Tanah Longsor di Natuna, Kepulauan Riau, Butuh 300 Tahun Untuk Mencapai Kesetaraan Gender, Kebakaran Plumpang Masih Jadi Polemik, Maroko Resmikan Lab Ganja Pertama Untuk Medis & Industri

352

Good morning

Happy International Women’s Day! Yep, it’s the day to celebrate you: women who work, nurture, conduct research, climb the corporate ladder, study at school, fight for a better future, and make the world a nicer place. Today, say thank you to yourself for simply being here, and surviving. Thank you.

When people have been missing….

In Natuna, Kepulauan Riau.
Iya guys. Kayak nggak ada stop-nya yah bencana di Indonesia tuh. Tiap hari ada aja berita bencana, hiks. Kayak Senin kemarin misalnya. Di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, terjadi lagi bencana berupa tanah longsor. Longsornya lumayan parah, bahkan 15 orang udah dinyatakan meninggal dunia dan 47 lainnya dinyatakan hilang.

WHATT??
As always, we’ll get you through this. Jadi ceritanya tuh gini, guys. As we all know hujan kan terjadi di berbagai wilayah di Indonesia yah. Nggak terkecuali di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Di Natuna tuh juga hujan gede hari Minggu kemaren nggak berhenti sampe besokannya. Nah di hari Senin itu juga, buntut dari hujan gede ini, pagi-pagi sekitar pukul setengah 5 pagi, longsor mulai terjadi di sekitaran Bukit Rumah Lekuk :((

Ya ampun…
.
Adapun tanah longsor ini akhirnya bikin rumah, perkebunan warga, sampai sumber air minum semuanya abisss tertimbun. Nggak sampai di situ, siangan sekitar pukul satu siang, longsor susulan pun terjadi dari Gunung Jemenang yang bahkan lebih besar dari sebelumnya, guys. Makanya pihak kepolisian pun langsung menuju ke TKP buat mastiin keadaan di sana gimana plus langsung beresin semua sisa-sia material tanah longsor. Tim SAR pun juga dikerahkan buat mengevakuasi warga yang terdampak, guys.

Oh iya. Warganya gimana?
Well, sampai tulisan ini ditulis, udah ada 15 orang yang ditemukan meninggal dunia :(. Selain itu, ada empat orang yang mengalami luka serius dan empat orang lainnya dalam keadaan kritis. In that sense, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah aka BPBD Kepulauan Riau, Muhammad Hasbi, menyebut empat orang yang dalam keadaan kritis ini bakalan dievakuasi buat mendapatkan perawatan medis yang lebih baik di Pontianak, Kalimantan Barat. Iya, rencananya tiga orang bakal diberangkatin lewat jalur laut terus yang satunya lagi pake pesawat dan terbang hari ini.

I see….
Nah yang harus kamu tahu adalah, di antara korban yang terdampak dalam tanah longsor di Natuna ini, dari data yang dihimpun Tim Posko Informasi dan Komunikasi Publik Kabupaten Natuna, sampai saat ini terhitung ada 47 orang yang dinyatakan hilang :(. Makanya, sampai sekarang Tim SAR juga terus melakukan pencarian terhadap orang-orang ini.  Tapi ya gitu guys, proses evakuasi kali ini juga nggak terlepas dari berbagai kendala, hiks.

Kendalanya apa aja tuh?
Well, disampaikan oleh Pak Hasbi, kendala yang ada di lapangan tuh ya kayak the fact that nggak ada alat berat di lokasi kejadian. Belum lagi masalah jarak. Iya, since lokasi kejadian ini di kecamatan, Pulau Serasan namanya, jadi nggak ada alat berat yang bisa memudahkan proses evakuasi ngangkutin sisa-sisa material tanah, dll. That being said, sejumlah personel gabungan dari berbagai instansi pun ikut dikerahkan. Personel gabungan ini juga membawa bantuan logistik buat 1.216 korban terdampak yang sekarang masih mengungsi dan dievakuasi di berbagai titik posko.

Go on 🙁
Terus, terkait kendala alat berat yang jadi concern dalam evakuasi longsor Natuna ini, dalam keterangannya, Polri mengkonfirmasi bahwa pihaknya barengan sama TNI dan stakeholders terkait bakalan bantu penyediaan alat berat plus mengerahkan sebanyak 145 personel buat membantu proses evakuasi warga. Nggak cuma itu, Karo Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan juga menyebut Polri bakal ngirim anjing pelacak atau K-9 buat membantu proses pencarian korban. Terus ada layanan trauma healing juga buat para korban.

