Perayaan Tahun Baru 2023

273

Here’s your full recap on: Perayaan Tahun Baru 2023

Happy New Year!!!
Tahun baru has officially startedguys. Namanya setahun sekali, momentum pergantian tahun emang jadi yang paling ditunggu-tunggu sih yah. Malam minggu kemaren tuh unforgattable banget lah yah pokoknya. If you’re wondering perayaan tahun baru di berbagai kota kayak apa, kita udah recap semuanya lengkap buat kamu. Leggoooo….

Tell me. 
Sure. Setelah dua tahun kemarin perayaan Tahun Baru rada anyep (thanks to pandemic), akhirnya tahun ini pecah lagi, guys. Pecahnya perayaan tahun baru ini juga udah di-acc sama Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, yang bilang nggak akan ada pembatasan. “Bebas aja. Mau ada karnaval, konser musik, semuanya yang baik-baik dibolehin deh. Asal tetap patuh sama prokes aja. Kebijakannya, bergembiralah,” katanya gitu. Makanya, pemerintah provinsi/kota, institusi terkait, plus warga juga menyambut Tahun Baru dengan penuh excitement dan suka cita.

Seru banget pasti…
Indeed. Seru banget tahun baruan kemarin, guys. Bayangin masyarakat di berbagai kota pada kumpul di titik-titik tertentu terus bareng-bareng countdown di jam 12 malem dan teriak sama-sama “HAPPY NEW YEAR!!!!” Salah satunya di Ibu Kota Jakarta. Di Jakarta, salah satu pusat perayaan ada di Bundaran HI, di sepanjang Jl. Sudirman-Jl. MH Thamrin, yang menggelar event namanya ‘Malam Muda Mudi 2023’. Event Malam Muda Mudi 2023 ini sendiri dibarengi dengan diberlakukannya Car Free Night di sepanjang jalan itu from jam delapan malam sampai dua dini hari. Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono juga ikutan event ini ditemenin Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi dan sejumlah pejabat lainnya.

I see….
Warga pun rame-rame kumpul di sana, guys. Pokoknya mulai jam tujuh malam, kawasan Bundaran HI tuh udah padet sama orang-orang yang udah kangen sama vibes tahun baruan.  Cuman ya gitu, seiring dengan ramainya masyarakat, sampah juga nggak kalah banyaknya, guys :(. Salah satu petugas kebersihan dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta menyebut sampah yang berhasil dikumpulkan tuh ada sebanyak 30 karung, yang mostly isinya gelas plastik lengkap dengan sisa ampas kopi di dalamnya (Pls tell us it’s not yours).

I swear it’s not…
Okay, karena kasian petugasnya kudu lembur beresin sampah sampai jam tiga sore kemarin, guys :((. Yang lebih parah adalah, sampah bukan satu-satunya problem di perayaan New Year’s Eve di Jakarta kemarin. Yep, selain itu, urusan rumput dan tanaman seputaran Bundaran HI tuh dilaporkan juga rusak gara-gara diinjek sama orang :((. Nah udah bikin sampah berkarung-karung, bikin tanaman pada rusak, terus crowded parah pula. Jadi after fireworks-nya keluar, orang-orang pada stuck deh di kerumunan situ sampai berjam-jam lamanya.

Ya ampun…..
Speaking of fireworks, berbeda sama keterangan Pak Muhadjir yang bilang nggak ada pembatasan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo justru mengeluarkan aturan buat memperketat penerbitan izin keramaian, guys. Salah satu implementasinya adalah dengan melarang penggunaan bahan peledak kayak petasan itu. Terus soal kembang api, penggunaan kembang api dalam skala besar juga harus ada approval dari kepolisian. In that sense, pihak yang ngajuin mau ada pesta kembang api harus bisa menjelaskan delapan hal ke pihak kepolisian. Acaranya apa, durasinya berapa lama, jumlahnya berapa banyak, jenisnya apa, tempatnya di mana, kembang apinya dapat dari mana,  identitas penyala dan penanggung jawabnya harus jelas, plus harus ada rekomendasi dari Polsek setempat. Di case-nya Bundaran HI, ya mereka fulfilled delapan poin ini, guys. Makanya kembang apinya bisa diadain dengan meriah kayak kemarin.

