5 Penumpang Kapal Selam OceanGate Expedition Dinyatakan Tewas

105

When we finally know what happened…

On Titan submarine.
Iya guys, setelah bikin masyarakat internasional harap-harap cemas terkait keberadaan kapal selam OceanGate Expedition yang hilang sinyal sejak awal minggu lalu, kini kelima orang yang sebelumnya dinyatakan hilang udah resmi dinyatakan tewas. Ini terjadi setelah tim pencari berhasil menemukan puing-puing Titan di dekat bangkai kapal Titanic pada Kamis kemarin.

Hold on, I need some background.
Sure. Jadi as we all know, kapal selam Titan yang dimiliki perusahaan swasta OceanGate Expeditions pekan kemarin dikabarkan menghilang setelah tak kunjung kembali ke permukaan. Kapal ini mulai hilang kontak setelah hampir dua jam menyelam menuju bangkai kapal Titanic di dasar Samudra Atlantik untuk ekspedisi pariwisata.

Ok terus-terus…
Tentu saja pihak negara Kanada dan Amerika merespon cepat hilangnya kapal selam Titan dengan mengerahkan berbagi unit kapal dan pesawat untuk mencari kapal selam itu, guys. Pada saat itu, diperkirakan tim pencari cuma punya waktu 40 jam sesuai dengan batas oksigen kapal selam Titan. Setelah melakukan berbagai metode pencarian dalam beberapa hari, akhirnya kapal selamnya berhasil ditemuin kamis kemarin. Sayangnya, kapal selam ditemukan dalam kondisi hancur dan tinggal ditemuin sisa-sisa puingnya aja.

🙁
Adapun puing-puing kapal selam ditemukan sekitar 200 meter dari bangkai kapal Titanic. Titik ini udah sesuai sama posisi terakhir Titan sebelum hilang kontak. Setelah melihat dan mempelajari puing-puing yang ditemukan, tim pencari menyimpulkan Titan meledak di bawah tekanan tinggi bawah laut.

Now tell me who’s on board.
You must have heard of them: Kelimanya adalah wong sugih yang emang punya level kepo tinggi terhadap tantangan. Jadi pertama ada CEO OceanGate bernama Stockton Rush. Doi adalah orang yang mengendalikan kapal selamnya. Terus ada pemilik penerbangan Action Aviation bernama Hamish Harding yang pada tahun 2022 juga pernah ke luar angkasa dengan naik Blue Origin, maskapai luar angkasa punyanya Jeff Bezos. Terus ada juga wakil presiden Engro Corporation bernama Shahzada Dawood bersama anaknya Suleman Dawood, dan penjelajah asal Perancis bernama Paul-Henri Nargeolet.

Terus respon keluarga korban gimana?
Advertisement
Sampai sekarang dari keluarga korban belum ada yang berbicara ke publik terkait kejadian ini, termasuk apakah ada rencana gugatan kepada OceanGate. Usut punya usut, para penumpang sebelumnya telah menandatangani surat pernyataan melepaskan tuntutan terkait kematian. Nah hal ini nih yang disinyalir akan memberatkan keluarga korban apabila menuntut OceanGate. Akan tetapi, masih ada harapan bagi keluarga korban apabila OceanGate dinilai tidak mengatakan resiko keseluruhan penggunaan Titan kepada penumpang.

So, did Oceangate make a mistake?
We still don’t know. Tapi yang pasti, keraguan atas Titan sendiri udah ada sejak 2018. Dimulai dari mantan Direktur Operasi Kelautan OceanGate, David Lochridge yang dipecat usai menanyakan soal keselamatan dan pengujian Titan kepada perusahaan. Alih-alih mendapat respon positif, David justru diperkarain dengan tuduhan nyebarin informasi rahasia perusahaan.

I heard The Simpson already predict it.
 Is it 
true?
Hahaha kenapa ya tiap kali ada kejadian besar, pasti ada tuh isu yang bilang, “The Simpson already predict it” dengan cuplikan animasinya? Nggak guys, nggak usah dipercaya lagi begituan. It’s a hoax. The Simpson bukan peramal. Cuplikan animasi The Simpson yang mungkin berseliweran di timeline mu itu dirilis tahun 1998, jauh sebelum OceanGate ada. Lagian salah satu penulis The Simpson sendiri udah pernah coba Titan ini, guys. Kan nggak nalar ya, kalo someone meramal akan terjadi kecelakaan kapal selam, eh dianya sendiri malah nyobain. Hadeh.

Anything else?
Ngomongin soal kecelakaan kapal selam, udah tentu masyarakat Indonesia masih inget sama kecelakaan kapal selam KRI Nanggala-402, dua tahun lalu. Sejumlah 53 awak kapal ikut jadi korban kecelakaan ini. Semoga dengan berbagai kecelakaan yang terjadi ini, sektor maritim dunia bisa berbenah supaya kejadian serupa nggak terulang kembali.
Advertisement