Terus warga yang ngungsi gimana nasibnya?
Well, ribuan warga tadi udah ngungsi di empat lokasi posko yang ada di Kabupaten Natuna, guys. Sampai sekarang mereka masih diam di situ dan menerima berbagai bantuan logistik dari berbagai pihak, salah satunya dari Gubernur Kepulauan Riau sendiri, Ansar Ahmad. Pak Ansar sendiri diketahui udah cus ke lokasi kejadian dan menyerahkan langsung bantuan logistik kayak makanan dan keperluan sehari-hari.

Terus terus?
Lebih lanjut, Pemprov Kepulauan Riau juga udah koordinasi sama Bupati terkait penanganan dan pencegahan supaya nggak ada lagi longsor susulan atau bencana kayak gini ke depannya. In that sense, masyarakat yang tinggalnya di lokasi sekitar kejadian tuh ya kudu waspada since curah hujan juga masih tinggi sekarang. Bencana longsor ini sendiri udah ditetapkan dalam status tanggap darurat selama tujuh hari terhitung dari Senin kemarin dan bakal berlaku sampai Senin depan deh.

Got it. Anything else I should know?
Btw dari tadi ngomongin tanah longsor, hujan, dll. yang harus kamu tahu adalah, bulan-bulan kayak sekarang Maret, April, Mei tuh kita emang masuk ke musim pancaroba, guysSo, bencana hidrometeorologi kayak banjir, tanah longsor, dll emang most likely bakalan terjadi di musim ini. Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika juga menyebut ada yang namanya Siklon Tropis 98S yang kebentuk persis di Laut Natuna sebelah barat daya Pontianak. Makanya hujan lebat, angin kencang, sampai gelombang tinggi juga most likely bakalan terjadi deh di daerah-daerah ini.

Stay safe, everyone!

Now everybody, let’s talk about: Gender equality.

Yang sadly, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres baru aja memberi peringatan bahwa kalo ngeliat kondisi sekarang, kesetaraan gender atau gender equality tuh butuh waktu sampe 300 tahun dari sekarang baru bisa tercapai.
 
Gilee lebih lama daripada w nulis skripsi.
Yep, and longer than your last relationship *wink*. Dalam pidatonya di hadapan Commission on the Status of Women Senin lalu, Guterres bilang bahwa di seluruh dunia, hak-hak perempuan tuh semakin disalahgunakan, diancam, dan dilanggar. Makanya, upaya kesetaraan gender itu ngga cuma diam di tempat, tapi juga “menghilang” di depan mata kita :(.
 
Speaking of gender equality… 
Before we talk further, it’s important for you to know what it is exactly. Kesetaraan gender adalah kondisi yang setara di mana laki-laki dan perempuan bisa mendapat kesempatan, hak, manfaat dan akses yang sama sebagai manusia. Keduanya bisa sama-sama berperan dan berpartisipasi dalam kegiatan politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan nasional, serta kesamaan dalam menikmati hasil pembangunan tersebut.
 
Is it that important? 
Totally. Kalo menurut situs resmi United Nation Women, banyak banget kasus diskriminasi terhadap perempuan di dunia, yang membatasi hak mereka di ruang privat maupun publik. Salah satu kasus yang paling banyak terjadi adalah kekerasan berbasis gender. Berdasarkan data dari 87 negara, satu dari lima perempuan dan anak perempuan di bawah usia 50 tahun mengalami kekerasan fisik atau seksual oleh kerabat terdekatnya. Selain itu, masalah pernikahan dini juga jadi salah satu concern paling besar. Soalnya, ini tuh membuat 15 juta anak perempuan di bawah usia 18 tahun kehilangan masa kanak-kanak mereka, dan ini terjadi setiap tahun. Makanya, penting banget buat semua orang sadar soal kondisi di dunia.
 
:((
Balik lagi ke Pak Guterres, beliau kemudian menekankan desakannya kepada para kepala negara supaya melakukan tindakan nyata buat menutup kesenjangan gender, terutama di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi. Soalnya katanya, kontribusi penuh perempuan bakal sangat bermanfaat bagi dunia.
 
