Kemacetan Parah di Jalan Raya Puncak, Bogor, Pemerintah Terus Lakukan Evakuasi WNI di Sudan, PPP Dukung Ganjar Pranowo Jadi Capres, Barbie Rilis Barbie Down Syndrome

200

Hi there

Wakey wakey! It’s been so hot here near Catch Me Up! HQ, so consider this a gentle reminder to always. Apply. Your sunscreens. As you are reading this, we hope you’re not being stuck in traffic from arus balik. Yep, things could go crazy sometimes like what happened in Puncak. Scroll through…

When we talk about “horror” but it’s not about the person that’s ghosting you…

But it’s about heavy *we mean HEAVY* traffic. 
Yep. When we say macet tuh, beneran macet nggak gerak, guys. Atau mungkin kamu sekarang lagi baca ini sambil nungguin macet? Ehehehe. Iya, di momen setelah Lebaran kayak gini, kemacetan parah terjadi di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun sampai turun tangan. Yep, separah itu.

HMMMM….
Ya gitu deh, guys. Puncak yang lokasi di Bogor, Jawa Barat ini memang kerap jadi opsi yang paling common buat warga Jakarta escape liburan. Secara buat beberapa orang, libur Lebaran emang belum berakhir yekan ehehehe. Jadi bayangin ada orang yang nyeletuk, “Eh mumpung belum masuk kerja/sekolah nih. Puncak asik kali yah?” Tapi yang ngomong gitu ribuan orang wkwkwkk di mana kendaraan yang pasti mereka gunakan adalah mobil/motor pribadi. Yha macet dong itu jalan. Kejebak di situ 15 jam!
 
GILE BRO.
Yoi. The thing is, volume kendaraan yang melintas di Jalan Raya Puncak tuh beneran diluar ekspektasi banget, gengs. Iya, disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang biasanya Jalan Raya Puncak tuh cuma paling mentok dilewati sama 28 ribu kendaraan, nah kemarin, yang lewat ke sana tuh udah mencapai 128 ribu kendaraan. Kelebihan 100 ribu kendaraan dong :))) di mana jenis kendaraannya didominasi sama kendaraan roda dua. That being said, sistem one way atau satu arah yang sebelumnya diterapkan jadi most likely nggak works, dan harus dikurangi.

Kebayang…
Iya, gokil kan? Lebih jauh soal sistem one way alias satu arah, Kapolda Jawa Barat Irjen Akhmad Wiyagus bilangnya sih one way ini emang udah diterapkan dari Cianjur sampai ke arah Jakarta, dari pagi sampai siang hari, guys. Terus siang ke sore-malam gantian dari Jakarta ke arah Puncak. Makanya malam jam 10-12 malam kemaren tuh lalu lintasnya udah lancar, udah dua arah. Upaya penguraian macet ini juga dijaga oleh sekitar 280 personel dari Polda Jabar yang udah siaga mengamankan dan menindakanjuti kemacetan ini, gengs.

Emang di mana-mana aja macetnya?
Well, dari sepanjang Jalan Raya Puncak, ada lima titik yang jadi titik rawan kemacetan yang dari kemaren dipantau kepolisian, guys. Mulai dari Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, Simpang Taman Safari, terus juga di rest area Gunung Mas, sama di sekitaran Masjid At-Ta’awun. Adapun macet di sana tuh bisa terjadi selain karena kendaraannya banyak ada ratusan ribu, warga di sana juga menumpuk karena ada kegiatan warga juga di sekitaran situ.

Ga kuat sih jujur….
Kayak mau nyerah ya, guys? Ehehehehe. Nah menyikapi hal ini, kepolisian juga ada kasih alternatif buat pengendara yang nyerah karena macet ini, gengs. Alternatifnya is none other than: Putar arah. Balik ke Jakarta. Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Dicky Anggi Pranata juga menyebut pihaknya bersedia banget buat bantu arahin lagi buat putar arah, guys. Sambil bawa plang yang tulisannya: “Anda Menyerah Silakan Belok Kanan.” Nah kalau ada yang masih kekeuh, yha prepare for the worst aja, gengs.  Ehehehehe.

