Pemilu Flash 29 Januari 2024, Mahkamah Internasional Memerintahkan Israel Mencegah Genosida di Gaza, Presiden Boleh Memihak & Ikut Kampanye, Obesitas & Kesepian Beresiko Kematian Lebih Cepat

18

Hi

Good morning and welcome to the last week of January. We’re just 15 days away from the voting day, so the main question is: Are you registered yet? Do you know which TPS you’ll be voting from? If you don’t, check your status here. Remember, you should REALLY, REALLY vote. Don’t let the bad guys win.

Another Monday, another Pemilu flash!

We’re getting thiiiiiiis close to the D-Day!

Jujur merinding. Iya, realizing Pemilihan Umum 2024, yang dari berapa bulan lalu akhirnya bakal digelar cuma dalam hitungan hari tuh somehow… Bikin merinding, Iya ga si? Kayak, wow.. Udah sejauh ini ya. Debat aja udah tinggal sekali lagi, lol. But guess what? Di masa-masa krusial kayak sekarang, drama seputar Pemilu makin juicy dan spicy aja nih, guys. You know the drill rite? Scroll down deh.

  • The Story of Tom Lembong continues. Ehehehe belom kelar juga nih guys perkara debat cawapres kemaren. Yep, in case you need some context, jadi di debat cawapres yang berlangsung minggu lalu itu, Cawapres 02, Gibran Rakabuming Raka kan beberapa kali mention nama Co-Captain Timnas AMIN, Tom Lembong ya. Yang akhirnya dibalas sama Pak Tom, “Mungkin kangen kasih masukan berkualitas,” ceunah.
  • Drama sama Opung Luhut. Secara, Pak Tom ini dikenal emang pernah kerja di ring satunya Pemerintahan Presiden Joko Widodo aka ayahnya Mas Gibran, guys, dari Menteri Perdagangan, Kepala BKPM, sampai jadi speech writer-nya Jokowi. Pak Tom juga yang selama ini vokal banget ngomongin LFP aka lithium ferrophosphate yang di Debat Cawapres kemaren dibahas Mas Gibran. Menyikapi hal ini, Menko Marves Opung Luhut Binsar Pandjaitan naik pitam, guys! Bahkan, Cawapres 01 Muhaimin Iskandar juga ikut di-comment sama Opung.
  • Gini gini….  Di sini konteksnya kan LFP itu dipakai buat gantiin nikel dan beralih ke baterai, di mana harga nikel Indonesia disebut anjlok sama Pak Tom. Nah menurut Opung, statement-nya Pak Tom tuh nggak benar sama sekali, guys. Justru menurutnya, China aja belom pake 100% LFP dan harga nikel tuh cenderung naik turun. Opung Luhut bahkan menyebut, “Saya sedih lihat Anda. Artinya, intelektual Anda menurut saya jadi saya ragukan,” katanya gitu.
  • Terus, soal contekan…. Opung LBP sih bilangnya ya jangan geer kalau sekadar kasih contekan, guys. “Kau dibayar untuk itu kok,” katanya gitu. Iya, menurut Opung, wajar banget kalau ada pemimpin yang dikasih contekan/catatan. Ada dua penyebabnya: pertama, karena ada bidang yang Presiden tidak atau kurang tahu, atau simply karena si anak buah takut aja kalau atasannya ini lupa. Toh menurut Opung, yang selama ini yang paling banyak kasih catatan ke Presiden Jokowi tuh Menlu Bu Retno Marsudi.
  • Nggak cuma Tom Lembong yang kena semprot… Tapi Cak Imin juga. Yep, masih ngomongin aftermath debat cawapres, kamu pasti inget dong kalau di situ Cawapres Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar tuh ngomong kalau hilirisasi tambang tuh dilakukannya ugal-ugalan, dan nggak bikin rakyat sejahtera. Again, menyikapi hal ini, Opung Luhut be like, “See for yourself.”
