Siklus Haid Tidak Teratur Punya Resiko Kena Penyakit Jantung

155

What’s being inconsistent other than your situationship?

Your menstrual cycle.
Iya guys, kalo mau ada yang irregular atau inconsistent, itu cukup situationship kamu aja, jangan sampe ke siklus haid juga. Hal ini karena penelitian terbaru menemukan bahwa perempuan dengan siklus haid yang ngga reguler atau dengan durasi yang berubah-ubah itu punya resiko lebih tinggi kena penyakit jantung. Fakta ini baru aja dipublish dalam Jurnal American Heart Association minggu lalu. Jadi dalam penjelasannya, siklus mens yang singkat, misalnya berjarak kurang dari 21 hari dari masing-masing siklus, atau lebih dari 35 hari, itu ternyata ada hubungannya dengan penyakit jantung, denyut jantung lebih cepat, hingga deyut jantung yang ngga beraturan. Untuk melakukan penelitiannya ini, para researchers 
Advertisement
di China menganalisa data siklus haid lebih dari 58ribu perempuan di Inggris dalam jangka waktu 12 tahun. Hasilnya, mereka dengan siklus haid yang ngga teratur emang memiliki resiko penyakit jantung yang lebih tinggi, guys. Para peneliti menjelaskan, bahwa dengan hasil ini, maka perempuan harus lebih pay attention terhadap siklus haidnya, karena hal itu juga merupakan “vital sign” dari sehat atau engga-nya tubuh kita. FYI, secara global ada 14%-25% perempuan di seluruh dunia yang siklus haidnya ngga teratur. Data ini didapat melalui penelitian dari US National Institutes of Health.
Advertisement