Terus, ada alternatif lain nggak? 
Ada. Ada jalan lain sebenarnya, which is Jalur Puncak II di Desa Batulawang, Cianjur, Jawa Barat. Buktinya waktu Jalan Raya Puncak macet parah kemaren, jalur Puncak II ini diketahui ramai lancar aja, guys. Lebih jauh, Jalur Puncak II ini emang bisa jadi solusi yang bisa dipakai masyarakat supaya nggak usah macet-macetan lagi di jalur utama. Cuma ya gitu, jalannya masih belum proper. Makanya Pemerintah Cianjur sekarang lagi dorong pemerintah pusat buat merealisasikan pembangunannya, biar pengendara juga lebih nyaman gitu.

Got it. Anything else I should know?
Well, balik lagi ke evaluasi yang dilakukan kepolisian, salah satu poin evaluasi mereka tuh adalah tempat wisata yang ada di Puncak, gengs. Secara kan orang datang rame-rame ke sana buat nyari wisatanya yah. Kayak wisata Ciawi, dll. Nah that being said, kepolisian bilangnya bakalan menerapkan sejumlah regulasi terkait jumlah pengunjung, biar pengunjungnya juga dibatasi, dan jalanan juga nggak macet. Just wait and see deh yah…

Who’s just being rescued?

Indonesian citizens in Sudan. 
Suasana di Sudan yang makin mencekam karena konflik bersenjata udah parah banget ni gengs. Banyak negara-negara yang akhirnya melakukan evakuasi terhadap warganya biar ngga stuck di sana, dan hal ini juga yang dilakukan sama pemerintah Indonesia. Yep, as of now, pemerintah +62 lagi terus melakukan proses evakuasi para Warga Negara Indonesia aka WNI yang tinggal di sana.

Tell me again what happened.
Well, jadi saat ini tuh lagi terjadi konflik di Sudan yang panas banget, antara kelompok militer Angkatan Bersenjata Sudan (SAF) dan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF). Long story short, penyebab mereka berkonflik adalah karena memperebutkan kekuasaan, kayak siapa nih yang berhak memerintah Sudan? Gitu. Karena ga ketemu titik timu, akhirnya, chaos lah keduanya pada 15 April lalu, di mana baik RSF maupun SAF saling melepas tembakan sampe menewaskan banyak warga sipil. Hal ini terus memanas bahkan sampe di Hari Lebaran, dan berlanjut terus sampe sekarang.

Sad 🙁
Rite. Ngeliat situasinya yang udah makin nggak kondusif, maka banyak negara yang memilih untuk mengevakuasi warganya dari sana. Mulai dari Arab Saudi, Amerika Serikat, China, Korea Selatan dan masih banyak negara lain yang udah melakukan evakuasi warga negara mereka. Terus pertanyaannya, “Nasib WNI kita gimana, dong?” FYI guys, saat ini diperkirakan ada 1.209 WNI di Sudan, and most of them are students. Tentunya, mereka harus dievakuasi ASAP doong…
 
Terus udah?
Udah. And tbh it was such a long and difficult process sampe akhirnya pemerintah Indonesia bisa melakukan evakuasi buat para WNI. Soalnya kan, even though pemerintah Indonesia udah siap buat jemput para WNI di sana, tapi kan masih perlu proses koordinasi tuh, baik sama PBB dan juga para pejabat tinggi Sudan. Akhirnya, Kementerian Luar Negeri RI lah yang turun tangan buat ngurusin masalah diplomasi dan every single thing through the process. 

OK. Tell me the process.
Got it. Dalam keterangan dari Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, awalnya pemerintah Indonesia berencana memanfaatkan gencatan senjata buat mengevakuasi para WNI, tapi gara-gara adanya pembatasan bahan bakar buat bus yang bakal mengangkut para WNI, akhirnya pemerintah memutuskan, “Kayanya susah cui kalo mau evakuasi sekaligus.” Jadinya dibagi deh. Adapun pada tahap pertama, ada 538 WNI yang dievakuasi terlebih dulu. Mereka berangkat dari ibu kota Khartoum pada hari Minggu kemarin, naik bus lewat perjalanan darat ke Port Sudan selama sekitar 15 jam dan melewati sekitar 15 pos pemeriksaan sepanjang perjalanan.
 