  • Disuruh ngecek langsung, diiyain sama Cak Imin. Atas statement-nya di atas, Menko Marves Opung LBP akhirnya ngajakin Cak Imin buat ngecek langsung ke lapangan, guys. Ke Weda Bay dan Morowali tepatnya, sebagai sebagai lokasi sentra hilirisasi tambang. Karena kalau by report, masyarakat di Morowali ini dapat banyak hasil ekonomi dari hilirisasi. Jadi kalau kata Opung mah, “Melihat adalah percaya,” ygy.
  • “Ya udah ayok,” kalo kata Cak Imin. Tapi ntaran dulu sih. Secara, sekarang kan Cak Iminnya juga lagi sibuk ke daerah-daerah aka lagi kampanye. Nah, ntar kalau kampanye udah agak reda, baru deh Cak Imin bakal menemui Opung, gitu. Kamu pikir abis itu case closed? Oh enggak, sayang. Statement Cak Imin dibalas lagi sama Opung. Yep, Jumat kemaren banget nih, Opung bilang, “Ya udah sok pergi aja sana liat,” katanya gitu. Terus kalau mau ketemu juga “Yaudah mau kapan? Tinggal telpon aja,” ceunah.
  • Now, moving to 02 story… Or to be specific, should we say the story of Prabowo Subianto dengan Penculikan Aktivis 98 ehehehehe. Yang harus kamu tahu adalah, ada sebuah pengakuan dari salah satu korban penculikan saat iu, guysIt’s none other than… Jeng jeng.. Budiman Sudjatmiko. Dalam keterangannya Rabu kemaren, Pak Budiman menyebut Prabowo Subianto emang udah ngaku bahwa dia melakukan penculikan terhadap sejumlah aktivis, guys. Tapi udah dipulangin sejak 2002 lalu, termasuk Budiman Sudjatmiko ini.
  • Permintaan maaf Prabowo Subianto. Kamu pastinya tahu dong kalau Budiman Sudjatmiko ini end up gabung ke TKN Prabowo-Gibran, untuk memenangkan PS sebagai Presiden RI, guys. Makanya, dalam event yang digelar di JCC Sabtu lalu, ada elite partai pengusung Pak Prabowo, ada Pak Prabowo, ada Budiman, Ada juga Agus Jabo, Ketua Prima yang juga Aktivis 98. Adapun di kesempatan itu, Pak Prabowo minta maaf tuh, guys. In his words, gini nih dia bilangnya: “Hadir juga Ahmad Muzani, Agus Jabo Ketua Prima, maaf dulu saya kejar-kejar Anda. Dulu. Atas perintah. Bandel sih dulu.”
  • Terus ke Pak Budiman juga. Yep, in his words, gini nih Pak Prabowo bilangnya: “Kemudian saudara Budiman Sudjatmiko. Ini juga sorry, Man, dulu kejar-kejar elu juga. Tapi gue udah minta maaf sama lo ya,” katanya gitu.  Menanggapi permintaan maafnya, Pak Budiman sih bilangnya hal ini sebagai langkah yang visioner, guys. Selain itu, dia juga bilangnya Pak Prabowo minta maaf bukan cuma ke doi doang. “Tapi buat semua teman-teman yang berjuang untuk demokrasi.” Jadi kayak, yaudah. “Sekarang menatap ke depan aja,” katanya gitu.
  • Soalnya kalau menatap kiri-kanan tuh cari jawaban ya pak? Wkwkwkw. Sumpah ga gitu. But, on a serious note, kamu pasti inget dong gimmick-nya Mas Gibran yang celingak-celinguk cari jawabannya Pak Mahfud di Debat Cawapres kemaren? Yang di-counter Pak Mahfud, “Saya juga nyari-nyari itu jawabannya ngawur. Ngarang semua itu,” katanya gitu kan. Nah, statement ini ternyata dinilai menghina Mas Gibran, guys. Makanya, Kamis kemaren nih, Advokat Pengawas Pemilu aka Awaslu melaporkan Pak Mahfud ke Bawaslu. Pak Mahfud sih santuy ya, guys. Nggak peduli bahkan. Jadi kayak, “Lapor aja. Saya nggak mau tahu,” katanya gitu.
  • Pak Mahfud nggak peduli, tapi Mas Ganjar peduli. Iya, soalnya at this point Mas Ganjar tuh gagal paham penghinaannya tuh sebelah mana. Kok bisa-bisanya dilaporin gitu, “Jangan-jangan bentar lagi saya juga banyak laporan.” Tapi kayak, yaudah. Sekarang sih Mas Ganjar kasih moral support aja ke Pak Mahfud, guys.

