Transaksi Janggal 300 Triliun di Kementerian Keuangan

294

When we’re talking a lot about “Karena Nila Setitik, Rusak Satu Kementerian“…..

Kementerian Keuangan can relate. 
Yoi guys. Kementerian Keuangan sekarang lagi kena banyak krisis deh. Khususnya terkait pegawai-pegawai mereka yang ‘Berduit’ nggak wajar dan asalnya nggak jelas, sampai temuan transaksi janggal senilai Rp300 triliun di lingkungan kementerian pimpinan Bu Sri Mulyani Indrawati itu. Yang lebih parahnya lagi, transaksi janggal ini sebagian besar ada di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai, gengs.

WHATTT???
Gini gini. As we all know beberapa minggu terakhir kan Indonesia rame banget nih sama kasus eks Kepala Bagian Umum  Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan II Kementerian Keuangan atas nama Rafael Alun Trisambodo. Nggak cuman soal kasus anaknya yang jadi tersangka pengeroyokan, tapi juga harta kekayaannya yang “Gileee banyak banget,” senilai Rp56 miliar. Angka ini dinilai nggak wajar considering profilnya Rafael yang cuman sebatas pegawai eselon III, guys. Nah dari situ, Kementerian Keuangan melalui Inspektorat Jenderal Kemenkeu pun langsung ‘Sapu bersih’ melakukan pemeriksaan harta kekayaan para pegawainya  dan diduga kuat Rafael is not the only one.

Maksudnya dia cheating, gitu?
Nope, that’s your ex. Kalo ini, terungkap bahwa ga Rafael aja yang duitnya ga wajar. Tapi ada sebanyak 69 pegawai pajak lainnya yang hartanya fishy banget. Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan, Awan Nurmawan Nuh kemudian menyebut pihaknya udah melakukan serangkaian pemeriksaan mulai dari cek formal, terus pemeriksaan materi terkait anomali harta kekayaan. In that sense, 69 orang pegawai internal yang punya harta nggak wajar ini sejak Senin kemarin juga udah dipanggil untuk melakukan klarifikasi.

OMG….
Terus dari hasil pemeriksaan itu, juga di-double check sama Itjen soal mana aja nih, harta yang nggak dilaporkan, plus ada atau nggaknya transaksi yang mencurigakan. Sampai saat ini sih pemeriksaan itu masih on going guys, dan ditargetkan bakalan kelar within two weeks kata Pak Awan. Jadi ntar kalau udah terbukti bersalah, bakalan dilanjut sampai ke tindak pidana oleh aparat penegak hukum dan mereka semua akan disanksi dengan hukuman disiplin.

Speaking of 
Transaksi mencurigakan….
Let’s dive in to it, shall weTransaksi mencurigakan ini juga yang jadi concern berbagai pihak selama bertahun-tahun, salah satunya Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan aka PPATK. Nah kamu harus tahu nih, guys bahwa dari tahun 2009 sampai tahun 2023 ini, PPATK udah menemukan berbagai transaksi mencurigakan yang melibatkan pegawai di Kementerian Keuangan. Temuan ini kemudian juga udah sampai ke Menko Polhukam, Mahfud MD. Lebih jauh, Pak Mahfud kemudian mengungkap transaksi janggal yang ada di Kemenkeu ini senilai…. inhale exhale, Rp300 Triliun.

WHATTTT??? 
Iya. Dalam satu kesempatan, Pak Mahfud menyebut terdapat temuan transaksi janggal yang senilai Rp300 triliun yang asalnya…. Dari Kementerian Keuangan ini, guys. Iya. We repeat, ada temuan transaksi janggal senilai Rp300 triliun yang asalnya dari Kementerian Keuangan. Dan parahnya lagi adalah, Pak Mahfud menyebut transaksi janggal ini mostly berputarnya di dua direktorat. Which is Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai. Transaksi ini disebut Pak Mahfud juga beda lagi dari case Rafael Alun Trisambodo. Makanya hal ini harus dilacak. Gitu ceunah.


Shizzz…..
Jadi ya gitu deh, temuan ini sendiri udah dilaporkan Pak Mahfud ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan PPATK, gengs. Dan sampai berita ini ditulis, pihak Kementerian Keuangan khususnya di Inspektorat Jenderal belum terima informasinya kayak gimana. Well, dalam keterangannya, Pak Awan bilang pihaknya udah denger kabar soal transaksi janggal Rp300 triliun ini, since beritanya emang beredar cepet banget kan. Tapi ya gitu, Pak Awan bilangnya Itjen Kemenkeu bakalan segera mengecek lebih lanjut informasi tersebut.

I believe KPK has a say….
Well, sampai sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi aka KPK emang udah menemukan adanya dugaan keterlibatan pejabat pajak yang lain dalam kasus yang menjerat Rafael Alun Trisambodo. Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan bilangnya gini: “Itu geng tuh, ada. Ada banget. Itu angkatan dia (Re: Rafael) juga. Iya pejabat juga”. Merespons hal ini, Kementerian Keuangan pun sampai saat ini masih terus melakukan pemeriksaan dan belum menemukan adanya ‘Geng’ yang dimaksud oleh KPK.

Got it. Anything else I should know?
Btw balik lagi ke awal. Integritas, gaya hidup mewah keluarga, dan harta kekayaan nggak wajar yang dimiliki dan dipamerin pegawai Kementerian Keuangan tuh sekarang ini emang lagi disorot banget, gengs. Dalam keterangannya kemarin, Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan udah memecat Rafael Alun Trisambodo dan udah di-approve sama Menkeu Sri Mulyani Indrawati. Nggak cuman itu, Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono juga kemarin diperiksa Kemenkeu terkait kepemilikan hartanya yang senilai Rp13,7 miliar. Anak perempuannya Andhi juga ikutan disorot since keliatan sering banget beli pakaian mewah puluhan juta Rupiah.
Advertisement