Go on…
Meanwhile, ada 291 orang yang bakal dijemput sama Satgas Evakuasi WNI pake pesawat TNI, while the others bakal dievakuasi lewat jalur laut. Mereka yang berangkat pake pesawat duluan tuh mostly masuk kategori rentan soalnya ada ibu hamil dan orang sakit. Rencananya, mereka bakal dijemput dari Port Sudan ke Jeddah. Nah, Satgas Evakuasi WNI sendiri beranggotakan 39 personel, yang diberangkatkan dari Bandara Halim hari Senin kemarin. Ngeliat situasi yang belom kondusif, TNI juga melibatkan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU buat ikut terlibat dalam proses evakuasi ini. Soalnya kan, namanya situasi chaos kaya gitu, bukan nggak mungkin kalo ada serangan di tengah jalan. Makanya, para WNI juga bener-bener mendapat perlindungan penuh selama perjalanan evakuasi. But then, it turned out that di tahap pertama ini dari jumlah sebelumnya yang ada 538 orang, bertambah jadi 542 orang yang berhasil dievakuasi karena ada WNI yang bergabung dari Port Sudan.
 
Anyone say anything?
Yep, Menko Polhukam Mahfud MD sih bilang kalo ini tuh emang udah jadi kewajiban pemerintah buat menyelamatkan WNI. Prof Mahfud bilang, pemerintah Indonesia juga udah mengantisipasi kemungkinan ini dan terus kordinasi sama pihak terkait biar evakuasinya smooth. Terus, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid juga mengapresiasi upaya Kemlu dan TNI yang udah bekerja keras buat melakukan evakuasi para WNI di Sudan ini.

Anything else? 
While the first phase dari tahap evakuasi masih dilakukan, evakuasi tahap kedua para WNI dari Khartoum ke Port Sudan juga udah mulai berlangsung. Nah tadi malam, Kemenlu juga menyatakan bahwa satu dari tujuh bus yang membawa WNI mengalami kecelakaan karena jalanan yang ancur dan supirnya kelelahan. Akibatnya, tiga orang WNI luka-luka dan segera dibawa ke RS. Nah kata Bu Retno, plz bantu doain biar para WNI ini bisa pada pulang ke tanah air dengan selamat. Amin buuu….

When your Tante asks you… “Mana calonnya?”

PPP be lyke, “Ini tante…” sambil nunjuk Ganjar Prabowo.
Yoi guys. Ga kayak kamu, kalo Partai Persatuan Pembangunan aka PPP sih udah punya calon nih. Yep, calon presiden. Setelah H-1 Lebaran kemarin Pak Ganjar Pranowo resmi diusung partainya sendiri, PDI-Perjuangan jadi capres 2024, maka kemarin banget nih, Pak Ganjar juga legit didukung PPP sebagai capres. Nambah deh, dukungan buat doi.

Oh wow. Tell me. 
SureAs we all know, setelah selama ini masyarakat disuruh tebak-tebak berhadiah soal siapa calon presiden pilihan PDI-Perjuangan, H-1 Lebaran kemarin, di Istana Batutulis, Bogor, Jawa Barat, Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri akhirnya bikin shocking announcement yang ended up mengumumkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebagai capres yang akan mereka usung di Pilpres 14 Februari 2024 nanti. Nah, pencalonan Pak Ganjar sebagai penerus Presiden Joko Widodo ini most likely udah 100%, guys mengingat when it comes to Pilpres, PDI-Perjuangan dapat privilege buat majuin sendiri capresnya tanpa harus koalisi sama partai lain lagi.

Kok gitu?
Well, semua karena presidential threshold yang mengatur kalau partai politik mau ngajuin capres dan cawapres, partai politik itu kudu mendapatkan at least 20% dari jumlah kursi di DPR RI, guys. Nah, PDI-Perjuangan, sebagai pemenang Pemilu 2019 lalu, berhasil mendapatkan 27,5% total kursi di DPR RI. Passed dong tuh presidential threshold. Makanya no wonder nggak ada kabar-kabar koalisi kayak partai lain, Bu Mega langsung sat set mengumumkan, “Saudara Ganjar Pranowo, saat ini Gubernur Jawa Tengah, untuk ditingkatkan penugasannya sebagai calon presiden Republik Indonesia.”

