Wakil Menteri Ukraina Korupsi 5.9 M

23

Who’s looking for some “kesempatan dalam kesempitan”…

Everybody, meet: Wakil Menteri Infrastruktur Ukraina, Vasyl Lozynsky. 
Yang baru aja ketahuan korupsi senilai US$ 400.000 atau setara Rp 5,9 miliar. Iya, padahal negaranya lagi perang gitu.

Whaaaaat? Background please. 
Iya guys, jadi lembaga antikorupsi Ukraina baru aja menemukan dugaan penggelapan dana anggaran yang dilakukan oleh kelompok kriminal terorganisir, yang mana Pak Lozynsky jadi bagian dari mereka. Ceritanya, Pak Lozynsky ini ketauan menerima suap buat membantu kontrak pembelian peralatan dan mesin. Di dalam kontrak itu termasuk pemulihan infrastruktur penting kaya alat penerangan, pemanas dan air selama musim dingin. Sampe sekarang, pihak penyidik masih berupaya mengidentifikasi orang lain yang mungkin terlibat dalam kasus ini. Meanwhile, Lozynsky sendiri udah ditahan oleh pihak berwenang.

Tell me more.
Nah selain Lozynsky, ada nama lain yang juga jadi sorotan, yakni Menteri Pertahanan Ukraina, Oleksii Reznikov. Doi disebut juga terlibat korupsi dalam proyek pengadaan makanan dan katering senilai 326 juta poundsterling. Tapi, untuk kasus ini, Reznikov nggak secara langsung menandatangani kontrak tersebut. Dia juga ngebantah segala tuduhan dan bilang kalo tuduhannya merupakan kampanye kotor untuk merusak reputasinya.

How did the president react to all of this?
Well, Presiden Volodymyr Zelenskyy dengan gercep memecat si Wamen Infrastruktur Vasyl Lozynsky. Dia juga bilang kalo ini jadi pesan tegas buat semua pejabat yang berani melanggar prinsip keadilan. Zelenskyy juga menegaskan bahwa salah satu fokus utama pemerintahannya adalah untuk memberantas korupsi. Jadi, walaupun sekarang Ukraina lagi dilanda perang besar-besaran, pengawasan terhadap kasus korupsi nggak akan kendor.

Sad 🙁 Anything else?
Well, sama aja sama negara lain, korupsi juga merupakan salah satu masalah pelik di Ukraina, bahkan jauh sebelum invasi Rusia. Sebelum perang, korupsi di Ukraina menduduki peringkat 122 dari 180 negara menurut Transparency International pada tahun 2021. Posisi ini tentunya bikin Ukraina menjadi salah satu negara paling korup di dunia. Saking parahnya korupsi di sana, Uni Eropa sampe menjadikan reformasi anti-korupsi sebagai salah satu persyaratan utama bagi Ukraina untuk mendapatkan keanggotaan UE. Terus sejak perang dimulai, kasus korupsi mulai berkurang nih. Tapi belakangan, wartawan mulai menemukan banyak elit yang mulai korupsi lagi. Makanya, Zelenskyy berkomitmen supaya upaya pemberantasan korupsi tetep nggak boleh kendor, terutama terkait masuknya senjata dan bantuan senilai ratusan juta dolar selama perang.