Now, repeat after us: Israel is committing genocide in Gaza

Aaand here’s some update on the ICJ Ruling.
Guys, kalian masih inget soal gugatan Afrika Selatan ke International Court of Justice alias Mahkamah Internasional soal genosida yang Israel lakukan di wilayah Gaza, Palestina rite? Nah Jumat kemarin, ada update baru nih dari kasus ini di mana Mahkamah Internasional akhirnya menjatuhkan putusan awal yang isinya adalah… memerintahkan Israel mengambil segala cara buat mencegah genosida di Gaza. Meskipun masih belum ada perintah ceasefire dari Mahkamah Internasional, pihak Afsel tetep mengapresiasi putusan ini dan bilang kalo putusan ini sebagai langkah awal mencari keadilan buat masyarakat Palestina.

Hold on, I need some background.
Sure. Jadi kamu pasti tau dong kalo udah lebih dari tiga bulan ini wilayah Gaza terus-terusan dibombardir sama Israel, guys. Udah puluhan ribu masyarakat sipil Palestina yang tinggal di sana jadi korban genosidanya Israel. Laporan terbaru dari Kementerian Kesehatan Gaza menyebut ada lebih dari 26 ribu orang meninggal dan lebih dari 64 ribu lainnya terluka akibat genosida Israel sejak awal Oktober kemarin. Kondisi di Gaza sekarang ini juga udah ancur banget di mana rumah dan infrastruktur pada hancur, mayoritas penduduk tinggal di kamp pengungsi, serta akses kesehatan dan bantuan kemanusiaan yang masih minim banget.

Kasihan banget weh :((
Yes, rite? Nah, sejak awal genosida Israel di Gaza, sebenernya udah banyak negara yang kasih statement mendukung at least ada gencatan senjata, biar masyarakat sipil ga melulu jadi korban. Negara-negara kayak Mesir, Qatar, China, sampe Indonesia tuh sedari awal ada di pihak Palestina dan terus perjuangin perdamaian di Gaza. Cuma karena Israel sendiri di-backing sama AS, upaya diplomasi yang negara-negara ini belum ada hasil konkret nih. Contohnya kayak sidang Dewan Keamanan PBB soal perdamaian di Palestina yang hampir selalu diveto AS padahal Sekjen PBB, Antonio Guterres sendiri yang selalu menekan perlunya ada resolusi konkret dari DK PBB soal Palestina.

Emang bener-bener nih Uncle Sam.
Iya kan, makanya ayo boikot produk-produk US juga ges *it works, really!*. Nah, meskipun dua bestie ini dengan bangganya memamerkan kemampuan mereka melakukan genosida di Gaza, namun negara-negara pro Palestina nggak kehabisan akal guys demi mewujudkan ceasefire di sana. Salah satunya dateng dari Afsel yang akhir Desember kemarin menggugat Israel di Mahkamah Internasional sebagai pelaku genosida atas masyarakat Palestina, hence mereka harus menghentikan berbagai serangan gilanya.
 
Woooo terus?
Yaaa seperti sidang pada umumnya, gugatan ini kemudian langsung diproses dengan agenda sidang, yang diselenggarakan pada tanggal 11 dan 12 Januari lalu. Adapun agendanya adalah mendengarkan argumen dari Afsel sebagai penggugat dan Israel sebagai tergugat. Pas itu sih Afsel ada kasih macem-macem bukti rasional soal Israel yang ngelakuin genosida di Gaza, meanwhile Israel masih berdalih pake alesan membela diri karena diserang duluan oleh Hamas pada Oktober lalu.