I see….
Nah speaking of koalisi, meskipun bisa majuin sendiri calon presidennya, pihak PDI-Perjuangan bilangnya nggak bakal jalan sendirian dalam Pemilu tahun depan, guys. Tapi sampai sekarang emang belom di-spill aja bakal koalisi sama partai mana PDI-Perjuangan tuh. Terus, meskipun belom ketahuan bakal koalisi sama partai mana, ternyata udah ada satu partai yang mengikuti jejak PDI-Perjuangan yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden di 2024 mendatang. So now, everybody, meet: Partai Persatuan Pembangunan aka PPP.

Plot twist….
We know, rite. Disampaikan oleh Plt Ketua Umum PPP, Mardiono, pihaknya tuh udah menggelar countless rapat buat membahas persiapan menghadapi pesta demokrasi tahun depan, gengs. Nah hasil dari rapat itu kemudian menetapkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sebagai calon presiden usungan mereka. In his words, Pak Mardiono ngomongnya gini, “Partai Persatuan Pembangunan memutuskan Bapak Ganjar Pranowo sebagai calon presiden Republik Indonesia pada Pemilihan Umum Presiden 2024 yang akan datang.”

Over anyone, why 
Ganjar Pranowo?
Good question. To give you more context, Ganjar Pranowo dan PPP tuh emang udah temenan lamaguys. Iya, secara di Pilkada Jawa Tengah kemaren aja, PPP tuh dukung Ganjar. Nah sekarang, Pak Mardiono bilang pengen melanjutkan dukungan politik yang udah partainya kasih buat Ganjar gitu. Nggak cuma itu, dengan background Pak Ganjar sebagai santri NU, PPP menilai visinya Pak Ganjar tuh hampir sama kayak visi partai mereka dengan prinsip politik religius, amar maruf nahi munkar. Terus PPP juga ngeliat background keluarga Pak Ganjar di mana mulai dari mertua sampai kakak iparnya semua kader dan mantan kader PPP. Finally of course, Pak Ganjar juga dinilai sebagai sosok yang capable dan mumpuni buat menduduki posisi Presiden Indonesia di mana pengurus wilayah PPP semuanya pada dominan setuju kalau Ganjar Pranowo emang cocok buat jadi Presiden Indonesia sampai ngirimin karangan bunga segala kemarin.
 
T-tapi kan….
Tapi kan PPP udah koalisi sama Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional aka PAN dalam Koalisi Indonesia Bersatu yah, di mana sampai saat ini koalisi tersebut belum ada keputusan terkait siapa capres yang mereka usung, jadi nggak satu suara tuh kan. The question is: Apakah PPP masih tergabung dalam koalisi setelah pengumuman ini? The answer is masih, guys. Ini juga baru keputusannya PPP kalau kata Pak Mardiono, dan dalam Koalisi Indonesia Bersatu ini, nggak ada sesuatu yang mengikat atau mempengaruhi internal partai masing-masing, kata Pak Mardiono. Makanya setelah ini, PPP bakalan ngobrol dulu sama Partai Golkar dan juga PAN.

I see…
.
On the other side, Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily juga bilangnya mereka nggak ambil pusing soal keputusan PPP ini. Karena setiap partai emang pasti punya kebijakannya masing-masing when it comes to kepemimpinan nasional, termasuk soal capres. The same also goes on PAN. Sekjen PAN, Eddy Soeparno menyebut pihaknya juga menghormati keputusan PPP tersebut. Lebih jauh mengenai koalisi ini, hari ini bapak-bapak ketum partai dari koalisi tiga partai ini bakalan ketemuan buat membahas perihal capres-cawapres ini. Terus mereka bahas juga peluang bikin Koalisi Kebangsaan alias Koalisi Besar dari PPP, Partai Golkar, PAN, Partai Gerindra, PKB, dan PDI-Perjuangan. “Kami yakini pembicaraan ke depan akan menyertakan PDI-Perjuangan,” kata Pak Eddy.

