Jokowi Buka Suara Soal Isu 3 Periode, Elon Musk Membeli 9.2% Saham Twitter, Presiden Ukraina : Dewan Keamanan PBB Sudah Gagal Menjalankan Tugasnya, Vaksin Booster 4 Tidak Seefektif Booster 3

50

Bonjour!
Thursday is here, so it’s safe to say, we’re officially halfway for the week. How’s your fasting so far? Good? Great? Sleepy? For us, it’s all of the above. But Ramadan won’t be here for long, so let’s just use the time we have to keep improving ourselves. Have a great day. 

Who’s tired of “tiga periode” rumor?

Me! Definitely.
Well, Pak Jokowi juga guys.
 
Beneran?
Yoi, karena kemarin, Pak Jokowi akhirnya buka suara soal isu yang udah lama banget jadi perbincangan publik ini. Yep ga lain ga bukan soal tiga periode, atau perpanjangan masa jabatan. Well, either way, kita sih no. Gatau ya kalo Mas Anang.
 
Kalo gue abstain deh…
Got it. Tapi kemarin guys, akhirnya Pak Jokowi mengeluarkan statement, di mana beliau menyampaikan instruksi ke menteri-menterinya buat, “Udah yuk. Nggak usah ngomongin perkara pemilu diundur atau tiga periode lagi. Karena ini sikon lagi ga mudah, bentar lagi lebaran, jadi plz kita urusin dulu nih soal bahan pokok.”
 
Amen. But how did we get here? 
Jadi emang dalam beberapa waktu belakangan ini, banyak pejabat publik yang memunculkan wacana tiga periode atau perpanjangan masa jabatan. Padahal, Pak Jokowi udah menjabat di periode kedua, yang kalo di aturan undang-undang dasar sih udah max, gabole nambah lagi. Nah tapi dengan berbagai alasan (pandemi, ekonomi, big data, dll), banyak jajaran menterinya Pak Jokowi yang menyuarakan terkait hal ini, dan tentunya ide ini menuai pro dan kontra di masyarakat. Kayak, “Paan ni weyy kan udah ketok palu mo pemilu…”
 
Terus…
Nah kalo kamu perhatiin, selain soal tiga periode, headline di media belakangan ini juga banyak banget menyorot soal kenaikan harga-harga komoditas. Mulai dari minyak goreng mahal, terus sektor energi kayak gas LPG sama Pertamax harganya juga udah mulai merangkak naik, dll. Dari situ, kemarin banget nih, Presiden Jokowi akhirnya menggelar Sidang Paripurna Kabinet yang dihadiri sama seluruh jajaran menterinya. Di situ beliau ngasih instruksi buat jajaran menterinya buat bikin kebijakan yang sesuai dan tepat sasaran.
 
Okay…..
Nah, mengingat keadaan global yang masih chaos kayak sekarang ini, beliau juga ngingetin para menteri biar jangan bikin polemik dan huru-hara di masyarakat. Termasuk salah satunya adalah jangan lagi ngomongin soal isu penundaan pemilu. Pak Jokowi bilangnya tuh pemerintah harus punya sense of crisis aka sensitif sama kesulitan rakyat. Rakyat lagi susah, jangan diperkeruh lagi sama isu-isu penundaan pemilu. In his words, Presiden Jokowi bilang, “Jangan ada lagi yang menyuarakan mengenai urusan penundaan. urusan perpanjangan. Ndak,” katanya.
 
OK BENER YA PAK. 
Yoi. Terus lebih lanjut, Presiden Jokowi juga bilang ke menteri-menterinya buat jangan diem-diem bae. Ini harga minyak goreng naik udah empat bulan, nggak ada penjelasan apa pun. Harga Pertamax naik, diem. Harusnya yha menteri terkait jelasin kenapa harganya bisa naik. Kasih clarity of why-nya gitu kan. Diceritain aja ke rakyat pakai bahasa rakyat, langkah-langkah apa aja yang udah kita ambil. Jangan seolah-olah bikin persepsi kalau pemerintah tuh nggak ngapa-ngapain dan nggak kerja. Dan jangan bikin persepsi seolah pemerintah tuh nggak punya empati gitu lo.
 
Terus, langkah konkritnya bakal kayak gimana?
Langkah konkritnya adalah dengan nyiapin APBN yang bisa dialokasikan dengan benar dan tepat sasaran, guys. Dalam keterangannya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani bilangnya bakalan ada penambahan pendapatan negara dari inflasi global yang terus meningkat ini kan. Nah, dari pendapatan itu, Kemenkeu bakalan ngerumusin lagi gimana caranya daya beli masyarakat tetap ada, terus momentum ekonominya tetap kejaga, dan APBN juga bisa on track.
 
