Pemilu Flash 12 Februari 2024

8

First Monday stop, the pemilu flash!

We’re down to this moment, everybody.

Well well well, setelah lebih dari setahun kita ribut-ribut soal drama Capres, Cawapres, partai politik, kampanye, sampai baliho dan spanduk yang bikin gengges, now we’re down to this very moment. Lusa banget nih, kita bakalan nyoblos!!! Asli mimin sih excited banget. Kamu gitu juga nggak? Nah sebelum nyoblos, ada beberapa hal yang harus kamu ketahui nih, guys. Scroll down deh.

  • Masa tenang. Yep, kampanye Pemilu 2024 udah resmi berakhir, guys. Dan sekarang, kita lagi ada di masa tenang. Adapun masa tenang ini berlangsung selama tiga hari ya, starting from hari Minggu sampai Selasa besok alias H-1. Jadi, sesuai namanya, masa tenang means nggak boleh lagi ada aktivitas kampanye. Baliho dan spanduk pun harus udah dicabut. Terus buzzerp di media sosial juga harus berhenti kerja, ehehehe. Bahkan, media kayak mimin dan temen-temen mimin juga udah nggak boleh menyiarkan berita yang bisa menguntungkan atau merugikan salah satu peserta Pemilu. Makanya, H-1 sebelum masa tenang kemaren, tiga capres-cawapres dan partai pengusungnya pun alll out make the best out of their campaign deh.
  • Kampanye akbar. Hey kamu yang di Jakarta, kamu kemaren ke JIS apa ke GBK? Oh, atau justru ada yang ikutan di Jawa Tengah? Well, jadi hari Minggu kemaren, tiga paslon tuh epic menutup rangkaian kampanye mereka dengan ngadain Kampanye Akbar ygy. 01 di JIS, 02 di GBK, dan 03 di Surakarta-Semarang, Jawa Tengah.  In case you’re wondering kenapa Ganjar-Mahfud nggak closing-an di Jakarta, Disampaikan oleh Ketua TPN mereka, Arsjad Rasjid, Solo dan Semarang tuh simbol estafet kekuasaan dari Presiden Jokowi di Solo sampai Ganjar Pranowo di Semarang. Jadi konsepnya kayak, lanjutin apa yang udah ada, kata Pak Arsjad.
  • Now, to the spall-spill baik buruknya kampanye akbar tiga paslon. Ya gitu, guys. Acara akbar yang digelar tiga paslon kemaren itu nggak terlepas dari segala baik dan buruknya. Ya namanya manusia nggak ada yang sempurna yekan, ehehehe. Plus minus pasti ada. Kayak acara di JIS kemaren yang disebut bikin jurnalis sampe emak-emak kzl, terus acara di GBK yang bawa-bawa nama Jokowi dan diwarnai isu dikasi uit, sampai acara di Semarang yang sempat ricuh. Yuk kita bahas.
  • Gini gini… Pertama kita bahas dari 01 dulu ya. Jadi yang harus kamu tahu adalah, acara kampanye akbar yang berlangsung di Jakarta International Stadium tuh beneran serame itu kan ya. Warga bahkan rela datang H-1, guys. Kebayang kan serame apa keadaannya di subuh-pagi nya? Tiga juta orang, guys yang disebut berkumpul di situ. Nah karena serame itu kondisinya, mimin dan temen-temen mimin sesama jurnalis jujur ngeliatnya jadi susah tuh buat liputan. Sinyal pun bahkan nggak ada HMMM….
  • Anies Baswedan minta maaf. Nah, menyikapi semua keluhan ini, yang punya hajat alias Capres Nomor Urut 1, Anies Rasyid Baswedan akhirnya minta maaf. Iya, dalam keterangannya kemarin, Pak Anies bilang dia aware banget kalau acara kemaren emang masih banyak kekurangan, dan doi bertanggung jawab atas hal itu. Lebih jauh, Pak Anies juga bilang bakal mengevaluasi semua tim internalnya, dan kasih sanksi ke pihak-pihak yang bermasalah.
  • Ada Jokowi di Kumpul-kumpul 02. Terus 02 juga gitu. Aside from uang 100 ribuan dan makan gratis, ada yang lebih menarik dari kampanye akbar Prabowo-Gibran kemarin, guys. Yep, kehadiran Presiden Joko Widodo setelah kampanye 02 selesai. To give you more context nih, jadi setelah kampanye di GBK kelar, para elite partai pengusung Prabowo-Gibran tuh kan ngumpul dulu di Hotel Fairmont ya. Nah, di situlah Presiden Jokowi nyusulin ke Fairmont sektar jam setengah sembilan malem, bareng dua cucunya anak-anak Mas Gibran.