I believe PDI-Perjuangan has a say….
Ya balik lagi, sampai saat ini PDI-Perjuangan emang masih belum mengumumkan bakal koalisi sama siapa, guys. Tapi menyikapi PPP yang resmi mengusung Ganjar Pranowo sama kayak mereka, PDI-Perjuangan sih mengapresiasi betul tindakan ini. Disampaikan oleh politikus mereka, Hendrawan Supratikno, dua partai ini tuh emang punya track record kerja sama yang panjanggg guys, dari zaman orde baru malah. Sama sama udah ngerasain pahit getir perjuangan, kalau kata Pak Hendrawan. Alasan pemilihan Ganjar juga dinilai masuk akal sama PDI-Perjuangan: Ideologis, historis, kapasitas, integritas, dan antisipasi tantangan bangsa dan negara di masa depan. Setelah ini, PPP bakalan ketemu Bu Mega dan Presiden Jokowi. Waktunya sedang diatur.

Ok now wrap it up….
Fyi sampai sekarang, sosok Cawapres yang bakal mendampingi Ganjar tuh masih abu-abu banget guys, walaupun sejumlah nama kayak Prabowo Subianto, Erick Thohir, dan Sandiaga Uno sempat disebut Pak Jokowi sebagai cawapres yang tepat buat mendampingi Ganjar. Tapi kalau di case-nya Pak Sandi, things got a little bit different, since beberapa waktu lalu Pak Sandi udah menyatakan mundur dari Gerindra dan disebut-sebut bakal gabung ke PPP. The fact that Ganjar sekarang didukung PPP bikin publik wondering dong. Nah menyikapi hal ini, Pak Sandi nggak mau banyak komentar sih, guys. “Sabar dulu,” katanya gitu.
 
Ok pak. Kita bisa sabar kok :)))

Who’s making an inclusive move?

Barbie doll.
Raise your hand if Barbie is a part of your childhood memories? Selamat, karena berarti kamu anak sultan. Nah guys, kamu harus tahu nih karena baru aja Selasa lalu, Mattel selaku perusahaan yang bikin Barbie merilis Barbie dengan down syndrome. Yep, you read it right. Boneka Barbie yang identik sama representasi perempuan cantik, rambut panjang, langsing dan tinggi kini makin inklusif dengan hadirnya Barbie versi ini. Dalam keterangannya, Mattel bilang bahwa tujuan dari dirilisnya Barbie with down syndrome ini adalah untuk memberikan representasi kecantikan yang lebih beragam ke anak-anak dan melawan stigma soal disabilitas fisik. Actuallyit’s not the first time sih Barbie ngeluarin versi yang “out of the box” gini. Sebelumnya, dalam serial Barbie Fashionista, Barbie juga merilis boneka dengan kaki prostetik, Barbie dengan alat bantu dengar, Barbie dengan kursi roda sama versi Barbie yang punya kondisi kulit vitiligo, yang menyebabkan bercak kulit kehilangan pigmen-nya.
 
Nah, di versi down syndrome-nya, Mattel kerjasama sama National Down Syndrome Society (NDSS) yang mendesain bentuk, fitur, pakaian, aksesori dan kemasannya buat make sure kalo boneka ini tuh emang bener-bener represent kelompok down syndrome. This is kinda a breakthrough sih buat Mattel, soalnya boneka Barbie tuh sering banget dapet kritik karena merepresentasikan model tubuh perempuan yang nggak realistis buat kelompok remaja. Makanya, makin ke sini makin banyak versi Barbie yang muncul dengan lebih inklusif, kayak rambut keriting, kulit hitam, pokoknya beda deh sama versi Barbie biasanya.
 
As they should…

“Kepencet.”

Nah guys, gpp kok kalo kamu mau unfollow mantan kamu di IG dengan alasan ga sengaja kepencet karena Mas Gibran juga gitu. Tapi bukan ke mantan, melainkan ke politisi senior Partai Ummat, Amien Rais. WKWKWKW iya jadi kemarin tuh Mas Gibran ditanya sama wartawan kenapa doi unfollow Pak Amien di Twitter. Taunya ya karena kepencet ajatu.
 
Now go ahead. Unfollow your ex. Now.

Announcement


Thanks to Chris and Sarah for buying us coffee today! 

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Practicing gratitude is proven to make you happier. Here’s some scientific proof.