Pesawat Susi Air Dibakar Oleh KKB di Papua

278

Now we’re jumping into: The story of Susi Air….

Yang Dibakar Kelompok Kriminal Bersenjata Papua.
Yoi. Parah banget deh, guys. Kemarin banget nih, pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI 9368 dibakar sama Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua Pegunungan.

HAH Gimana ceritanya? 
Well ceritanya tuh gini, guys. Pagi-pagi sekitar pukul setengah 6 pagi WITA, pesawat Susi Air lepas landas dari Bandara Mozes Kilangin, Timika, menuju Bandara Paro di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Semuanya normal aja, take off lancar, terus landing di Bandara Paro jam 6.17 WITA dengan aman. Nah tapi, diketahui nggak berapa lama itu pesawat hilang kontak, guys. Dan beberapa jam setelahnya, Polres Kabupaten Nduga melaporkan bahwa Susi Air itu ditemukan dalam kondisi terbakar, masih di lapangan terbang Bandara Paro tadi.

Kok bisa???
Well, sampai sekarang pihak kepolisian dan Susi Air masih cari tahu penyebab terkbakarnya ini pesawat tuh gara-gara apa. Tapi kalo keterangan dari pihak Susi Air sih, pesawat itu nggak punya gangguan teknis, guys. In that sense, besar kemungkinan ada sabotase yang terjadi di sini. Dan sabotase itu mengarah ke Kelompok Kriminal Bersenjata aka KKB di bawah pimpinan Egianus Kagoya.

WHAT???
Itu baru dugaan sementara, guys. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Prabowo bilangnya dugaan itu masih terus didalami sama pihak kepolisian. Tapi kemungkinannya emang ada, secara wilayah itu emang masuk dalam markas KKB tadi. KKB juga diduga bawa GPS pesawat itu ke hutan. Nah yang harus kamu tahu adalah, seiring dengan berkembangnya kasus ini, nggak berapa lama, jubir kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (which KKB ini jadi salah satu bagiannya) akhirnya ngaku bahwa emang mereka yang bakar pesawat Susi Air itu, guys.

HAH???
Iya. Jubir mereka, Sebby Sembom menyebut emang benar pesawat tersebut dibakar oleh pemimpin KKB, yaitu Egianus Kogoya, dengan alasan yang masuk akal. Nggak dijelasin secara detail sih masuk akal yang  mereka maksud di sini tuh gmana, cuman Sebby bilangnya Lapangan Terbang Paro tuh masuk dalam wilayah peperangan, dan Daerah Pertahanan III KKB Derakma Ndugama. Lebih jauh, KKB juga request
Advertisement
 supaya TNI-Polri enggak mengusik masyarakat sipil. Nggak usah ada yang ditangkap, nggak boleh interogasi, dan nggak boleh nembak sembarang orang warga Papua, karena “Masalah kalian tuh sama kita,” gitu kira-kira, guys.

Serem amat….
Wait until you hear about: 5 penumpang di sana termasuk satu pilot berkebangsaan NZ atas nama Kapten Phillips Max Martin tuh sampai sekarang masih disandera sama mereka, guys. Adapun lima orang penumpang ini adalah Demanus Gwijangge, Minda Gwijangge, Pelenus Gwijangge, Meita Gwijangge, dan Wetina W. Salah satu dari mereka tuh masih bayi dan sampai sekarang masih belum diketahui keberadaannya.
 
OMG….
Menyikapi hal ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun langsung ambil tindakan, guys. Jenderal Listyo langsung mengerahkan tim, gabungan dari Operasi Damai Cartenz buat melakukan pencarian dan penyelamatan buat pilot dan lima penumpang ini. “Untuk hasilnya akan kita infokan,” kata Kapolri gitu.

Semoga nggak kenapa-napa. Anything else? 
Btw Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua tuh dari dulu sampai sekarang emang meresahkan. Nggak keitung berbagai tindak kejahatan yang dilakukan sama organisasi ini, dengan tujuan utama untuk melepaskan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Makanya, hal ini juga jadi concern tersendiri buat Panglima TNI yang belum lama dilantik, Laksamana Yudo Margono. Laksamana Yudo sendiri direncanakan bakal mengunjungi Papua nanti, guys.
Advertisement