I see. Terus, ngomongin apa lagi mereka?
Dalam rapat itu juga diomongin soal arus mudik lebaran. Setelah dua tahun kemarin mudik tuh dilarang, akhirnya tahun ini mudik diperbolehkan. Pertimbangannya karena emang angka kasus Covid yang udah melandai, dll. Nah soal ini Pak Jokowi menyebut bahwa semua orang tuh kayaknya tahun ini bakalan mudik. Jadi persiapannya harus ekstra, udah harus mulai dihitung berbagai kemungkinan dan perkiraannya bakal kayak apa.
 
🙁 Anything else?
Btw ngerasa nggak sih kalau struggle kita tuh sekarang bukan lagi soal pandemi tapi soal kenaikan harga? Ini juga yang jadi concern-nya pemerintah, gengs. Pemerintah juga sadar kalau harga pangan yang naik ini udah jadi challenge dan struggle ngalahin pandemi. Untuk itu, pemerintah lagi genjot buat perbaikan ketahanan lapangan kerja yang bakal diadain dari dananya Pemulihan Ekonomi Nasional aka PEN sebesar Rp455 Triliun. Biar masyarakat juga nggak lagi nelangsa dan sengsara, gengs.

Everybody, meet Twitter’s new boss…

Elon Musk.
Yess ada-ada aja ya kerjaan orang kaya tuh. Jadi minggu ini, orang terkaya nomor satu sedunia itu baru aja ngebeli sahamnya Twitter sebesar 9,2%. That being said,  Elon sekarang jadi pemegang saham terbesar di Twitter dan jadi bos atas platform tersebut immediately.
 
Wohooo tell me more. 
Oke. Jadi awalnya tuh Musk kzl gara-gara Twitter yang udah kayak town square yang legit buat orang-orang sambat ternyata nggak bisa nge-maintain prinsip-prinsip dalam free speech dan akhirnya malah ngerusak demokrasi yang ada. Dari kekesalannya itu, Musk kemudian bikin poll nanya pendapat netizen, “Eh nanya dong, Twitter tuh dah bener belom si kalau urusan free speech?” Dan, majority of people aka 70% dari mereka jawab No.
 
Terus terus?
Terus, besokannya Musk nge-tweet lagi ngode-ngode, “Eh, kita butuh platform baru gasi?” Kirain mau bikin apaa gitu ya kan, eh taunya nggak lama dari situ dia ngumumin bahwa dirinya udah beli saham Twitter sebesar US$ 3 miliar. Dari US$3 miliar itu akhirnya kebeli lah sahamnya sebesar 9,2% yang akhirnya ngebuat Musk jadi pemegang saham terbesar di Twitter. Namanya pemegang saham terbesar, bisa dibilang Musk udah resmi jadi bos barunya Twitter.
 
….
Nah disampaikan juga sama Musk bahwa meskipun doi sekarang jadi pemegang saham terbesar, tapi investasi dia di Twitter tuh sifatnya pasif banget, guys. Meaning, dia nggak bakal ngapa-ngapain di sana kayak yang biasanya dilakuin stakeholder lain. Dia juga udah confirmed nggak bakal ganggu urusan operasional atau corporate guidance. On the other side, CEO Twitter, Pasag Agrawal udah menyatakan optimismenya dengan kepemimpinan Musk dan udah excited sama ide-ide yang bisa Elon kasih buat Twitter.
 
Mr. Musk-nya sendiri ada tanggapan ga?
Ada dong. “Tunggu aja yess. Pokoknya w nggak sabar banget kerja di Twitter,” kata Elon Musk gitu, guys. Terus, sebelumnya Agrawal juga udah bilang kalau mereka berdua tuh sama-sama passionate believer, terus kritis juga, which is itu traits yang dibutuhkan sama Twitter kan. Biar Twitter juga bisa lebih sustain buat jangka panjang.
 
Anything else?
FYI, pembelian Musk yang super ngagetin ini juga menyebabkan lonjakan saham Twitter yang tinggi di Hari Senin kemarin. Terus dengan kepemilikan sahamnya yang besar, duitnya yang banyak dan 80,5 juta followers di Twitter, maka Musk punya banyak wewenang untuk melakukan apa pun di platform tersebut. Makanya, para tech communities lagi looking forward nih, kira-kira Musk mau ngapain sama Twitter.

Who’s making a strong call?

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy.
Yoi guys. Masih dari kelanjutan penemuan mass grave dan mayat-mayat yang bergelimpangan di Bucha, Ukraina, akhirnya hari Selasa kemarin, Pak Zelenskyy yang udah kzl banget speak up ke Dewan Keamanan PBB. In his words: “Buruan ambil tindakan ni atas pembantaian di Ukraina, atau bubar aje lo.”
 