Of course.
Rite? Karena emang ketika perempuan punya kemerdekaan untuk turut berkontribusi di masyarakat, kesejahteraan negara itu juga meningkat, guys. Buktinya aja kalo menurut Laporan Kesenjangan Gender Global 2013, negara-negara kaya seperti Islandia, Finlandia, Norwegia dan Swedia memiliki tingkat kesenjangan gender paling rendah. Artinya, perempuan di sana bisa menikmati akses yang sama terhadap pendidikan, kesehatan, dan terlibat penuh dalam dunia politik dan ekonomi, dll. Hal ini kemudian berbanding lurus dengan the fact that negara-negara tadi memiliki tingkat ekonomi yang tinggi.
 
Meanwhile in the other parts of the world…
Menurut Indeks Kesetaraan Gender PBB 2020 dan Indeks Women, Peace and Security  (WPS) ada 10 negara dengan tingkat kesetaraan gender paling parah. Pertama ada Afghanistan yang kini dipimpin oleh Taliban. Sejak Taliban took over the power, hak-hak dasar perempuan di sana otomatis dicabut, sampe mereka kuliah aja gabole, guys. Belum lagi masalah pakaian dan aturan untuk keluar rumah juga dibatasi. Finally, here’s a more chilling figure: 35 out of 100 women in Afghanistan mengalami kekerasan di tangan pasangan intim mereka. Let that sink in.
 
🙁
Selain Afghanistan, negara lain yang juga jadi sorotan karena ketimpangan gender equality adalah Suriah. Masalah gender di Suriah tuh sebenernya udah lamaaa banget. Sebelum perang pada 2011, pemerintah Suriah juga udah patriarki. Perempuan di sana nggak bisa ikut pemilu dan sedikit banget yang bisa bekerja. Terus, muncullah krisis yang berlarut-larut, bikin situasi di sana jadi makin buruk. Diketahui bahwa 75 dari 100 ribu perempuan Suriah tewas dalam kekerasan yang terorganisir. Selain Suriah ada juga Sudan Selatan, dimana budaya patriarki bikin mereka udah nggak bisa ikut campur soal urusan politik. Perempuan juga hampir nggak punya kekuatan dama pengambilan keputusan dalam rumah tangga. Terus, negara-negara lainnya yang juga jadi sorotan dalam isu serupa tuh ada Kongo, Chad, Sudan, Sierra Leone, Somalia, Afrika Tengah dan Pakistan.
 
Kalo di Indonesia gimana? 
Kalo dibandingin sama negara-negara ASEAN, Indonesia is quite bad. Berdasarkan penilaian Bank Dunia, Indonesia mendapat skor 70,6 pada 2023. Ini lumayan membaik sih dibanding tahun sebelumnya yang cuma dapet skor 64,4. Tapi, nilai Indonesia cukup tertinggal karena berada di peringkat ke-8 dari 11 negara ASEAN. Nah, kalo menurut Indeks Kesenjangan Gender Global 2020, Indonesia mendekati kesenjangan gender secara keseluruhan. Indonesia ada di peringkat ke-85 dari 153 negara, dengan skor 0,700. Masalah paling gede di Indonesia tuh di bidang pasar tenaga kerja dan pendapatan. Cuma 54,3 persen perempuan Indonesia yang berpartisipasi dalam pasar tenaga kerja, sementara laki-laki sebanyak 83,9 persen. Terus, penghasilan perempuan Indonesia juga cuma setengah dari perkiraan pendapatan laki-laki.
Advertisement
 
🙁 Anything else? 
Sebenernya, ada Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret, which is hari ini banget nih. Tujuannya adalah buat memperjuangkan hak-hak perempuan di seluruh dunia. Itu juga bermula dari unjuk rasa para kaum buruh perempuan di New York, AS pada 8 Maret 1857, 1907 dan 1909.
 
Happy International Women’s Day, everyone!

Now, let’s speed you up on to the updates of: Kebakaran Plumpang…

Yang masih jadi polemik sampai sekarang.
Iya, guys. Hampir seminggu sejak kebakaran Depo Pertamina Plumpang di Tanah Merah Bawah, Jakarta Utara, kasus kebakaran ini masih jadi polemik buat warga yang tinggal di sekitaran situ. Hal ini juga menghadirkan banyak kontroversi terkait pemerintah dan juga Pertamina selaku empunya depo itu. Mulai dari warga yang rame-rame menuntut Pertamina buat tanggung jawab, sampai pemerintah yang berencana untuk mindahin depo tersebut ke tempat lain.

