Persepsi Korupsi di Indonesia Turun Dan Jadi Yang Terburuk, Sidang Duplik Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua, Peringatan Radiasi Di Australia, Makanan Yang Meningkatkan Resiko Kanker

433

Good morning

Say hello to Thursday everyone. The weekend is almost here, so if this week feels dull for you, hang in there. Let’s start the day with so many updates from Sambo to corruption. Let’s catch up!

Now, let’s talk about the elephant in the room….

Aka corruption.
Yep. Suka sedih plus kesel plus marah kalau udah ngomongin korupsi yah, guys. Kayak nggak ada abisnya gitu :(, baik itu pejabat publik, pengusaha, bahkan sampai kalangan akademisi juga terjerat dugaan kasus korupsi. Dan yang bikin makin sedih, dari hasil riset terbaru yang dilakukan, diketahui indeks persepsi korupsi di Indonesia tuh turun, gengs, dan jadi yang terburuk sepanjang sejarah Reformasi.

HEMMMM….
Iya. Same old story rite? Ehehehe. Korupsi emang masih jadi PR yang yang harus kita beresin sama-sama nih, karena emang segenting itu dan seserius itu masalah korupsi tuh. Adapun dari data yang dihimpun oleh Indonesian Corruption Watch, dari Januari-Juni 2022 kemarin aja, udah terdapat at least 252 kasus korupsi. Terus, udah ada sampe 612 orang jadi tersangka terkait korupsi dengan potensi kerugian negara mencapai 33.6 triliun Rupiah. Crazy, isn’t it?

Crazy….
Yep, mulai dari kepala daerah kayak Bupati Memberano Tengah Ricky Ham Pagawak dan Bupati Bogor Ade Yasin, terus dugaan korupsi di Pertamina juga ada. Nggak cuman itu, Rektor Universitas Lampung Prof. Karomani juga ditangkap KPK dengan dugaan suap dan gratifikasi seleksi masuk mahasiswa barunya Unila, gengs. Oh iya, masih di tahun 2022 kemarin juga, muncul juga nama Surya Darmadi, sosok di balik kasus korupsi terbesar sepanjang sejarah dengan dugaan kerugian negara sebesar Rp 78 triliun.

Shizzz…..
Berangkat dari dugaan kasus-kasus korupsi yang ditemukan di atas, maka lembaga Transparency International akhirnya bikin riset secara mendalam terkait indeks persepsi korupsi di Indonesia ini, gengs. Dalam riset ini, mereka mengukur indeks korupsi di dalam sistem politik tuh gimana, terus seberapa parah sih korupsi di suatu negara, dari sudut pandang bisnis gimana, dll. Hasilnya, indeks persepsi korupsi di Indonesia turun, guys.

Is it a bad thing or good thing?
Bad. Very badWell, jadi dalam pengukurannya, Transparency International tuh kan ngurutin 180 negara yang punya tingkat korupsi di dunia, yah. Nah berdasarkan analisis yang udah mereka lakukan, mereka akhirnya ngukurnya tuh dengan penilaian 100 tuh berarti bebas korupsi, 0 berarti korupsinya parah bnaget, Sedangkan, dari skor Indeks Persepsi Korupsi tahun lalu yang mencaapai 38, tahun ini kita ada di skor 34, gengs. Yep, menurun. Dan jadi skor paling jelek sepanjang sejarah Reformasi 1998 lalu.

OMG….
Secara spesifik, ada tiga indikator yang diketahui merosot cukup tajam di 2022 lalu, which is korupsi dalam sistem politik, pelaku usaha, dan suap untuk izin ekspor/impor yang turun dari skor 48 jadi 35. Terus korupsi di Indonesia berdasarkan riset ini juga turun dari skor 32 ke 29. Makanya, Managing Director of Paramadina Public Policy Institute, Ahmad Khoirul Umam bilangnya demokrasi di Indonesia ini udah jadi masalah serius, gengs.

Ya iyalah….
We know rite. Lebih jauh, Pak Umam juga bilangnya demokrasi tuh nggak sebatas pemilu aja, gengs. Tapi lebih dari itu, demokrasi tuh juga kudu dipahami sebagai adanya aturan hukum, kebebasan pers, dan semangat masyarakat sipil. Not to mention melemahnya pengawasan terhadap demokrasi itu sendiri. Contohnya kayak pelemahan KPK yang rame belakangan ini, terus wacana perpanjangan periode presiden, penundaan pemilu, dan Pemilu serentak. Semuanya tuh rentan kena dugaan korupsi, gengs.

