Ferdy Sambo Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup, Messina Denaro Ditangkap Setelah Buron 30 Tahun, Kebakaran Di Rumah Dinas Kapolda Papua, 23 Januari Akan Jadi Cuti Bersama Tahun Baru Imlek

32

Good morning

Welcome to Wednesday. Today, without further ado, we got you another roundup on Sambo’s trial. We know, we know, he’s got too many spotlights at this point, but really, the drama is just on another level. Oh, and another thing that deserve a spotlight is our cool podcast here. Listen up!

Now it’s Ferdy Sambo’s turn…..

Untuk mendengarkan tuntutan jaksa.
Yoi. Setelah kemaren kita tahu Kuat Maruf dan Ricky Rizal dituntut delapan tahun penjara oleh jaksa dalam persidangan, kemaren banget nih, giliran sang bos, Ferdy Sambo yang mendengarkan tuntutan jaksa, guysAnd guess what? Ferdy Sambo dituntut dengan hukuman penjara seumur hidup.

Wow. Tell me.
Sure. Kamu pasti masih inget guys, kalau di awal-awal kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat tuh emang banyak hal-hal suspicious all over the place kan. Mulai dari ceritanya Putri Candrawathi aka istrinya Sambo yang diperkosa, sampai cerita tembak menembak antara Brigadir Yosua dengan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu. Kemudian setelah diselidiki lebih jauh, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mengkonfirmasi dalam konferensi persnya bahwa cerita itu cuma skenario doang, guys. Dan skenario itu disusun oleh none other than Ferdy Sambo himself.

Emang plot twist banget….
We know, rite? Adapun dalam konferensi pers waktu itu, Jenderal Listyo juga mengumumkan Ferdy Sambo sebagai tersangka baru dalam kasus ini, together with Bharada Richard Eliezer, istrinya Putri Candrawathi, Kuat Maruf, dan Ricky Rizal. Kasusnya terus bergulir sampai ke pengadilan  kemaren banget nih, setelah sehari sebelumnya kita tahu Kuat Maruf dan Ricky Rizal dituntut delapan tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum. Akhirnya sidang pembacaan tuntutan untuk Ferdy Sambo pun dibacakan dalam persidangan, guys.

I expect it to be a good news….
Well, dalam keterangannya, jaksa akhirnya menuntut hakim untuk menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup buat Ferdy Sambo. Yes we repeat, Ferdy Sambo dituntut dihukum pidana penjara seumur hidup.  Adapun menurut jaksa penuntut umum, FS terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 340 subsider pasal 338 juncto pasal 55 ayat (1) KUHP. Dan dari keterangan jaksa, nggak ada hal yang meringankan sebagai pertimbangan tuntutan ini.

Kalau yang memberatkan?
Yha banyak. Selain karena obviously perbuatan Sambo tuh udah bikin Brigadir Yosua kehilangan nyawanya dan bikin duka yang mendalam buat keluarganya. Jaksa juga menilai perbuatan Ferdy Sambo tuh udah menimbulkan keresahan dan kegaduhan di tengah masyarakat, gengs. Dia juga dinilai berbelit-belit sepanjang persidangan, dan nggak pernah mau mengakui perbuatannya. Apalagi the fact that he was that ‘Kadiv Propam Polri’ back then, ofc tindakannya Sambo tuh udah mencoreng nama institusi Polri di mata masyarakat dan dunia internasional, bahkan sampai nyeret anggota Polri lainnya. Makanya sampai dituntut penjara seumur hidup.

Speaking of
 nyeret anggota Polri lain….

Selain kasus pembunuhan berencana, Ferdy Sambo juga dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 49 juncto 33 UU Nomor 19 Tahun 2016 dan terbukti bersalah melakukan obstruction of justice alias upaya menghalangi proses penyidikan. Not to mention, doi juga bikin anak buahnya di Propam Polri, penyidik dari Polres Metro Jakarta Selatan, dll semuanya ikut keseret hingga menyebabkan karier mereka di Polri juga hancur. That being said, Jaksa Penuntut Umum bilangnya gini: “Tidak ditemukan adanya alasan pembenar maupun alasan pemaaf yang dapat menghapus sifat melawan hukum serta kesalahan terdakwa Ferdy Sambo, sehingga terdakwa Ferdy Sambo dapat dimintai pertanggung jawaban pidana.” Nah setelah pembacaan tuntutan ini, Sambo diem aja, guys, tanpa ekspresi.