Paan banget. Terus, gimana hasilnya? 
Well, dua minggu setelah pembacaan argumen dari Afsel dan Israel, Mahkamah Internasional akhirnya membuat putusan awal untuk memerintahkan Israel mengambil segala tindakan buat mencegah genosida di Gaza. Ketua hakim Mahkamah Internasional bernama Joan E. Donoghue dalam statement-nya juga bilang kalo beberapa tindakan yang dituduhkan Afsel ke Israel tuh terkait sama genosida, guys. In her words, Donoghue bilang gini, “At least some of the acts and omissions alleged by South Africa to have been committed by Israel in Gaza appear to be capable of falling within the provisions of the provisions of the (Genocide) Convention.”

Hhmm, tindakannya apa aja tuh?
Putusan Mahkamah Internasional kemarin emang nggak terlalu detail merinci tindakan-tindakan yang perlu Israel lakukan buat mencegah genosida di Gaza. Cuma ada beberapa poin yang perlu yang sempet di-mention soal perintah mencegah dan menghukum pihak yang menghasut genosida, memberikan izin bantuan kemanusiaan masuk, serta mewajibkan Israel mengambil tindakan yang lebih banyak untuk melindungi masyarakat Palestina. Nah, segala tindakan ini perlu kemudian Israel laporkan kembali ke Mahkamah Internasional dalam satu bulan ke depan.

Are we happy with this?
Well, dalam gugatannya, Afsel sebenernya mendorong Mahkamah Internasional buat mengambil tindakan sementara untuk menghentikan segala bombardir Israel ke Gaza, at least selama pengadilan masih berlangsung. Cuma karena keputusan Mahkamah Internasional udah dibuat dan nggak ada tata cara banding dalam putusan ini, pihak Kementerian Luar Negeri Afsel masih fine-fine
Advertisement
 aja dengan bilang bahwa putusan ini udah jadi tonggak penting buat pencarian keadilan masyarakat Palestina.

Kalo Israel ada ngomong apa nih?
Well, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu masih batu, guys. Despite udah jelas-jelas dibilangin jangan melakukan genosida, Netanyahu malah menegaskan bahwa pihaknya bakal terus mempertahankan diri dan balik nge-framing Hamas sebagai pihak yang melakukan teror genosida. Lebih lanjut, Netantahu juga bilang, “Israel’s commitment to international law is unwavering. Equally unwavering is our sacred commitment to continue to defend our country and defend our people.” Jadi yah bisa dibilang kalo statement netanyahu ini cenderung bakal menolak keputusan Mahkamah Internasional.

PBB ada respons apa gitu nggak?
Surprisingly, sejak ada putusan awal dari Mahkamah Internasional, DK PBB langsung gercep nih mau ngadain meeting di pekan ini. Bahasannya ofc merespons putusan awal Mahkamah Internasional yang menyerukan Israel untuk mencegah tindakan genosida di Gaza. Pertemuan ini tuh didorong sama Aljazair setelah pihaknya melakukan diskusi tertutup dengan negara-negara arab lainnya. Dubes Palestina untuk PBB, Riyad Mansour juga udah mengisyaratkan kalo negara-negara Arab lagi bener-bener commit menghentikan genosida di Palestina, salah satunya lewat DK PBB.

Got it, anything else I should know?
Meskipun Mahkamah Internasional udah memerintahkan Israel mengambil segala tindakan buat mencegah genosida di Gaza, tapi kenyataannya genosida terus berlanjut sampe sekarang, guys. Soalnya dari hari Sabtu sampe Minggu ini aja, ada 165 warga Palestina yang tewas dibunuh tentara Israel lewat berbagai macam bentuk serangannya ke wilayah Gaza. Serangan ini juga bikin 290 masyarakat Palestina cedera. Kalo ditotal nih, udah ada seenggaknya 26.422 masyarakat Palestina telah tewas dan 65.087 lainnya terluka dalam genosida yang Israel lakukan sejak awal Oktober kemarin.

Now, here’s your updates on: Presiden boleh memihak dan ikut kampanye….

Turns out diiyain Prabowo.
Buckle up, everybody. Kita masih bakal ngomongin, “Boleh nggak sih seorang presiden tuh memihak dan bahkan ikut kampanye dalam Pemilu?” Karena Sabtu kemaren nih, Capres 02 Prabowo Subianto dengan pedenya bilang, “Kami adalah timnya Pak Joko Widodo.” So people be like, “WOW. Emang boleh seterang ini?”