Pelemahan KPK yaa….
Yep. Ketua Pusat Kajian Antikorupsi UGM Totok Dwi Diantoro menyebut dengan adanya pelemahan KPK ini, maka komitmen pemberantasan korupsi yang selama ini digaung-gaungkan pemerintah juga semakin melemah, guys. Adapun kelemahan komitmen ini bisa diliat dari berbagai kebijakan yang kayak bertolak belakang sama upaya pemberantasan korupsi. Revisi UU KPK kemaren misalnya. Padahal, Pak Totok bilang peran KPK tuh penting banget. Terus kalau KPK dilemahkan, gimana kita bisa memberantas korupsi gitu kasarnya.

Terus harus gimana dong? 
Well, masih dari keterangan Pak Totok, Pak Totok menyebut kudu ada langkah yang berani gitu lo yang mengatur khusus soal konflik kepentingan yang terjadi di Indonesia. Kalau ngomongin peraturan emang udah ada sih, gengs. Contohnya UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan sama ada Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 37 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Penanganan Benturan Kepentingan. Tapi kata Pak Totok, semuanya belum secara tegas mengatur soal konflik kepentingan ini, gengs. Makanya perlu ada langkah berani tadi yang harus dilakukan.

I believe KPK has a say…
Ada dong. Disampaikan oleh Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, salah satu alasan kenapa indeks persepsi korupsi tuh bisa turun gara-gara sampai sekarang nggak ada larangan politisi merangkap jadi businessman, gengs. Padahal, pelaku usaha tuh dealing with banyak banget intrik-intrik politik. Tapi ya gitu, sampai sekarang emang belum ada nih terobosan buat bergerak dan berubahnya kalau kata Pahala.

Terus kalau dari sisi politik?
Nah soal ini juga. Di sini KPK tuh ngeliatnya akar masalah korupsi di sektor politik tuh salah satunya ada di pendanaan partai politik. Secara namanya parpol tuh nggak ada sumber uang kecuali dari pemerintah yekan, tapi semua orang mau partainya jadi partai yang kuat, nah di sini titik riskannya, gengs kalau kata Pahala. Apalagi kalau pendanaannya udah nggak transparan, maka kader-kader mereka di DPR/D itulah yang diminta pertanggungjawaban. In that sense, Pahala bilangnya kudu ada harmonisasi kebijakan antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, supaya nggak tumpang tindih, supaya operasional pemerintah juga lancar dan meminimalisir potensi korupsi.

I see. Anything else? 
Btw kamu masih ingat dong sama statement-nya Menko Marves, Opung Luhut Binsar Pandjaitan beberapa waktu lalu yang ngomong kalau Operasi Tangkap Tangan aka OTT yang dilakukan KPK tuh bikin citra negara jelek? Nah seiring dengan menurunnya indeks persepsi korupsi di Indonesia, Menko Polhukam Mahfud MD juga bilangnya udah nggak surprised lagi sama hasil ini since tahun lalu tuh banyak banget OTT dilakukan, gengs. Kemarahan publik naik, persepsi juga akan jelek, kata Pak Mahfud.

Here’s one last step…..

Before Vonis Hakim Diputuskan,
On Ferdy Sambo’s case.
 
Yep. Kasus Pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat akhirnya bakal segera ketemu conclusion-nya nggak lama lagi, gengs. Nah sebelum sampai ke conclusion alias putusan majelis hakim, Selasa kemarin nih, berlangsunglah sidang duplik untuk Ferdy Sambo, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf di mana disebutkan kalau Jaksa Penuntut Umum tuh menggelikan sekaligus menyedihkan.

Wait I need some background. 
Sure. As we all know dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat yang terjadi 8 Juli 2022 lalu, Jaksa Penuntut Umum beberapa waktu lalu akhirnya menyatakan kelima terdakwa which is Ferdy Sambo, Kuat Maruf, Bripka Ricky Rizal, Putri Candrawathi, dan Bharada Richard Eliezer secara sah dan meyakinkan bersalah atas kejadian ini. Lebih jauh, JPU juga menuntut hakim menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup untuk Ferdy Sambo, 12 tahun untuk Richard, dan 8 tahun untuk Putri Candrawathi, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf.