Hah kok bisa?
Jadi statement ini tuh merupakan buntut dari agresi berkepanjangan yang dilakukan Rusia ke Ukraina. Baru aja minggu lalu, viral berbagai footage tentang bekas-bekas kesadisan Rusia yang di antaranya berisi penemuan kuburan massal para korban masyarakat sipil Ukraina di Kota Bucha, yang sebelumnya diduduki Rusia. Jadi setelah mereka pada cabs over the weekend kemarin, warga Ukraina masuk kembali ke kota itu dan menemukan banyak jasad bergelimpangan di jalan. Terus juga infrastruktur pada ancur dan banyak pihak yang menyebut ini adalah kejahatan perang.
 
Terus….
Nah terus minggu lalu, dalam Sidang PBB, Zelenskyy akhirnya menyampaikan ke Dewan Keamanan PBB bahwa DK PBB tuh udah gagal menjalankan tugasnya. Karena kan obviously tujuan awal PBB dibentuk adalah untuk mewujudkan perdamaian dunia dan menghindari terjadinya perang, tapi justru kini malah terjadi agresi terhadap Ukraina. Jadi buat apaan dong ada Dewan Keamanan PBB? Kalo ga buru-buru bertindak mending bubar aje. Gitu katanya.
 
Lanjut…
Dalam pidatonya, Zelenskyy juga bilang kalau nggak ada satu kejahatan pun yang nggak dilakukan sama Rusia di Ukraina. Beliau juga menyebut bahwa Rusia emang sengaja membunuh siapa pun yang lewat dan lagi berjuang untuk membela negaranya. Tapi ya itu, dalam melakukan pembantaiannya, tentara Rusia ngga pandang bulu. Mau anak-anak, orang dewasa, perempuan, semuanya mengalami berbagai penyiksaan sebelum akhirnya dibunuh terus dibuang ke sumur atau dibiarin gitu aja bergelimpangan di jalanan.
 
Terus dari PBB ada tanggapan nggak?
PBB juga shock sama gambar-gambar yang mereka liat di Bucha itu, guys. Dalam keterangannya, jubir OHCHR, bagian PBB yang ngurusin human rights, Liz Throssel bilang bahwa pihaknya sekarang lagi berusaha buat terbang dan melakukan kunjungan ke Bucha buat liat langsung gimana keadaan di sana. Karena agak rancu juga guys kalau ngomongin war crimes, orang-orang yang ditembak, dan mayat yang bergelimpangan tapi ini dalam konteks militer. Makanya perlu observasi dan penyelidikan lebih jauh.
 
I see. Anything else?
While Rusia sampai sekarang masih ngelak dan deny bahwa itu bukan perbuatan mereka dan segala foto yang beredar itu adalah hoax. Presiden Zelenskyy udah tegas bahwa dia bakal bawa kasus ini ke pengadilan. Sama kayak yang terjadi pasca World War II waktu Kelompok Nazi juga diadili di Pengadilan Nuremberg.

For when you’ve been thinking about the fourth..

Yep, we’re talking about vaccine booster shots.
 
Hi everyone. At this point, kamu tentunya udah dapet booster vaksin ketiga, atau kalaupun belum, you’re probably planning to, since kamu gabisa mudik kalo ga booster dulu, ya kan? Nah tapi ternyata guys, walaupun booster ketiga perlu dan ditemukan emang efektif buat mencegah penyebaran dan kasus berat, namun ternyata booster keempat ngga seefektif itu. Hal ini diketahui dari hasil pengecekan data kesehatan terhadap 1,25juta warga Israel berusia 60 tahun ke atas dari Januari ke Maret 2022 yang udah mendapatkan booster keempatnya. Nah hasilnya adalah emang rate penularan makin menurun, tapi ngga lebih rendah dari rate penularan di vaksin ketiga. Meski begitu, vaksin keempat tetep efektif untuk mencegah kasus yang makin parah.
 
FYI, jadi Israel adalah salah satu negara yang udah mulai memberikan booster vaksin keempat buat warganya yang berisiko terkena Covid-19, yaitu orang tua dan mereka dengan komorbid. Hasilnya, ternyata emang bisa dibilang, booster keempat ini ngga terlalu dibutuhkan, walaupun emang dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

“Terima kasih atas perhatiannya.”

 
Gitu guys kata Politisi Partai Nasdem Ahmad Sahroni dalam Instagramnya, ketika nanggapin soal pernyataan dari kuasa hukum Adam Deni, Herwanto, yang bilang bahwa doi mau melaporkan Sahroni ke KPK. Jadi gini guys, Pak Herwanto ini adalah lawyer dari Adam Deni yang lagi berperkara di pengadilan sama Pak Sahroni gara-gara dugaan penyebaran data pribadi ilegal. Tapi selain bahas soal data pribadi tadi, Herwanto ini juga ngebahas soal KPK gitu, makanya kata Bang Roni, terima kasih atas perhatiannya.
 
Exactly your answer when your uwak asks “kapan nikah” this Lebaran…

Announcement


Thanks to Rifki Sujudi and seseorang for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

We’ve all heard it: Taking a nap can make you powerful. And here’s some other reasons.