Wkwkwkw mamam tuh…
Nah balik lagi ke tuntutan penjara seumur hidup. Publik tuh kan dibikin bertanya-tanya yah worth it nggak sih tuntutan hukuman ini dengan apa yang udah dia lakukan. Nah menyikapi hal ini, pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti, Azhar Syahputra bilangnya tuntutan ini udah tepat diberikan, gengs. Secara, dengan penjara seumur hidup, meaning hak kemerdekaan dia udah diambil sampai dia nanti meninggal dunia. Dan sampai dia meninggal nanti, Sambo bakalan ngerasa desperate alias putus asa di dalam tahanan. Pak Azhar bilangnya hukuman penjara seumur hidup ini merupakan alternatif dari hukuman mati, yang bisa jadi pembelajaran dan perenungan, nggak cuman buat FS sendiri, tapi juga buat orang lain.

Keluarga Yosua ada tanggapan?
Ada dong. Pihak keluarga yang ngikutin persidangan dari Jambi ini menilai tuntutan penjara seumur hidup tuh masih belum setimpal dibanding apa yang udah Sambo lakukan, guys, termasuk merencanakan pembunuhan terhadap Yosua. In that sense, pihak keluarga minta jaksa supaya menuntut Ferdy Sambo dengan hukuman maksimal, yaitu hukuman matiIn her words, Rohani selaku perwakilan keluarga Yosua bilangnya, “Hukuman mati adalah hukuman setimpal bagi dia.” Makanya,  Rohani juga menyebut jangan sampai jaksa penuntut umum bikin kecewa. Jangan sampai kayak Kuat Maruf dan Ricky Rizal kemaren.

I believe pihak FS has a say….
Ya Sambo dan tim kuasa hukumnya pun nggak terima sama tuntutan ini. Tapi nggak terimanya dalam artian, “Harus seumur hidup banget nih?” Gitu. In that sense, FS dan tim kuasa hukumnya bakalan mengajukan pledoi aka nota pembelaan atas tuntutan ini di persidangan minggu depan, gengs. Di situ Hakim Wahyu Iman Santoso kasih waktu mereka satu minggu buat nyiapin pledoi itu, both pledoi Ferdy Sambo sebagai terdakwa dan pledoi dari kuasa hukumnya. Lebih jauh, Hakim Wahyu juga mempersilakan tim kuasa hukum buat nunjukkin bukti-bukti yang di persidangan lalu-lalu ditolak, guys. So, it’s fair for both parties.

Got it. Anything else I should know? 
Btw kayak yang kita bahas kemarin, Jaksa Penuntut Umum akhirnya mengungkap Putri Candrawathi tuh punya hubungan aka berselingkuh sama Brigadir Yosua kan, yang kemudian direspons sama keluarga, “Apaan banget dah?” Karena nggak berdasar sama sekali menurut mereka. Nah hari ini, yang bersangkutan alias Putri Candrawathi yang dapat giliran sidang mendengarkan tuntutan jaksa, gengs. Of course cerita perselingkuhan ini ditunggu-tunggu banget. Apakah bakal dibahas juga di sidang hari ini? Termasuk dengan skenario pemerkosaan? People are also waiting tuntutan apa yang bakal dikasih jaksa ke Putri Candrawathi. We’ll keep you updated.

What’s being the headline in Italy?

Most hunted mafia is finally arrested. 
Yup, doi akhirnya ketangkep setelah 30 tahun jadi buron.
 
Wait whaaaat?
Everybody, meet: Messina Denaro, bos mafia di Italia yang udah sembunyi selama tiga dekade belakangan ini. Jadi, a little bit about him, Denaro ini lahir di kota Castelvetrano, di Sisilia barat daya pada tahun 1962, dan ayahnya juga merupakan seorang mafia. Nah, si Denaro ini udah ngikutin jejak ayahnya di usia 15 tahun, dan sejak saat itu dia udah ke mana-mana bawa senjata. Bahkan, polisi yakin banget kalo dia melakukan pembunuhan pertamanya waktu dia masih berusia 18 tahun.
 
