Corona Updates 11 Oktober 2021

11

As always, we start the week with covid-19 updates…

Aaaand we’re pretty sure it won’t make your Monday gloomy, because the pandemic has been showing some positive trends, both at home and abroad. Now, let’s start with…
 
Home.
  • Per kemarin, 10 Oktober 2021, total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 4.227.038 kasus, dengan kasus aktif 25.159 angka sembuh 4.059.267 dan kasus meninggal 142.612.
  • Provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta (858.921 kasus), Jawa Barat (703.639 kasus), Jawa Tengah (482.913 kasus), Jawa Timur (396.429 kasus), dan Kalimantan Timur (157.298 kasus).
  • Penduduk Indonesia yang udah menjalani vaksinasi pertama ada sebanyak 99.373.294 dan vaksinasi kedua 56.908.664 dari target vaksinasi Indonesia sebanyak 208,2 juta penduduk.
  • Kemarin banget ni guys, Indonesia baru aja kedatangan 2.000.700 dosis vaksin Pfizer dalam bentuk jadi melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta di Banten dan Bandara Internasional Juanda di Surabaya. Kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, pembelian vaksin ini adalah untuk menjaga stok vaksin di tanah air. Nah, dengan kedatangan kali ini, maka jumlah vaksin di Indonesia udah mencapai 280.527.920 dosis dalam bentuk jadi maupun bahan baku. Terus, vaksin ini rencananya bakal didistribusikan ke 12 provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Riau, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Gorontalo.
  • Kemarin juga, Majelis Ulama Indonesia (MUI) baru aja menyatakan bahwa vaksin virus Covid-19 dengan merek Zifivax halal untuk digunakan. Keputusan ini diterbitkan MUI menyusul izin penggunaan darurat dari BPOM yang udah didapatkan oleh Zifivax. Kata Kepala BPOM Penny K Lukito, efikasi vaksin ini berada di 81,71 persen yang dihitung seminggu setelah seseorang divaksin lengkap.
  • Menjelang Maulid Nabi ni guys, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas baru aja menerbitkan larangan masyarakat untuk menggelar pawai atau arak-arakan saat merayakan hari besar keagamaan yang melibatkan peserta dalam jumlah banyak. Adapun aturan ini diterbitkan dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menyelenggarakan peringatan. FYI, sebelumnya pemerintah juga udah menggeser Hari Libur Maulid Nabi dari tanggal 19 Oktober ke tanggal 20 Oktober.
  • Buat kamu yang udah kangen umrah, kabar gembira ni guys, karena Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui nota diplomatik Kedutaan Besarnya minggu lalu baru aja mengizinkan pelaksanaan umrah bagi jemaah dari Indonesia. Kata Menlu Bu Retno Marsudi, izin itu diberikan menyusul laju perkembangan Covid-19 di Indonesia yang udah mulai membaik dalam beberapa waktu terakhir.
Meanwhile, internationally…
  • Per 10 Oktober 2021, total kasus positif Covid-19 di dunia udah mencapai 237.618.968 kasus dan 4.849.166 kasus meninggal.
  • Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat (44.317.553 kasus), India (33.953.475 kasus), Brazil (21.567.181 kasus), Inggris (8.158.935 kasus), dan Russia (7.631.034 kasus).
  • Minggu lalu, Sekjen PBB Antonio Guterres baru aja menyerukan permintaan atas tambahan anggaran sebesar 8 miliar dollar AS (atau sekitar Rp114 triliun) untuk memastikan bahwa distribusi vaksin covid19 terlaksana dengan adil. Dalam keterangannya resminya, Guterres bilang bahwa distribusi vaksin yang enggak adil (cuma terkonsentrasi di negara-negara kaya) itu bahaya banget karena bisa memunculkan varian baru dan menyebabkan lebih banyak kematian.
  • WHO baru aja mengumumkan minggu lalu bahwa pihaknya lagi bersiap-siap mengirimkan persediaan alkes dan obat-obatan untuk menanggulangi covid19 ke Korea Utara. Adapun barang-barang ini udah mau otw dari pelabuhan di China menuju Korut. Hal ini dinilai banyak pihak sebagai tanda-tanda bahwa negara komunis itu bakal membuka perbatasannya yang udah ditutup secara ketat sejak tahun lalu. FYI guys, sampe sekarang, Korut belum melaporkan satupun infeksi covid19, dan bulan lalu juga mereka baru aja menunda penerimaan vaksin covid19 yang tadinya udah dialokasikan oleh WHO buat mereka.
  • Moderna, yang dinilai sebagai merek vaksin yang paling bagus untuk mencegah covid19 disebut men-supply hampir seluruh produksi vaksinnya buat negara-negara kaya, dan justru menjual vaksin dengan harga lebih mahal ke negara menengah atau miskin. Jadi dalam data yang dikumpulkan New York Times, diketahui bahwa dari beberapa aja negara yang berhasil deal sama Moderna, banyak yang sampe sekarang belum menerima kiriman vaksinnya, atau harus bayar 3x lipat dibanding harga yang dijual di AS dan Uni Eropa. Contohnya, Thailand dan Colombia yang harus bayar lebih mahal, Botswana yang kedatangan vaksinnya terlambat, dan ada juga Tunisia yang bahkan nggak bisa in touch sama pihak Moderna. Lebih jauh, World Bank juga menyebutkan bahwa jumlah vaksin Moderna yang dikirimkan ke negara-negara low income cuma satu juta, dibandingkan sama Pfizer di angka 8,4 juta dosis, dan Johnson & Johnson dengan 25 juta dosis.
  • Baru aja kemarin ni guys, pemerintah Fiji memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pembatasan akses masuk ke negaranya. Kebijakan ini diambil setelah negara kepulauan tersebut mencapai 80% vaksinasi penuh bagi para warga dewasa.
  • Dalam pidato pertamanya sebagai Perdana Menteri, PM Jepang Fumio Kishida bilang bahwa dirinya bakal berupaya sekuat tenaga untuk memimpin Jepang keluar dari krisis covid19. Kishida juga memastikan bahwa warganya akan selalu mendapatkan akses vaksinasi, termasuk dosis booster.
  • Setelah tutup selama satu tahun karena pandemi, Pemerintah India baru aja ni guys ngumumin rencananya untuk membuka kembali akses masuk ke negaranya untuk pariwisata dimulai dari 15 Oktober mendatang. Dengan kebijakan ini, maka warga negara asing udah bisa apply visa lagi untuk masuk ke India, setelah pendaftaran tersebut ditutup pada Maret tahun lalu.