Penurunan Angka Kelahiran di Jepang

226

Who wants more babies?

Japan.
 
Yep, parah banget deh, guys. Saking rendahnya angka kelahiran di Negeri Matahari Terbit tersebut, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida kemarin menyatakan di hadapan parlemen bahwa they should reallllly do something about it. It’s now or never, katanya. Yep, PM Kishida juga bilang bahwa pemerintah udah perlu mengambil langkah mendesak dalam menangani penurunan angka kelahiran di negara tersebut. Ini gara-gara Jepang selama ini menjadi negara yang memiliki masyarakat tertua di dunia. That’s why dia mengajukan rencana buat meningkatkan anggaran sampe dua kali lipat buat kebijakan yang berkait dengan kelahiran anak. Selain itu, pemerintah juga bakal membentuk badan pemerintah baru, khusus buat menangani isu krisis kelahiran ini.
Advertisement
 
FYI guys, Jepang emang mengalami angka kelahiran terendah pada tahun 2021. Keadaan itu memicu penurunan alami populasi. Menurut catatan dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Jepang, jumlah penduduk mereka diperkirakan bakal turun dari 127,7 juta menjadi 86,7 pada tahun 2060, dan merosot lagi jadi 42,9 juta pada tahun 2110.
 
Populasi Jepang jadi menurun drastis karena banyak orang muda yang memutuskan buat nggak berkeluarga. Soalnya, keluarga dianggap jadi beban, mengingat tingginya biaya hidup di sana.
Advertisement