Hold on. I need some background. 
Gini gini. In case you need some background, minggu lalu tuh rame banget statement-nya Presiden Joko Widodo yang ngomong bahwa Presiden dan menteri itu boleh memihak dan boleh ikut kampanye. Clean and clear Pak Jokowi ngomongnya begitu, di hadapan para wartawan di Lanud Halim Perdanakusumah sambil didampingi Capres Prabowo Subianto hari Rabu kemaren. In his words, Pak Jokowi bilangnya gini nih:” Hak demokrasi, hak politik, setiap orang. Setiap menteri sama saja, yang paling penting presiden itu boleh lho kampanye, boleh lho memihak. Boleh,” katanya gitu.

WOW.
Statement ini kan lantas bikin masyarakat panas ya. Kayak, “Lah… Yang namanya presiden ya harusnya netral, pak,” gitu kan. Makanya, pada sambat banget lah orang di media sosial, guys,  Terus karena udah serame itu, akhirnya Jumat lalu, Pak Jokowi klarifikasi tuh. Yep, in a nutshell, Presiden Jokowi sih bilang dia cuma ngikuti aturan yang ada di UU, guys. Khususnya UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Coba gimana gimana? 
Ada dua pasal yang jadi defense-nya Pak Jokowi di sini. Yaitu pasal 281, dan juga pasal 299. Di pasal 299 ayat (1), di situ di-mention bahwa Presiden dan Wakil Presiden itu punya hak buat melaksanakan kampanye. Terus di Pasal 281, juga dijelaskan kalau presiden dan wakil presiden mau kampanye, pertama nggak boleh pake fasilitas jabatan kecuali urusan keamanan, dan harus cuti. “Makanya jangan ditarik ke mana-mana,” katanya gitu.

HMMM pertanyaannya Pak Pres cuti nggak? 
Jujur gatau, cuma Pak Jokowi sendiri yang tahu, guys. Serius. Soalnya kalau kata Ketua KPU Hasyim Asy’ari, kalau seorang Joko Widodo mau ngajuin cuti buat ikutan kampanye, harus izin dulu sama Presiden. Presidennya siapa? Ya Joko Widodo. Jadi konsepnya ngajuin cuti ke diri sendiri gitu, guys :)))).

Jadi walk alone aja gitu ya?
Oh, nggak juga sih. Nih, yang harus kamu tahu adalah, Badan Pengawas Pemilu aka Bawaslu tuh ngeklaim bahwa pihaknya udah bersurat ke Presiden Jokowi terkait presiden kampanye ini. Disampaikan langsung oleh Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, pihaknya udah nge-warning Pak Jokowi soal do’s and don’ts nya apa aja nih kalau presiden mau kampanye. Batasannya kayak gimana, sebenernya udah dijelasin sama Bawaslu. Nah jadi sekarang, tinggal diawasi deh. Diawasi jangan sampai Pak Jokowi melakukan apa yang dilarang tadi, which is pake fasilitas negara buat kampanye.

I see…..
Terus soal memihak, kan dibilang boleh juga yah. Sekarang mari kita bahas. Well, at this point, kita tuh paham banget lah ya bahwa emang iya, Presiden Jokowi memihaknya nggak mungkin ke 03, ke 01 apalagi. Yes, Pak Jokowi memihaknya ke 02 dong, alias Prabowo-Gibran. In that sense, hal ini juga udah diklarifikasi langsung sama capresnya, guys.

Klarifikasi gimana?
Dalam keterangannya Sabtu lalu, Prabowo Subianto menyebut 02 tuh timnya Pak Jokowi, guys. In his words, gini nih dia bilangnya: “Saudara-saudara sekalian, Prabowo-Gibran serta koalisi Indonesia maju, kami terang-terangan dan tidak malu-malu dan tidak mencla-mencle. Kami adalah timnya Pak Joko Widodo,” katanya gitu. You know lah, gimana Pilpres 2019, gimana akhirnya Pak Prabowo akhirnya ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan dan masuk ke pemerintahan, sampai sekarang jadi ‘Satu tim’ sama Pak Jokowi. Kalau kata Pak Prabowo mah, “Walau sering bersaing, tapi asas kami kekeluargaan. Kita bersaing tapi kita sama-sama anak Indonesia, anak bangsa Indonesia.”

