Big Four Akan PHK Ribuan Karyawannya

265

Another day, another layoff (again)

PHK lagi PHK lagi..
Kali ini giliran geng raksasa accounting office dunia alias Big Four yang bakal nge-PHK ribuan karyawannya, gengs. Yup, you read it right. Ribuan.

Tell me. 
To start it off, tau kan apa aja tuh perusahaan yang dapet julukan Big Four? Ada KPMG, Ernst & Young (EY), Deloitte dan PricewaterhouseCoopers (PWC). Pasti tau, kan nih perusahan-perusahaan yang jadi inceran millennials sama Gen Z? Sebenernya, sejak awal tahun lalu tuh tiga dari anggota Big Four udah ngumumin PHK yang berdampak sama ribuan tenaga kerja di AS. Awalnya, si KPMG duluan tuh yang memangkas hampir dua persen tenaga kerjanya di AS pada Februari lalu. Kira-kira, ada 700 karyawan lah yang terkena dampak waktu itu.

Go on.. 
Ehhh, nggak lama kemudian perusahaan Ernst and Young (EY) juga ikutan nge-PHK lima persen karyawannya atau sekitar tiga ribu pekerjanya di AS. Alasannya sih karena ada beberapa kapasitas pekerja di bagian perusahaan yang melebihi kebutuhan alias kebanyakan orang. Makanya, perusahaan mutusin buat nge-cut ribuan karyawannya. Terus, EY juga bilang bahwa mereka terpaksa melakukan PHK demi stabilitas jangka panjang perusahaan, apalagi kan kondisi ekonomi juga lagi nggak menentu gitu, kan. Makanya mereka cari jalan amannya, deh.

Okay… 
After that, Deloitte juga ikut-ikutan nge-PHK sekitar 1,5 persen atau 3.000  karyawannya di AS pada hari Jumat kemarin. Kalo dari keterangannya sih, alasannya yang kurang lebih sama, which is
Advertisement
 menjaga stabilitas ekonomi perusahaan dan nge-cut pengeluaran yang nggak perlu. Nah, tinggal si PWC nih yang belom keliatan hilalnya melakukan PHK terhadap karyawannya.

Kok bisa sih ?!? 
Even though badai PHK emang udah sering banget nih ya kita denger, apalagi gara-gara pandemi COVID-19 waktu itu tuh, banyak banget kan perusahaan yang akhirnya mutusin buat nge-cut karyawannya. Tapi emang lately risiko PHK di perusahaan bisnis penasihat keuangan tuh lagi lebih tinggi dibandingkan sama perusahan sektor lainnya. Overall, pengaruh utamanya sih karena adanya penurunan aktivitas merger dan akuisisi.

Anything else? 
Other than Big Four, sebenernya perusahaan keuangan lain juga ada yang udah nge-cut karyawannya duluan belakangan ini. Even beberapa bank-bank gede Wall Street kayak Goldman Sachs dan Morgan Stanley  udah nge-PHK karyawannya gede-gedean. Alasannya juga kurang lebih ya mirip-mirip sih, gengs, which is ketidakpastian ekonomi.
Advertisement