Terus kota lain gimana? 
Ya most likely sama sih. Contohnya kayak di Bandung dan Surabaya. Di Surabaya, Surat Edaran Kapolri tadi kemudian diteruskan jadi Surat Edaran Walikota Eri Cahyadi yang menegaskan masyarakat dilarang nyalain bahan peledak kayak petasan yang berpotensi bikin ledakan atau kebakaran. Sementara di Bandung
Advertisement
 dan seluruh kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat, bukan cuman petasan yang dilarang, kembang api bahkan juga legit dilarang. Jadi di spot-spot strategis kayak Gedung Sate, Alun-alun Bandung, Lapangan Gasibu, semuanya dilarang menggelar pesta kembang api. Oh, plus pergerakan massa pun ikutan turut dipantau. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Benny Bachtiar bilangnya hal ini dilakukan supaya nggak ada kejadian yang tidak diinginkan, guys. Mulai dari konflik sampai penyebaran virus.


But everything went well, rite?

Of course. Di berbagai kota, perayaan tahun baru tahun ini dinilai aman dan kondusif, guys. Contohnya yha di Bandung ini, di mana center-nya ada di Jalan Asia Afrika. Kondusif tuh. Lalu lintas juga relatif lancar, aman dan terkendali.  Terkait lalu lintas yang lancar ini, Wali Kota Bandung Yana Mulyana bilangnya beliau sangat mengapresiasi warga yang prefer ngabisin malam tahun baru di rumah. Jadi nggak bikin jalan macet. Di Medan juga gitu. Kondusif, aman, nggak ada yang menonjol. Sama kayak di Bandung, Kapolda Sumatera Utara Irjen Panca Putra Simanjuntak juga menyampaikan kondusivitas ini nggak terlepas dari peran masyarakat dan stakeholders terkait yang make it happen. “Terima kasih,” kata Irjen Panca.

Now tell me about 
1 Januari….
Sure. Di Surabaya, warga pada rame-rame refreshing mengunjungi Kebun Binatang Surabaya. Beneran rame, bahkan sampai siang, pengunjung yang datang udah menyentuh angka 20 ribu orang. Angka ini berkali-kali lipat dari 1 Januari tahun lalu di mana cuman ada 9 ribuan orang yang datang (Again, thanks to pandemic). Adapun pengunjung yang datang ke sana pada excited ngeliat jerapah, kuda, kasih makan rusa, gitu-gitu. Meanwhile di Jakarta, meskipun cuaca lagi hujan, ribuan orang tetep nggak mau kehilangan momen datang ke Taman Margasatwa Ragunan, Kota Tua, sampai Taman Mini Indonesia Indah. Apalagi relatif murah kan di tiga tempat itu tuh.

Got it. Anything else I should know? 
Btw kamu yang lagi liburan, udah balik ke domisili belum, gengs? Stay safe ya buat kamu-kamu yang di jalan. Karena sesuai perkiraan, puncak arus balik Natal dan Tahun Baru terjadi mulai dari kemarin jam 12 siang sampai jam 8 pagi ini. Pihak kepolisian pun udah bersiap dengan skema lalu lintas di kepadatan jalan, khususnya di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Selain itu, JasaMarga juga memperpanjang contraflow aka rekayasa lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek itu mulai dari kilometer 62 sampai kilometer 47 arah Jakarta. Pokoknya buat kamu yang lagi di jalan, make sure kendaraan kamu dalam keadaan prima, bahan bakar cukup, plus bawa bekal antisipasi rest area padat.
Advertisement