Korea Utara Curi Teknologi Vaksin Covid-19 Yang Dibuat Pfizer-BioNTech

76

Who’s trying to steal vaccines?North Korea. 

Lol, ada apa lagi nih? 
Jadi, info intelijen terbaru menemukan dugaan bahwa Korea Utara  mencuri teknologi vaksin corona yang dibuat Pfizer-BioNTech.
How? 
By hacking server perusahaan tersebut. Jadi, info ini didapatkan oleh kantor berita Korsel Yonhap yang menyebut bahwa Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) menemukan indikasi Korut melakukan pencurian data dan informasi terkait vaksin Covid-19. Info ini menyusul pengumuman dari Korut bulan lalu yang bilang bahwa mereka siap menggelar uji klinis tahap ketiga vaksin corona buatan dalam negeri so everybody was like “whaaaaat?”
 
Yes, I am everybody. Whaaat? Really?
Yep, katanya sih gitu ya. Jadi vaksin yang dikembangkan Korut ini berdasarkan dari data curian vaksin punyanya Pfizer-BioNTech. FYI, info ini diungkapkan NIS dalam sesi rapat tertutup dengan komite intelijen Majelis Nasional Korsel.
Ngeri ugha hacker Korut.
Ya gitu guys. Infonya nih, emang di sana ada kelompok hacker yang dikenal dengan nama Biro 325, yang khusus emang bertugas untuk ngehack info soal vaksin Covid-19. Ga main-main, para hacker ini langsung laporan ke Kim Jong un, gapake lewat partai-partaian. WOW.
 
I see…Jadi berhasil nih nge-hacknya?
Nah kalo itu belum jelas juga sih guys, karena dari pihak Pfizer belum ada keterangan. So, it’s entirely based on laporannya intelejen Korsel tadi. Namun emang sih, ini bukan pertama kalinya Korut disebut mencoba mencuri data vaksin. Pada November 2020 lalu, perusahaan tech Microsoft menyatakan bahwa para hacker dari Korut dan Rusia pada mencoba mencuri data dari perusahaan farmasi dan penelitian terkait vaksin, tapi kata Microsoft, usahanya itu “Mostly unsuccessful.” 
Ok, anything else? 
Well, bener atau enggak Korut nyolong data, yang pasti mereka rencananya bakal menerima sekitar 2 juta dosis vaksin AstraZeneca-Oxford University. Hal ini disampaikan oleh Gavi Alliance, bagian dari lembaga PBB (Covax) yang bertujuan untuk mendistribusikan vaksin ke kelompok-kelompok negara paling rentan di dunia.