Tell me. 
Sure. Jadi kayak yang udah kita bahas sebelumnya, Jumat lalu tanggal 3 Maret, Depo Pertamina Plumpang yang ada di Tanah Merah Bawah, Koja, Jakarta Utara kan mengalami ledakan sampai akhirnya kebakaran dan mengakibatkan warga yang tinggal di sekitaran situ mengalami luka bakar yang cukup serius yah. (Read the full story here). Nah dari sini, bermunculan deh tuh berbagai persoalan. Kayak kenapa bisa masih ada masyarakat yang tinggal di situ padahal itu merupakan zona berbahaya. FYI, adalah Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Anies Baswedan yang menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan di daerah itu. So people be like, ‘Apaniiii?” gitu kan. Nah dari sini juga, Presiden Joko Widodo akhirnya memberi instruksi buat pihak terkait, termasuk Menteri BUMN Erick Thohir buat cari solusi dari masalah ini, gengs.

Udah ada solusinya?
Udah. Well, permasalahannya tuh kan apakah warganya yang dipindahin dari Tanah Merah Bawah situ, atau Depo Pertaminanya yaang dipindahin ke tempat lain. Terus, Senin kemarin nih, Menteri BUMN Erick Thohir akhirnya bilang bahwa Depo Pertaminanya yang bakalan pindah ke lahan lain punyanya PT Pelabuhan Indonesia aka PT Pelindo, guysMeanwhile, warganya diusulkan buat pindah ke Wisma Atlet aka Rusun Nagrak.

Gimme all the details….
You got it. Ada berbagai alasan yang make sense terkait kenapa Depo Pertamina Plumpang akhirnya diputuskan untuk pindah ke lahan lain. Pengamat Ekonomi Energi dari UGM, dr. Fahmy Radhi, bilangnya kebakaran ini bisa kejadian gara-gara safety system di Depo Pertamina itu nggak bagus, guys. Terus, Pertamina juga keliatan nggak punya upaya yang serius buat menangani masalah keamanan ini. Jadinya ya kamu liat sendiri, kebakaran pun terjadi. That being said, dr. Fahmy bilang kalau ada yang harus pindah tuh ya, deponya bukan warganya.

I see….
Lebih jauh, dr. Fahmy bilangnya kalau deponya emang harus pindah since awal mula kebakaran emang dari Depo Pertamina Plumpang, bukan dari pemukiman warga. Terus, kalau deponya yang pindah, urusannya bakalan lebih cepat dan ringkes gitu loh since cuman dari satu pintu yaitu Pertamina dan Kementerian BUMN aja, beda kalau warganya yang pindah kudu melibatkan berbagai pihak kayak Pertamina, Pemda DKI Jakarta, dan warga. Nah hal ini juga salah satunya yang bikin Mas Menteri Erick Thohir memutuskan untuk memindahkan Depo Pertamina Plumpang ke lahan punyanya PT Pelindo tadi. Pembangunan Depo Pertaminanya itu sendiri bakalan mulai di akhir tahun depan. Makan waktu pembangunan 2-2.5 tahun, so most likely depo Pertamina di lahan baru bakalan mulai beroperasi starting from 2027, guys.

Okay….
Lebih jauh, Presiden Joko Widodo juga menyebut kawasan Plumpang tuh harusnya jadi zona air yang bisa melindungi Depo Pertamina-nya. In his words, Pak Jokowi bilang begini nih, “Memang zona ini harusnya zona air entah dibuat sungai atau entah dibuat apa, harus melindungi objek vital (Re: Depo Pertamina Plumpang) yang kita miliki.” Jadi ya gitu deh, Pak Jokowi menyebut benda-benda yang ada di depo itu tuh berbahaya banget buat masyarakat, apalagi sampai dibikin pemukiman penduduk.