I believe PDI Perjuangan has a say….
Well, kalau kata PDI Perjuangan sih, “Itu mah emang ambisinya Jokowi jadi presiden tiga periode” :))). Iya, menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, sikap memihak dan boleh kampanye yang dilakukan Presiden Jokowi ini emang bentuk real dari upaya tiga periode yang selama ini mereka tolak, guys. Hal ini dinilai, “Melanggar etika politik dan pranata kehidupan bernegara yang baik,” katanya gitu. But still, in their defense, TKN Prabowo-Gibran menilai langkah Jokowi ini harmless, gengs. Nggak melanggar etika, dan nggak melanggar  UU juga.

Got it. Now wrap it up…
Speaking of keberpihakan Presiden, hal ini tuh sebenarnya masih debatable banget. Tapi yang paling penting, peneliti dari Constitutional and Administrative Law Society aka CALS menilai prinsip pemilu yang LUBER JURDIL udah nggak ada lagi di sini, guys. Apalagi aspek ADIL-nya. In that sense, CALS pun mendesak beberapa hal, termasuk meminta Presiden Jokowi menarik ucapannya soal keberpihakan dan boleh kampanye, sampai meminta semua pejabat negara yang ikutan kampanye untuk mundur dari jabatannya. Pokoknya nggak usah deh  berlindung dibalik pasal dan mengesampingkan etik, katanya.

When being obese causes you a lot of problems…The risk is higher when you are also feeling lonely.

Iya guys, kamu pasti udah sering denger bahwa kondisi kelebihan berat badan aka obesitas itu bisa meningkatkan resiko kamu kena penyakit yang mengancam nyawa kayak jantung, diabetes, dll. Nah, hasil penelitian terbaru yang dilakukan oleh Tulane University School of Public Health and Tropical Medicine in New Orleans menemukan bahwa untuk individu yang mengalami obesitas, terus ditambah juga constantly merasa kesepian, mereka memiliki kemungkinan lebih besar untuk meninggal lebih cepat.
 
Yep, emang loneliness itu kan killing me ya, guys, Britney Spears bener banget. Tapi buat orang obesitas, meskipun penyakit-penyakit tadi juga berkontribusi pada kesehatan mereka, namun gangguan mental yang disebabkan oleh rasa kesepian juga sangat berpengaruh pada penurunan kesehatan yang mereka alami.
 
Jadi dalam melakukan studi-nya ini, para peneliti menganalisa data atas 400ribu orang yang memiliki kondisi obesitas di Inggris. Ketika pertama kali diteliti, para peserta ini ngga memiliki riwayat penyakit jantung. Kondisi fisik dan kesehatan mereka kemudian dimonitor terus sejak Maret 2006 hingga November 2021, dan hasilnya ditemukan bahwa pada orang-orang obesitas, tingkat kematian dini berkurang hingga 36% jika mereka merasa ngga kesepian maupun socially isolated.
 
Dengan kesimpulan ini, maka para researchers merekomendasikan mereka yang obesitas supaya lebih banyak bersosialisasi dan take care not only their physical, but also their mental health.

“Ciri-ciri hati galau,”

Gitu guys komentar dari Menteri Investasi Bahlil Lahadalia terkait kampanye salam empat jari yang lagi rame belakangan ini di media sosial. Jadi sebelumnya, gerakan ini muncul dan mengajak masyarakat untuk milih capres no. 1 atau no. 3, yang penting jangan nomor dua. Hal ini demi melawan politik dinasti yang disebut-sebut sangat sarat dengan capres cawapres no. 2. Nah menanggapi kampanye ini, Bang Bahlil bilang bahwa pencetusnya adalah orang galau, gelisah, yang bingung karena udah mau kalah jadi bikin gerakan-gerakan tertentu.
 
When it’s Monday and you’re already zoned out during meeting…

Announcement


Thanks to Ril Ellys and someone for buying us coffee today! 

Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!

Catch Me Up! recommendations

If you want to relieve stress on this crazy Monday, read this
Advertisement