Isu Reshuffle Kabinet Indonesia Maju

122

Who’s singing “Everyday I’m reshuffling”?

Pretty sure that’s not the right lyrics but… LMFAO?
Yep, but we did modify the lyrics cos katanya sih isu reshuffle kabinet lagi panas-panasnya ni guys sekarang. Yoi, kabar-kabari soal siapa menteri yang bakal dicopot dan siapa yang bakal masuk ke kabinet Indonesia Maju selalu jadi isu terhangat di dunia perpolitikan. Nah akhir-akhir ini, isu reshuffle kembali muncul, gara-garanya adalah Jenderal Andika Perkasa yang hari Senin kemaren udah disetujuin sama DPR RI buat jadi Panglima TNI, untuk ngegantiin Marsekal Hadi Tjahjanto yang pensiun tahun ini. Dari situlah, Marsekal Hadi dikabarin bakal masuk kabinet Presiden Jokowi ni gengs, meaning bakal ada yang di-reshuffle.
 
Whaaat? Dari mana isunya?
Yha namanya juga isu, suka tiba-tiba muncul gitu, kan. Tapi yang pasti isu ini udah ada dari beberapa bulan yang lalu, dan makin menguat dengan pensiunnya Marsekal Hadi dari jabatan Panglima TNI. Menurut kabar yang beredar, dengan pensiunnya Marsekal Hadi dari jabatan Panglima TNI, maka ada kemungkinan doi dikasih jabatan baru. Beberapa jabatan yang diperkirakan bakal diamanahkan ke Marsekal Hadi di antaranya adalah Kepala Staf Kepresidenan (KSP) yang sekarang ditempatin sama Pak Moeldoko, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan yang kini ditempati Mahfud M.D., atau Menteri Perhubungan yang sekarang dijabat Budi Karya Sumadi.
 
Wew…
Selain itu juga kalo kata Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes, hal ini juga sejalan dengan sikon di kabinet yang udah hampir memasuki tahun ketiga, yang mana merupakan waktu yang pas buat melakukan evaluasi, which could also lead to reshuffling. Ditambah juga dengan bergabungnya PAN ke koalisi Jokowi belakangan ini, makanya diperkirakan bakal ada “jatah” buat mereka di kabinet.
 
Hmmm, anyone saying anything from that side?
Yep, Pak Moeldoko sebagai perwakilan Istana dari minggu lalu udah bilang kalo kabar soal Marsekal Hadi bakal dapet posisi di kabinet ni belom pasti. Katanya, kalo baru pensiun kan enggak melulu langsung dapet jabatan kan? Terus juga disebutkan bahwa masih ada waktu sebelum Marsekal Hadi bener-bener digantiin sama Pak Andika, jadi belom perlu dikaitin sama reshuffle kabinet.
 
Menarique…
Nah, kalo dari segi koalisi, katanya ni para ketua umum partai politik koalisi Jokowi bilangnya reshuffle adalah kebutuhan. Ketua DPP NasDem Willy Aditya ni yang nyampein hal ini gengs hari Senin kemaren. Bang Willy bilang bahwa kalo dari pak pres sendiri, emang ada keinginan reshuffle. Terus, diharapkan reshuffle ini bakal mengedepankan efektivitas dan profesionalitas.
 
Hmmm seru. Anything else I should know about this?
FYI, hasil survei Litbang Kompas terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo–Ma’ruf Amin di periode Oktober 2021 menunjukkan kepuasan publik yang semakin turun ni sama kinerja keduanya. Meskipun kepuasan publik terhadap performa perekonomian meningkat, namun indikatornya justru menurun di ranah politik dan keamanan. Makanya, banyak yang menilai bahwa penting nih buat melakukan reshuffle sebagai bentuk evaluasi pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.
 
Semoga yang terbaik aja ya buat pemerintahan kita… *Bismillah Komisaris BUMN aamiin*