Terus warganya gimana dong tuh? 
Speaking of warga korban kebakaran Plumpang, sampai sekarang mereka masih trauma dan masih berduka banget since rumah dan harta benda mereka abis kebakar semua kan. Nah makanya Komando Lintas Laut Militer aka Kolinlamil tuh menawarkan rekreasi kapal perang sebagai bagian dari trauma healing mereka, guys. Adapun tujuan dari rekreasi ini ya  kasih informasi terkait TNI AL, dikasih tahu kondisi kapal perang kita tuh kayak apa, plus menjaring generasi muda yang tertarik buat masuk ke TNI AL dan jadi prajurit gitu guys. Sampai saat ini sih ada 90-150 orang yang udah daftar.

Mereka pindah nggak?
Nah soal itu juga. Presiden Joko Widodo tuh kan awalnya bilang kalau daerah sekitaran Plumpang tuh emang nggak layak buat ditinggali kan. Dari sini, DPRD DKI Jakarta akhirnya mengusulkan buat warga itu pindah ke Wisma Atlet atau Rusun Nagrak di Cilincing, Jakarta Utara. Merespons hal ini, Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Santoso pun akhirnya bilang “Ya monggo. Kita siap. Silakan saja,” katanya gitu. But the thing is, sampai sekarang, warga Tanah Merah tuh masih menunggu pertanggungjawaban dari Pertamina atas kejadian ini, guys.

Pertanggungjawaban gimana?
Secara sampai sekarang, belum ada permintaan maaf ataupun ganti rugi secara materiil dari Pertamina sebagai imbas dari kejadian ini. Warga sana tuh bete gitu loh, harta benda mereka abis, rumah hangus, padahal kesalahan full ada di Pertamina. Jadi so far, baru sebatas tanggungan biaya RS aja yang sekarang mereka dapatkan. That being said, warga yang tergabung dalam Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu bakalan bersurat ke Pertamina dan meminta pertanggungjawabannya. We’ll see deh yah.

Got it. Anything else I should know? 
Fyi Wakil Presiden RI, KH Maruf Amin tuh udah visit langsung ke daerah Plumpang Tanah Merah situ dan diskusi langsung sama warga terkait apa yang terjadi dan kedepannya bakal gimana. Nah hasil diskusi itu kemudian menghasilkan kesimpulan bahwa keamanan di tempat tinggal mereka yang harus ditingkatkan. Makanya Pak Kyai akhirnya kasih instruksi ke Menteri BUMN Erick Thohir buat menata ulang perkampungan situ dan warga pun harus bersedia daerah tempat tinggalnya ditata ulang, biar lebih aman.

When it’s illegal but legal at the same time…

For Morroco. 
100 buat kamu yang nebak bahwa kita mau ngomongin ganja :)). Yep, Maroko baru aja meresmikan laboratorium pertamanya buat melakukan penelitian penggunaan ganja untuk medis dan industri lainnya seperti makanan. Fyi, Maroko jadi negara Muslim pertama lho yang membuka lab ganja buat medis dan makanan. Adapun penelitiannya itu dilakukan di laboratorium di Chefchaouen yang emang udah dapet izin buat meneliti ganja dalam industri dan kedokteran sejak Oktober 2022. Kalo menurut otoritas setempat, zat dari ganja bakal dipakai buat memproduksi banyak jenis makanan, medis, dan paramedis. Soalnya, kan emang ganja udah terbukti punya banyak manfaat buat meredakan sakit. Tahun lalu, Maroko juga meluncurkan penggunaan ganja medis dan industri. Bahkan, pemerintah juga udah mengeluarkan UU yang melegalkan penggunaan zat ganja di sektor industri dan obat-obatan. But, it’s not totally legal, gengs, karena Maroko masih melarang penggunaan ganja buat tujuan rekreasi.

“Saya enggak ngerti, enggak ngerti.”

Gitu guys kata Mantan Bupati Sidoarjo, Jawa Timur, Saiful Ilah pas ditanya soal kenapa doi harus balik lagi dipenjara setelah bebas murni pada 7 Januari tahun lalu. Jadi guys, Pak Saiful ini adalah Bupati Sidoarjo periode 2010-2015 dan 2016-2021. Doi kemudian kena kasus dugaan suap terkait proyek infrastruktur di Sidoarjo dan udah bebas. Tapi dari hasil pengembangan kasus sama KPK, ditemukan bukti bahwa doi diduga menerima gratifikasi hingga Rp 15 miliar. Makanya ditahan lagi.
 
When your boss already explained your assignment for the 10000th times…

Announcement


Thanks to adzrash & someone for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

If you are trying to eat healthy, try greek yogurt.
Advertisement