Seremm…
Nah, kayak di cerita-cerita mafia gitu gengs, si Denaro ini punya “guru” yang namanya Salvatore “the Beast” Riina, yang merupakan seorang mafia kejam. Sebagai anak didik, tentu Denaro pengen ngebuktiin kalo dia sama kejamnya sama bosnya. Jadi emang ada berbagai tindakan kriminal yang diyakini dilakukan oleh Denaro, salah satunya yang paling parah adalah pembunuhan massal. Namun walaupun kejahatannya muncul di banyak sidang pengadilan, orangnya nggak pernah muncul sekalipun gengs.
 
I see…
Selanjutnya, polisi juga bilang kalo Denaro jadi otak pembunuhan jaksa anti-mafia, Giovanni Falcone dan Paolo Borsellino di tahun 1992. Kasus itu juga lumayan heboh waktu itu, bahkan berujung dengan ditangkapnya Riina aka bosnya Denaro di tahun 1993. Denaro juga disebut bertanggung jawab atas pengeboman di Roma, Florence, dan Milan di tahun 1993 hingga menewaskan 10 orang. Selain itu, dia juga dinyatakan bersalah karena membantu penculikan bocah usia 12 tahun.
 
Ya ampuuun…
Sampe situ, doi belum ketangkep juga gengs. Denaro kemudian tinggal di persembunyiannya sejak tahun 1993. Terus seiring berjalannya waktu, banyaklah anak buahnya yang cepu alias ngebocorin soal aksi jahatnya selama ini. Terus yang perlu kamu tahu, selama ngumpet itu Denaro melakukan komunikasi sama mafia lainnya pake pizzini, alias potongan kertas kecil yang tulisannya berupa kode untuk dibawa oleh si pembawa pesan. Kumpulan catatan itu akhirnya ditemukan sama polisi di tahun 2006. Tapi, sampe situ dia juga masih belum ditemukan. Polisi Eropa atau Europol bahkan menganggap dia sebagai orang paling dicari di Eropa, and this week he finally got arrested. 
 
Finally…
Yep. Menurut keterangan dari Jaksa Itali, namanya Maurizio de Lucia, polisi menangkap Denaro dalam operasi khusus di klinik Kesehatan di Palermo. Klinik itu emang jadi tempat dia menjalani perawatan medis. Terus tahun lalu, emang pihak kepolisian udah dapet clue bahwa dia lagi sakit parah dan butuh perawatan rutin di klinik itu, jadi yaudah dipantau aja. Tentunya, keberhasilan penangkapan Denaro ini langsung jadi sorotan masyarakat Itali.
 
Gimana enggak sih, guys
Yoi, karena akhirnya buronan yang udah dicari selama 30 tahun akhirnya ketangkep juga. Bahkan, Perdana Menteri Giorgia Meloni sampe bilang kalo penangkapan ini jadi kemenangan buat Italia. Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto juga bilang kalo ini merupakan kemenangan negara atas mafia.
 
Anything else? 
Sebenernya, penangkapannya ini bisa jadi kemenangan atau justru ancaman buat kepolisian sih. Soalnya, selama ini dia berhasil lolos dari kejaran polisi nandain kalo dia punya banyak pengikut yang setia dan bisa aja ada efek negatifnya ke kinerja kepolisian di sana.

When fire is being the headlines….

In Papua,
Iya. Kemaren banget nih, ada api di rumah dinasnya Kapolda Papua, Irjen Mathius Fakhiri yang ended up bikin rumah itu kebakaran. Terus dari sini, Publik jadi bertanya-tanya dong, “Kok bisa? Apa ada kaitannya sama kejadian Lukas Enembe beberapa waktu lalu?” Dsb. And the answer is…..

The answer is….
Dugaan sementara sih jauh dari itu, guys. Dan belum ada jawaban pasti. Karena sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab terjadinya kebakaran. Well, in case you’re puzzled, pasca penangkapan Gubernur Papua nonaktif, Lukas Enembe karena dugaan kasus tindak pidana korupsi minggu lalu, kondisi Papua tuh diketahui emang sempat panas, guys. Massa yang diduga berasal dari simpatisannya Lukas melakukan perlawanan terhadap aparat kepolisian dan berakhir ricuh deh tuh. Cuman nggak lama, karena beberapa jam setelahnya, kondisi diketahui udah balik kondusif lagi.