Okay….
Nah yang harus diingat adalah, ya itu tadi. Ini baru tuntutan jaksa, guys. Belum sampai ke vonis hakim. Adapun sebelum sampai pada vonis hakim, ada lagi pembacaan nota pembelaan aka pledoi, terus ditanggapi jaksa penuntut umum dengan pembacaan Replik, dan ditanggapi lagi oleh pihak terdakwa dengan pembacaan Duplik. Yang merupakan tanggapan dari pembacaan Replik beberapa waktu lalu, gengs.

Tell me.
Sure. Jadi sebelum akhirnya sampai ke pembacaan duplik, beberapa waktu lalu tuh Jaksa Penuntut Umum aka JPU udah meminta hakim buat menolak nota pembelaannya kelima terdakwa ini. Alasannya adalah karena pledoinya Ferdy Sambo tuh menurut JPU nggak punya dasar yuridis yang kuat, dan dikhawatirkan bisa mengugurkan tuntutan jaksa ke FS waktu itu.That being said, JPU meminta hakim supaya menjatuhkan vonis sesuai sama tuntutan mereka, which is hukuman penjara seumur hidup.

Kalau ke yang lain? 
Ke yang lain juga sama. Kayak ke Putri Candrawathi, di mana jaksa menilai pledoinya PC tuh juga nggak punya dasar yuridis yang kuat. Bahkan, JPU juga menilai pelecehan seksual yang selama ini diklaim sama PC tuh cuma khayalan aja, guys. PC dinilai sering memberikan keterangan yang berubah-ubah dan hal itu merupakan bagian dari siasat jahatnya PC. Hal inilah yang bikin jaksa yakin kalau PC emang terlibat dalam pembunuhan berencana ini. Terus ke Ricky Rizal dan Kuat Maruf juga gitu. Nota pembelaan yang mereka sampaikan disebut nggak berdasarkan dasar hukum yang kuat.

How about Richard? 
Sama. Jaksa juga meminta majelis hakim buat menolak aja nota pembelaannya Richard Eliezer, dan meminta Richard tetap dinyatakan bersalah untuk kasus ini. Alasannya, terlepas dari Richard adalah justice collaborator aka saksi pengungkap dalam kasus ini, jaksa menilai apa yang dilakukan Richard tuh bukan karena dia takut buat nolak perintah FS, atau relasi kuasa yang selama ini diomongin sama timnya Richard, tapi lebih ke Richard yang pengen nunjukin loyalitasnya ke Ferdy Sambo. In their words, jaksa bilangnya, “Dan apakah karena ikut dengan saksi Ferdy Sambo, dapat dibenarkan untuk melaksanakan permintaan saksi Ferdy Sambo yang tidak sah atau melawan hukum? Jawabannya tentu tidak dapat dibenarkan.”

Okay terus terus? 
Nah setelah pembacaan Replik dari Jaksa Penuntut Umum, sekarang balik lagi ke sisi terdakwa yaitu pembacaan duplik, gengs. Adapun Selasa kemarin itu yang digelar adalah Duplik untuk terdakwa Ferdy Sambo, Kuat Maruf, dan Ricky Rizal. And as always, we’ll get you through this. Kita mulai dari the one and only Ferdy Sambo yah. Dalam dupliknya, kuasa hukum FS, Arman Hanis di awal-awal tuh udah nyindir JPU atas replik mereka yang cuma dibalas sepanjang 19 halaman dari pledoi sepanjang 1.178 halaman. Yep, dari pledoi ribuan halaman, cuman dibalas 19 halaman aja tuh kayak… “Are you kidding me?” gitu.
Advertisement

Emang apa aja isinya?
Well, dalam sidang kemarin, kalau kata Pak Arman, replik dari Jaksa Penuntut Umum tuh nggak memuat hal-hal substantif yang terdapat di dalam nota pembelaan mereka, guysIn that sense, tanggapan jaksa tuh bahkan nggak menjawab nota pembelaan mereka yang ribuan halaman itu. Nggak cuma itu, Pak Arman juga bilang itu tanggapan jaksa serampangan bener, lempar tuduhan kosong seolah tim kuasa hukum mempertahankan kebohongan Sambo, bahkan malah melebar ke penyerangan profesi advokat.

