Pergantian Pemimpin Baru PSSI

31

Who’s looking for a new leader?

Our National Football org.
Aka Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia aka PSSI. Yep, PSSI yang heboh banget diomongin netizen +62 sejak Tragedi Kanjuruhan beberapa waktu lalu sekarang lagi sibuk cari pemimpin baruguys. Dan sampai tahap pendaftaran ditutup, akhirnya diketahui dua nama calon Ketua Umum PSSI. La Nyalla Mattalitti dan Erick Thohir.

Background pls.
Sure, Jadi gini ceritanya, guys. Sejak terjadinya Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang dan ratusan lainnya luka-luka itu, semua mata kan tertuju ke PSSI yah. In that sense, publik menilai PSSI kudu bertanggung jawab atas apa yang terjadi kan. Puncaknya, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan aka Iwan Bule dituntut untuk mundur sebagai bentuk tanggung jawab moral atas Tragedi Kanjuruhan ini, gengs.

Okay terus terus….
Meanwhile PSSI juga ngerasa Tragedi Kanjuruhan itu udah jadi pukulan tersendiri buat sepak bola Indonesia, jadi nggak boleh ada lagi tragedi yang sampai memakan korban jiwa gini. Iwan Bule bahkan bilangnya sepak bola tuh harusnya jadi pemersatu bangsa dan menyenangkan, bukan malah jadi mengerikan. That being said, PSSI sepakat deh tuh buat memperbaiki dunia sepak bola di Indonesia. Kesepakatan ini akhirnya mereka wujudkan dalam Kongres Biasa PSSI yang digelar kemarin lusa tanggal 15.

Kongres Biasa?
Iya, namanya Kongres Biasa, yang dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali dan Ketua Komisi Olahraga Nasional Indonesia aka KONI, Marciano Norman, plus delegasi dari FIFA dan AFC serta 87 delegates lainnya. Di Kongres ini, PSSI melaporkan hasil kinerja mereka termasuk pencapaiannya apa-apa aja, termasuk laporan keuangannya juga disampaikan di Kongres ini. Nah, adapun agenda yang nggak ketinggalan kemaren adalah pembentukan Komite Pemilihan yang diketuai Amir Burhanuddin dan Komite Banding Pemilihan dengan ketua Gusti Nanda buat memilih pemimpin barunya PSSI periode 2023-2027 mendatang yang akan ditentukan lewat Kongres Luar Biasa, gengs.

Oke ada yang biasa, ada yang luar biasa yha….
Exactly. Kongres Luar Biasa ini diadain buat menentukan siapa yang bakal jadi Ketua Umumnya PSSI Terus setelah Komite Pemilihannya dibentuk kemarin, mereka akhirnya udah kerja dan membuka pendaftaran buat untuk jabatan Ketua Umum. Selang beberapa lama dibuka, akhirnya Senin kemarin pukul 6 sore, pendaftarannya ditutup, guys. Dan menghasilkan dua nama yang udah mendaftar. Yaitu Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti dan Menteri BUMN, Erick Thohir.

Wait, where is Iwan Bule?
Nggak mau maju lagi beliau, guys. Disampaikan langsung oleh Kang Iwan yang udah mengabdi dari tahun 2019 itu, doi ngerasanya udah cukup aja pengabdiannya di PSSI. In his words, Kang Iwan bilangnya, “Setelah saya melakukan salat istikharah, saya merasa pengabdian saya untuk PSSI sudah cukup maksimal. Tenaga, waktu, dan pikiran serta materi sudah saya kerahkan. Saya putuskan tidak akan maju lagi dalam pencalonan Ketua Umum PSSI dalam Kongres Luar Biasa mendatang.” Lebih jauh, meskipun nggak nyalonin diri lagi, Kang Iwan menyebut dia bakalan menyelesaikan tugasnya mengawal KLB biar terlaksana aman dan nyaman.

Ok now tell me about the candidates…
Sure. Kita mulai dari Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti. Pak La Nyalla sebenarnya bukan orang baru di PSSI, guys. Bahkan di tahun 2015 lalu, beliau dapat 94 votes out of 107 yang ended up menjadikannya sebagai Ketua PSSI. Cuman ya gitu, jabatannya nggak lama karena kemudian PSSI dibekukan dan dia dikriminalisasi sampai masuk penjara karena korupsi dana hibah (yang disebut nggak terbukti dan dinyatakan bebas murni). Nah dari situ, Pak La Nyalla jadi ngerasa masih punya ‘utang’ sama yang udah milih dia jadi ketua umum pada saat itu buat menyelesaikan tugas-tugasnya. Beliau kemudian sempat nyalonin diri di 2019 cuman kalah dari Bang Iwan Bule, guys. Nah sekarang, dia nyoba lagi deh buat jadi Calon Ketua Umum PSSI.


I see.. 
Terus kalau Mas Menteri? 
Nah surprisingly Mas Menteri BUMN Erick Thohir juga ikutan daftar nih, gengs. Dalam keterangannya, beliau ngerasa terpanggil buat membenahi segala drama dan carut marutnya dunia sepak bola Indonesia. In his words, Mas Menteri ngomongnya gini: “Sebagai anak bangsa, saya terpanggil untuk mengubah keadaan. Membuat yang bengkok menjadi lurus,” katanya gitu. Lebih jauh, Mas Erick bilangnya yang dibutuhkan PSSI buat maju tuh cuman nyali, guys. Nyali buat menerobos keterbatasan dan berani bikin eksositem yang nge-support pertumbuhan industri sepak bola nasional biar bisa bersaing di internasional, ceunah. Kongres Luar Biasa yang bakal jadi penentuannya itu sendiri bakalan digelar 16 Februari 2023 nanti, guys. Fingers crossed buat Pak La Nyalla dan Mas Erick!

Ok anything else I should know?
Anyway, dari tadi ngomongin jabatan calon ketua umum yang diisi laki-laki, ada sosok perempuan juga loh di sini, guys. Yep, ada nama Ratu Tisha, Sekjen PSSI yang mendaftarkan dirinya jadi Calon Wakil Ketua Umum PSSI. Hal ini ofc jadi pertanyaan dong. Kok ‘cuman’ wakil sii? Nah menjawab hal itu, Ratu Tisha bilangnya dia sadar masih punya banyak kekurangan. Apalagi, semua hal tuh butuh jenjang dan proses kan. Makanya diputuskanlah dia mencalonkan diri jadi calon wakil ketua. Soal mendampingi siapa ntar, “Kita lihat nanti,” kata Ratu Tisha gitu.