Okay…
Nah terus kemarin banget nih, Papua heboh lagi, guys. Bukan gara-gara simpatisannya Lukas Enembe, tapi gara-gara rumah Kapolda Papua, Irjen Mathias Fakhiri kebakaran. Subuh pula itu, jam 4.45 WIT. Disampaikan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Prabowo, api itu asalnya dari dalam rumah yang terbakar, terus petugas yang jaga di pos langsung gercep ngecek, dan found out asal apinya ada dari bagian belakang rumah sebelah kiri. Abis deh tuh bangunan.

Ya ampunnn..
Buat memadamkan apinya, sebanyak tujuh mobil water canon, dan satu mobil penyedia air pun dikerahkan, gengs. Api akhirnya bisa berhenti di jam 5.15 WIT. Terus, polisi yang bertugas pun langsung melakukan olah TKP yah, di mana mereka masih mengumpulkan keterangan saksi. Tapi sejauh ini, polisi menduga penyebab kebakarannya adalah gara-gara korsleting alias arus pendek listrik di salah satu ruangan. Tapi masih diselidiki lebih dalam lagi penyebab pastinya, guys. Terus, thank God nggak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena eventually Pak Kapolda beserta keluarga lagi nggak di rumah kemaren. Nggak tahu pasti sih kemana, lagi nggak ada aja intinya.

Got it. Anything else I should know?
Btw sampai sekarang kondisi Papua emang udah aman dan kondusif, guys. Tapi setelah Lukas Enembe ditangkap minggu lalu, isu-isu miring soal simpatisannya juga masih terus bermunculan. Salah satunya adalah isu simpatisannya Lukas yang menolak Pj. Gubernur Papua dan bakal mengusir masyarakat yang bukan Orang Asli Papua aka OAP. Nah menyikapi hal ini, Polda Papua menegaskan hal itu adalah hoax. In that sense, Kombes Benny meminta warga supaya nggak terpancing  sama isu-isu yang nggak bisa dipertanggungjawabkan, nggak terprovokasi, dan bersikap dewasa menyikapi isu-isu yang sekarang beredar.

When you miss long weekend…

It’s here, guys! 
 
Karena kemarin banget nih, pemerintah udah fix menetapkan kalo pada Senin, 23 Januari aka Senin minggu depan tuh bakal jadi cuti bersama Tahun Baru Imlek. Yep kamu tahu kan kalo Imleknya sendiri jatuh pada Minggu, 22 Januari. Lalu besoknya, pemerintah memutuskan kalo kita bakal cuti bersama. Yeay!
 
Adapun pengumuman cuti bersama ini juga udah official banget. Secara udah tercatat dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri, yang terdiri dari Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan Nomor 1066 Tahun 2022 Nomor 3 Tahun 2022, Nomor 3 Tahun 2022 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2023.
 
FYI aja nih, Sepanjang tahun 2023 ini, pemerintah emang udah menetapkan total 24 hari libur. 16 hari di antaranya adakah hari libur nasional, terus delapan hari sisanya merupakan cuti bersama.
 
Happy holiday! 

“Jangan baper, dikit-dikit ancam bubar.”
Gitu guys kata Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera aka PKS M Kholid saat merespons statement dari Wasekjen Partai Demokrat (PD) Jansen Sitindaon yang bilang bahwa koalisi bisa bubar kalo ada yang mendominasi. Pak Jansen emang ngomong gitu sebagai respons ke politisi Nasdem Ahmad Ali yang suka bahas nama cawapres untuk mendampingi Anies Baswedan. Menurut Pak Jansen, Pak Ali nih harus hati-hati mention nama gitu, takutnya malah bubar koalisinya. Nah kata Pak Kholid, kalo koalisi itu ga boleh baper. Ga boleh dikit-dikit bahas bubar, karena semangatnya kan berjuang bersama dan menemukan titik temu. For context, koalisi mereka tuh ada Nasdem, PKS dan Demokrat.
 
Is it Partai Demokrat, or is it your ex?

Announcement

Thanks to Nanda Alhumaira for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations
Take care of your mental health, be aware of these hidden stressors.