WOW okay….
Makanya, Arman Hanis bilang replik dari JPU itu dibuat cuman gara-gara mereka frustasi aja udah. In his words, Pak Arman bilangnya gini: “Penuntut umum terlihat frustasi karena semua dalilnya terbantahkan. Dan sialnya lagi, di saat bersamaan tidak mempunyai bukti dan dalil yang cukup untuk menutupinya”. Dari sini, Pak Arman Hanis meminta hakim buat nge-skip aja replik dari jaksa penuntut umum tersebut deh,

That’s quite intense yha…
We know, rite? Di sidang pembacaan duplik untuk terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Maruf juga gitu, gengs. Mereka juga meminta hakim untuk menolak semua replik yang diajukan Jaksa Penuntut Umum. Bahkan, di case-nya Ricky Rizal, kuasa hukum Ricky, Erman Umar menyebut tuntutan buat kliennya tuh cuman didasarkan pada sikap ‘pokoknya dan pokoknya’ tanpa ada alat bukti dan fakta persidangan. That being said, Erman bilangnya penuntut umum tuh udah mencederai penegakan hukum di Indonesia.

Really???
Nggak sampai di situ, Erman dan kuasa hukum Ricky Rizal bahkan dalam keterangannya sempat mengutip ayat suci Alquran, which Surah Al-Baqarah ayat 191 yang bilang “Fitnah lebih kejam daripada pembunuhan”. Trus, ada juga Erman ngutip Surah An-Nahl ayat 90 yang bunyinya kayak gini: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kamu kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran’”. In that sense, Erman bilangnya ya Ricky Rizal tuh difitnah, gengs. Makanya, Erman dan tim kuasa hukumnya minta kliennya itu dibebaskan, dan dipulihkan hak-haknya dalam bermasyarakat. Kuat Maruf juga sama, minta dibebaskan, dan minta hakim menolak seluruh replik dari jaksa penuntut umum.

Got it. Anything else I should know?
Btw in case you noticed something is missing, sidang duplik untuk Putri Candrawathi dan Richard Eliezer tuh baru bakalan digelar hari ini, gengs. Abis itu kayak yang tadi dibahas, persidangan selanjutnya adalah persidangan yang kita tunggu-tu8nggu banget dari dulu, gengs. Yep, pembacaan vonis hakim. Sesuai jadwal, sidang pembacaan vonis untuk Ferdy Sambo rencananya bakalan digelar Senin,13 Februari 2023.

Now we don’t know what to do until February 13th…

What’s so “Lost and Found” in Australia?

A tiny radioactive capsule.
Yang kemudian memicu peringatan radiasi.
 
HAH? Tell me. 
Iya guys, jadi kemarin Australia lagi panik nih, gara-gara hilangnya kapsul radioaktif di sepanjang jalan raya gurun Australia sejak Jumat (27/1) lalu. Kalo menurut dugaan sih, kapsul radioaktif sepanjang delapan milimeter dan lebbar 6 milimeter itu (Yesss super tiny capsule) jatuh dari sebuah road train, which is similar like a long trailer truck gitu lo. Truk itu diketahui melakukan perjalanan sejauh 1.400 kilometer dari tambang Rio Gudai-Darri di wilayah Kimberley, Australia Barat.

Kok bisa, sih?

Kalo menurut dugaan pihak berwenang sih, getaran dalam perjalanan menyebabkan sekrup dan baut dari alat pengukur lepas sampe bikin kapsulnya jatuh. After the incident, Rio Tinto Ltd, perusahaan yang bertanggung jawab atas keberadaan kapsul radioaktif itu, meminta maaf atas kejadian tersebut.

Ya ampun, terus terus?
Nah gara-gara hilangnya kapsul ini, semua pihak ikut dikerahkan buat melakukan pencarian, guys. And you know that it’s not an easy job. Soalnya, Departemen Pemadam Kebakaran dan Layanan Darurat udah bilang kalo pencarian kapsul bakal memakan waktu lima hari buat menelusuri lagi rute perjalanan truk tersebut, disusurin pelan-pelan, kalau kata pepatah mah, “Mencari jarum di tumpukan jerami”. Terus, Darryl Ray, pengawas dari departemen pemadam juga bilang kalo pengiriman pasukan tambahan juga bakal dilakukan buat meningkatkan upaya pencarian.

WHATT?
 Sepenting itu kah? 
It is. Soalnya, kapsul radioaktif itu mengandung Cesium-137, which means ada ancaman bahaya radiasi yang terkandung di dalamnya. Kapsul perak itu sendiri memiliki diameter 6 mm dan panjang 8 mm, yang bisa memancarkan radiasi setara 10 sinar X per jam. Kalo menurut keterangan dari Laura Steen, as a Manajer Umum Layanan Radiasi Australia Barat, kapsul semacam itu biasa digunakan sebagai alat pengukur radiasi. Fungsinya, buat mengukur kerapatan dan aliran material. Biasanya sih kapsul ini banyak digunakan di pertambangan dan industri minyak dan gas.