  • Pak Jokowi ikutan kampanye (?) Kehadiran Presiden Jokowi di kumpul-kumpulnya 02 ofc bikin bertanya dong, “Pak Jokowi ikutan kampanye juga ta?” Since kemaren dia juga bilang Presiden boleh ikut kampanye kan. Jadi, the dots are conncected gitu lo. Tapi enggak, guys. Menjawab hal ini, Presiden Joko Widodo menyebut dia cuma nganterin cucu-cucunya aja setelah seharian jagain Jan Ethes sama La Lembah, just like your usual 
    Advertisement
    eyang. Jadi setelah acara kampanye kelar, “Malamnya saya anterin ke yang punya anak,” alias Mas Gibran sama Mbak Selvi. Lebih jauh, meskipun boleh kampanye, Presiden Jokowi menyebut nggak bakal ikutan kampanye dalam Pemilu 2024 ini, guys.
  • Nggak ikut kampanye, tapi ngeluarin statement begini…. Disampaikan oleh Deputi Politik 5.0 TPN Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto di wawancaranya bareng CNN Indonesia, Pak Andi tuh nge-spill omongan Presiden Jokowi dua hari sebelum Gibran Rakabuming Raka ditetapkan sebagai cawapres, guys. Presiden Jokowi diketahui ngomong begini nih, ada tiga hal: “Prabowo-Gibran pasti menang. Partai Solidaritas Indonesia aka PSI pasti masuk parlemen. Dan suara PDI Perjuangan pasti turun.” Jadi ya gitu, guys. Bang Andi sendiri bilangnya nggak ngerti, Pak Jokowi yang notabene masih kader PDI Perjuangan kok bisa-bisanya mau nurunin suara partai sendiri. Tapi ya balik lagi, sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan apapun dari pihak Istana terkait statement ini.
  • Speaking of PDI Perjuangan…Now let’s talk about kampanye akbar si banteng alias PDI Perjuangan bareng partai koalisinya, yang digelar di Solo-Semarang, Jawa Tengah. Yang harus kamu tahu adalah, di acara yang rame banget kemaren itu, simpatisan di Simpang Lima, Semarang tuh sempat ricuh gitu, guys  Sampe ada lempar-lemparan botol gitu. Sampe ke-notice sama Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani. Ngeliat hal itu, ya Mbak Puan tenangin dong. Dibilang kayak, “Jangan terprovokasi,” katanya gitu. Kudu tetap solid buat memenangkan 03 pokoknya, guys kalau kata Mbaak Puan.
  • Closure tiga paslon dalam kampanyeLast but not least, sebelum nyoblos hari Rabu besok, let’s hear pidato ketiga paslon di kampanye akbar mereka. Dalam pidato pamungkasnya, Capres Anies Baswedan menyebut AMIN tuh mengirimkan pesan bahwa rakyat Indonesia pengen praktik demokrasi di Indonesia itu dijalankan dengan ngandelin keadilan, keterbukaan, dan menjunjung tinggi etika. Etika ini penting dalam bernegara, kata Pak Anies. Karena once etika udah dinomorbawahkan, maka di sini mereka yang ambil peran bawa perubahan, gitu.
  • Meanwhile, kondisi di GBK.… Ada Capres Prabowo Subianto yang kemaren dalam pidatonya juga ngebahas makan siang gratiswhich udah dari kapan diomongin bakal jadi programnya kalau kepilih jadi RI 1. Dalam keterangannya kemarin, Pak Prabowo bilang anak-anak Indonesia itu harus pintar, kuat, dan cerdas. Makanya makan siang gratis jadi hal penting di sini. Bahkan, para menteri yang ntar masuk ke kabinet pemerintahannya Prabowo disebut harus setuju sama program ini. “Kalau nggak setuju, nggak usah gabung,” katanya gitu.
  • Semacam ultimatum gitu. Selain para menterinya ntar harus setuju, rakyat pun harus setuju sama makan siang gratis ini, guys. Kalau nggak, dibilang nggak waras. Yep, in his words, gini nih kata Pak Prabowo: “Saudara-saudara sekalian yang mengatakan makan untuk anak-anak kita tidak penting menurut saya bukan orang yang waras, bukan orang yang cinta Tanah Air. Prabowo Gibran tidak ragu-ragu kami akan memberikan makan siang untuk anak-anak Indonesia.”
  • 03 be like… “Lawan!!!” Well, di saat 01 ngomongin etika dan 02 kasih ultimatumnya, maka di sini 03 yang teriak “Lawan!!” Iya, dalam pidatonya di Solo kemaren, Capres Ganjar Pranowo bilang pihaknya nggak bisa ngerahin kekuatan, nggak bisa juga gerakkan aparat. Jadi ya the best they can do adalah: “Lawan!”.  Lebih jauh, kata Mas Ganjar gini nih, “Kami hanya punya hati, kami hanya punya nurani, kami hanya punya keikhlasan untuk menentukan republik ini.” Jadi ya gitu deh.
Advertisement