockdown berskala mikro apabila omicron menyebar di masyarakat. Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa lockdown cuma bakal dilakukan kalau jumlah kasusnya udah melebihi ambang batas tertentu dan nggak cuma ngeliat dari kasus harian aja, tapi juga dari perkembangan di rumah sakit dan jumlah kasus kematian. Terus, testing dan tracing bakalan sangat membantu buat identifikasi kasus yang terjadi, plus diisolasi biar penyebaran virusnya nggak meluas kemana-mana.
 
Terus, bilang apa lagi Opung?
Opung Luhut sih bilangnya sistem karantina kayak sekarang tuh emang masih ada kekurangannya. Buktinya kemarin masih ada yang lolos karantina gara-gara pergi dengan keluarga. Makanya, beliau meminta supaya hal kayak gitu enggak kejadian lagi. Beliau juga menegaskan bahwa dispensasi karantina tuh cuma bisa berlaku buat alasan-alasan kuat dan super khusus doang. Kayak alasan kesehatan atau yang lainnya.
 
Ok, back again about the micro lockdown. Did anyone say anything?
Menanggapi micro lockdown yang masuk di rencana pemerintah, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lana mendukung rencana ini. Bisa ngerti juga lah dia kenapa pemerintah bikin ancang-ancang kayak gini. Tapi dengan catatan pemerintah harus memastikan keberlangsungan hidup orang-orang yang terdampak lockdown itu. Pak Melki juga bilang lockdown itu harus tetap dibatasi waktunya biar bisa jadi bahan evaluasi dalam jangka waktu tertentu.
 
I see…
Nah guys, sebagai bentuk antisipasi, pemerintah juga menambah jumlah tes PCR bagi orang yang lagi dikarantina atau baru balik dari luar negeri. Kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kemarin, biasanya peserta karantina dites sebanyak dua kali. Namun kali ini, pemerintah bakal melakukan tes PCR tiga kali kepada orang yang dikarantina.
 
Got it. Anything else?

Seiring dengan makin memburuknya kondisi global gara-gara Omicron, pemerintah lewat Menteri Kesehatan Pak Budi Gunadi Sadikin (BGS) meminta kita supaya enggak keluar negeri dulu guys. Kata Pak BGS, jangan ke luar negeri dulu deh, karena sumber penyakit ada di sana.