Is it dangerous? 
BANGET. Para ahli bilang bahwa kandungan Caesium-137 yang terkandung di dalam kapsul itu bisa menimbulkan masalah kesehatan serius bagi mereka yang bersentuhan langsung, apalagi yang terpapar dalam jangka waktu lama. Terus, terekspos kandungan ini juga bisa memunculkan sejumlah masalah kesehatan kayak luka bakar kulit, sindrom radiasi akut, hingga risiko kanker yang mematikan. Lebih jauh, Layanan Radiasi Australia Barat bilang kalo berdiri dalam jarak satu meter dari kapsul selama satu jam, kamu bisa terekspos sekitar 1,6 millisieverts (mSv) atau setara sama 17 rontgen dada standar.

Any warnings to the public? 
Otoritas Australia sih udah ngeluarin sejumlah warning ke masyarakat, kalo kalo aja mereka nemuin tuh kapsul. Masyarakat diimbau buat menjauh setidaknya lima meter jika melihat kapsul tersebut. Soalnya kalo enggak, ya itu tadi, mereka bisa terpapar radiasi yang mengakibatkan luka bakar pada kulit.

Sekarang udah ketemu belum? 
Syukurnya udah, guys. Setelah pencarian super intens beberapa hari terakhir, Menteri Layanan Darurat Australia Barat, Stephen Dawson, akhirnya mengkonfirmasi kalau kapsul radioaktif itu udah ditemukan deket-deket pinggir jalan, gengs. Nah sekarang, kapsul super kecil itu lagi diverifikasi sama otoritas militer setempat, dan selanjutnya bakalan diserahkan ke tempat yang lebih aman di Perth deh. Stephen Dawson juga bilang, “Maaf banget uah bikin kalain semua panik yah,” katanya gitu. So yes, it’s safe to say everything is under control now. 

Anything else? 
Btw syukur banget kapsul radioaktif ini udah ditemukan, gengs. Soalnya, Cesium-137 yang terdapat dalam kapsul itu memiliki waktu paruh sekitar 30.05 tahun, di mana dalam tiga dekade dia akan punya setengah dari aktivitas aslinya. Which means, kapsul itu bakal jadi radioaktif selama 300 tahun ke depan.

When you reallllly love pizza…

Be very very careful guys…
 
Karena ternyata makan makanan yang ultraprocessed itu bisa meningkatkan resiko kematian karena kanker, khususnya kanker rahim. Hal ini diketahui dari hasil studi terhadap lebih dari 197ribu orang di Inggris, lebih dari setengahnya adalah perempuan.
 
Nah, kamu kepo ga guys, apa aja sih makanan yabg ultraprocessed tuh? Well, among them are prepackaged soups, sauces, frozen pizza, termasuk juga makanan ready-to-eat kayak hot dog, sosis, french fries, soda, cookiescake, permen, donat, es krim, dan baaanyak lagi. Dalam keterangan dari Dr. Kiara Chang selaku peneliti dari National Institute for Health and Care Research di Imperial College London’s School of Public Health, diketahui bahwa makanan yang ultraprocessed tuh dibuat dengan bahan-bahan industrial yang sering kali mengandung bahan kimia untuk menyesuaikan warna, rasa, konsistensi, tekstur, hingga pengawet. Makanya, menurut Dr. Kiara, tubuh kita tuh ngga bisa memproses bahan-bahan ini kayak memproses makanan segar yang nggak banyak diproses lainnya. Hal ini diperparah dengan temuan lainnya bahwa biasanya, ketika orang banyak makan ultraprocessed food, mereka jadi makan sayur dan buah-buahan lebih sedikit, hingga makin meningkatkan resiko-resiko penyakit tadi. Hiiii

“Tinggal atur saja. Kita kasih kode-kode dulu.”
 
Gitu guys kata Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh yang bilang bahwa pihaknya ingin melakukan pertemuan sama semua partai politik (parpol) koalisi pemerintah untuk bahas 2024, nggak terkecuali sama PDIP. Kata Pak Surya, pihaknya sih open banget untuk ketemu sama pihak PDIP, tinggal nunggu konfirmasi dari Bu Megawati Soekarnoputri selaku Ketum PDIP.
 
When you’re looking forward for a date…

Announcement

Thanks to Someone and Hoshi for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations
Want to boost your mood? Try these foods.
Advertisement