WHO Khawatir Dengan Banyaknya Penonton Euro yang Hadir Langsung di Stadion

35

When you’ve been watching Euro 2020 from the comfort of your couch…

Yhaaa itu udah paling aman guys. 
Karena baru aja minggu ini nih, World Health Organization (WHO)  bilang bahwa mereka concern banget sama gelaran Euro yang mendatangkan banyak supporter ke stadion.
 
Really?
Yes. Jadi dalam keterangannya itu, WHO menyampaikan bahwa mereka khawatir banget dengan banyaknya penonton Euro yang hadir langsung di stadion. Hal ini sehubungan munculnya beberapa pertandingan yang udah meningkatkan jumlah kapasitas penontonnya.
 
Maksudnya ke siapa tu?
Nah, WHO sih nggak nyebut nama gengs, tapi Inggris baru aja ngumumin Selasa lalu bahwa mereka bakal membolehkan sekitar 60ribu penonton untuk hadir langsung di Wembley Stadium pada pertandingan semifinal dan final Euro mendatang. Padahal sebelumnya, kapasitas yang dibolehkan cuma 40ribu aja, aka 50% dari kapasitas.
 
I see…
Nah terus, menurut direktur WHO bagian Eropa Robb Butler, catatan WHO menunjukkan bahwa negara-negara tuan rumah Euro 2020 udah mengalami peningkatan kasus positif Covid-19. Misalnya di Copenhagen, Denmark, udah ada 29 penambahan kasus positif yang terkait dengan pertandingan antara Denmark dan Belgia minggu lalu. Selain itu, St. Petersburg di Rusia juga mengalami hal serupa, meski belum diketahui pasti angkanya berapa. However, ada juga negara-negara yang bilang, “Gak tu, kita nggak nambah kasusnya gara-gara Euro,” kayak Sevilla di Spanyol, dan Roma di Italia.
 
Terus, ada yang komentar nggak?
Ada dong. Beberapa kepala negara juga udah menyampaikan kekhawatirannya terkait Euro ini, misalnya Perdana Menteri Italia Mario Draghi yang meminta supaya partai final dipindah aja dari London, seiring dengan penambahan jumlah kasus di sana. Selain itu, seruan juga datang dari Kanselir Jerman Angela Merkel yang meminta supaya panitia kompetisi, yaitu UEFA lebih hati-hati dalam kebijakannya. Meanwhile, UEFA bilang bahwa mereka belum ada plan tuh, untuk mindahin venue semifinal dan final Euro dari London.
 
OK. Terus gimana?
Yhaaa WHO sih berpesan, supaya negara-negara penyelenggara Euro harus tetap berhati-hati dalam penyelenggaraan turnamen, dan kalo emang penambahan kasus positifnya makin parah, maka pemerintah terkait harus langsung mengambil langkah secepatnya sebelum penularan semakin meluas. WHO juga bilang bahwa yhaa emang sih, dalam dua bulan terakhir, kondisi udah membaik. Tapi bukan berarti kita nggak hati-hati.
 
Di kita mah, nobar juga jangan ya guys….