Betrok Antar Etnis di Negara Bagian Manipur – India

264

Now, let’s talk about ethnic violence…

In Manipur, India. 
Yep, another deadly incident happened in India. Jumat lalu, insiden betrokan antar-etnis terjadi di negara bagian Manipur, India yang menewaskan sedikitnya 55 orang dan 260 orang lainnya terluka. But so far, masih belum ada konfirmasi resmi soal jumlah korban jiwa dari pemerintah. Jadi, angka tersebut masih perkiraan aja.

Sad 🙁 background pls. 
It all started from status “Scheduled Tribe” yang diatur dalam UU India, di mana aturannya memberikan kuota buat sejumlah suku agar mereka bisa mendapat pekerjaan pemerintah, penerimaan di perguruan tinggi even sampe kursi perwakilan di tingkat dewan desa hingga parlemen. Tujuannya sih, clearly buat mengatasi ketidaksetaraan struktural dan diskriminasi antar suku di India. Sounds good, rite? Dengan memiliki status ini, suku-suku di India tersebut jadi punya privilege buat dapetin benefit tersebut. Di negara bagian Manipur sendiri, ada sejumlah kelompok etnis yang ternyata udah lumayan sering bentrok selama puluhan tahun terakhir.

Go on..
Adapun etnis minoritas yang ada di Manipur termasuk suku Naga, Kuki dan Mizo yang terdiri dari umat Kristen. Actually, suku Naga dan Kuki tuh sebenernya udah lebih dulu dapet status “Scheduled Tribe” tersebut. Mereka jadi punya hak buat memiliki tanah di perbukitan dan hutan. Eh, lagi enak-enak punya privilege gitu, ada satu suku lagi nih yang tiba-tiba berambisi buat dapet status “Scheduled Tribe juga”. Now, everybody meet: Suku Meitei.

Tell me.. 
To start it off, suku Meitei itu merupakan etnis terbesar di Manipur yang terdiri dari mayoritas umat Hindu. Nah, mereka juga kepingin tuh ngerasain privilege kaya suku Naga dan Kuki. Then somehow, bulan lalu Pengadilan Tinggi Manipur meminta pemerintah buat mempertimbangkan permohonan dari suku Meitei buat dapet status tersebut. Of course, ini bikin suku lain jadi kaget, dong. Mereka khawatir kalo pemerintah bakal nggak adil dalam memberikan privilege yang akhirnya bikin mereka nggak terima sama ambisi suku Meitei yang ikut-ikutan pingin dapet status “Scheduled Tribe”. And since then, the chaos began. 

Terus, langsung bentrok gitu aja tuh? 
Everything started dari aksi protes aja sebenernya, EH tapi kemudian berangsur berubah jadi aksi kekerasan. Aksi protes ini sendiri digagas sama serikat mahasiswa, Persatuan Mahasiswa Semua Suku Manipur (ATSUM). Bentrokan pertama kali terjadi di distrik negara bagian Churachandpur yang didominasi suku Kuki, which is suku yang nggak terima juga soal tuntutan suku Meitei tadi. After this happened
Advertisement
, pihak berwenang akhirnya ngirim ribuan tentara ke Manipur buat mengakhiri kekerasan tersebut. Tapi kayanya, upaya ini nggak cukup buat menenangkan situasi dan akhirnya puluhan orang tewas. Kalo menurut keterangan dari pejabat di beberapa rumah sakit di kota Imphal, most of the victims kena luka tembak.

Sad :(.
Nggak sampe situ aja, gara-gara bentrokan ini, militer India menyebut kalo ada sekitar 23 ribu warga sipil yang melarikan diri dari rumah mereka masing-masing. Beberapa orang akhirnya ditampung di pangkalan militer yang ada di sana. Selain itu, sejumlah foto dan video yang beredar juga nunjukkin kendaraan dan gedung-gedung yang terbakar.

I believe government has done something.. 
To handle the chaos, militer India, which includes pasukan dan paramiliter Assam Rifles mengevakuasi lebih dari 7.500 orang dari berbagai komunitas. Mereka dibawa ke kamp-kamp pasukan dan gedung-gedung pemerintah. Other than that, layanan internet seluler dihentikan alias dibikin nggak ada sinyal tuh di sana selama lima hari. Well, Menteri Utama Manipur, N. Biren Singh sih menyampaikan pesan agar warga bisa bergandengan tangan dan menjaga perdamaian dan harmoni. Selain itu, pemimpin kongres Rahul Gandhi juga ikutan prihatin nih soal situasi yang terjadi di Manipur dan minta Perdana Menteri Narendra Modi buat segera mengatasinya.

Terus respons Modi gimana? 
Sadly, Modi belom komen apa-apa tuh soal insiden ini. Even worse, sejumlah anggota Kongres tuh sampe ngingetin Modi buat ngasih perhatian soal insiden di Manipur gara-gara dia lebih milih buat stay di Karnataka dan sibuk ngumpulin suara buat partainya. Nggak heran sih kalo Modi bersikap kaya gini, soalnya ternyata it’s not his first time when doi milih spent waktu lebih banyak buat ngurusin kampanye pemilihan.


Anything else? 
Ngeliat situasi yang chaos, sebagian besar negara bagian di India juga sampe mengatur flight khusus buat segera mengevakuasi warga mereka, which mostly are students yang sekolah di Manipur.
Advertisement