Buku Autobiografi Pangeran Harry

56

Who just spilled the tea?

Prince Harry. Yup, through his autobiography book called “Spare”. 


HUH? Tell me. 
Asleee drama-drama Kerajaan Inggris nih 11-12 yah sama drama menjelang pilpres di negeri Wakanda, guys. Jadi baru aja, Pangeran Harry nge-spill banyak hal tentang Kerajaan Inggris dan kehidupan pribadinya. As you guys know, Pangeran Harry kan udah resmi ninggalin jabatan dan tahtanya di Kerajaan Inggris belum lama ini. He chose to live happily ever after sama istrinya, Meghan Markle dan tinggal di California, Amerika Serikat. Katanya sih, mereka mau hidup mandiri dan jauh dari embel-embel anggota kerajaan. Lebih spesifiknya, Istana Buckingham mengumumkan pada 18 Februari 2021 kalo kedua pasangan itu nggak lagi melayani tugas-tugas kerajaan.
 
Go on. 
Meski udah pindah ke Amrik, namun Pangeran Harry masih pulkam kok guys, kayak pas kakeknya Pangeran Philip meninggal, dan neneknya Ratu Elizabeth II juga meninggal beberapa waktu lalu. Tapi, yang bikin heboh baru-baru ini adalah ketika Pangeran Harry nge-spill rahasia keluarga Kerajaan Inggris dan berbagai unek-uneknya dia tentang Kerajaan selama ini.
 
SPILL THE TEA, PLEASE! 
There are lots of rahasia Kerajaan yang dibocorin. Pertama, Harry bilang kalo William menyerangnya secara fisik. Ini yang paling bikin heboh. Harry bilang kalo William mendorongnya sampe dia jatuh ke lantai dan menimpa mangkuk makanan anjing. Dan serangan ini ternyata tak lain dan tak bukan adalah soal istri Harry, Meghan. William bilang bahwa Meghan itu “difficult” “rude” dan “abrasive”. Di buku itu juga diketahui bahwa keduanya memanggil each other dengan panggilan “Willy” buat William dan “Harold” buat Harry.
 
The father also begged to his sons. 
Hal lain yang dibahas adalah ketika Prince Harry mau pulkam buat menghadiri pemakaman kakeknya alm. Prince Philip. Jadi waktu itu, Harry dan Meghan Markle sebelumnya baru aja melakukan wawancara sama Oprah Winfrey yang isinya juga kontroversial. Nah pas nyampe Inggris, Harry diajak sama Raja Charles untuk duduk bareng sama William juga untuk membahas beberapa hal. Menurut pengakuan Harry sih, bokap sama bronya itu udah keliatan “siap untuk berkonflik” dan dianya juga lagi dalam kondisi yang nervous, sedih, dan “menahan emosi” untuk menjelaskan soal wawancaranya sama Oprah itu. Dalam kesempatan tersebut juga Harry bercerita bahwa ayahnya meminta pada anak-anaknya supaya “plz banget jangan bikin masa-masa terakhir di hidup gue penuh penderitaan.”
 
I also heard about the jokes…
Yep, not so funny jokes actually. Jadi Pangeran Harry juga cerita bahwa ayahnya suka bercanda soal mantan pacarnya Putri Diana, ibu mereka. To be exact, selingkuhannya yaitu Mayor James Hewitt yang berambut merah. Nah karena rambutnya Harry juga merah, Charles katanya suka bercanda, “Bener ga nih gue bokap lo? Siapa tau bokap asli lo di Broadmoor,” which refers to Hewitt.
 
Jir becandaan dark dan ga lucu…
Yea wellthe king and his sense of humor lah ya… Nah, talking about the king, ternyata Willy dan Harold juga pernah meminta kepada bapaknya supaya engga nikahin istrinya saat ini, Camilla Bowles. Harry pernah bilang ke ayahnya buat nggak menikahi Camilla, karena dia takut punya ibu tiri jahat. Ternyata, William sendiri udah lama curiga soal perselingkuhan Charles dan Camilla. Dia pun ngerasa bersalah karena malah diem aja dan nggak ngelakuin apa-apa.
 
In the context of Taliban.. 
Pangeran Harry juga nge-spill soal klaimnya yang telah membunuh 25 orang tentara Taliban saat bertugas di Afghanistan. Dia bilang, dia dengan gampangnya menyerang pasukan di sana karena dia ngeliat mereka sebagai bidak catur, bukan kayak manusia. In his words, “Ga mudah membunuh orang kalo kita ngeliat mereka sebagai manusia. So instead, diliatnya kayak biduk catur yang kabur dari papannya. Angka 25 ini gue ngga bangga, tapi ngga nyesel juga. Pokoknya pembunuhan ini buat gue adalah menewaskan yang jahat demi kebaikan.” Of course, pernyataan ini pun memicu kritik dari beberapa tokoh keamanan dan militer Inggris, dan yang pasti kecaman juga dari Taliban.

 
And there are still many more… 
Lanjut lagi yang seru adalah soal the beef between Meghan Markle and Kate Middleton. Jadi ternyata guys, pas Harry sama Meghan nikah di tahun 2018, Kate kan lagi hamil, terus Meghan bilang bahwa Kate pasti lagi mengalami “baby brain” aka kondisi di mana seseorang mengalami susah mikir gara-gara hamil. Nah Kate bete banget sama statement itu sampe minta Meghan minta maaf, to which she responds, “W emang ngomong begini ke temen-temen w yang hamil.” Terus Pangeran William belain Kate dengan nunjuk jarinya ke arah Meghan sambil bilang, “U kasar banget. Kita ngga gitu mainnya di Inggris,” to which she responds, “plz gapake nunjuk bro.” Terus yaudah Meghan bilang bahwa dia ngga maksud nyakitin Kate dan lmk aja apa yang menyinggung supaya ngga dilakukan lagi di kemudian hari. Pertemuan ini kemudian ditutup dengan pelukan. Kind of.
 
Geez the drama…
Harry juga cerita bahwa dia pernah pake kokain di umur 17 tahun, dan pake lagi beberapa kali ever since. Tapi, Harry bilang bahwa pake cokain ngga seasik itu, dan as a 17-year-old-boy, dia cuma pengen coba-coba aja. Also about losing his virginity, Harry cerita bahwa dia kehilangan keperjakaannya sama perempuan yang lebih tua, di belakang sebuah pub yang berumput. WOW.
 
TMI juga ya beb…
Too much information you mean? Well, pastinya sih pihak Istana Buckingham dan Kensington masih belum berkomentar soal ini. Tapi, menurut salah satu orang dalam Kerajaan, dia membantah semua tuduhan yang dilayangkan sama Harry. Bahkan, serangan Harry ke Kerajaan Inggris dibilang bikin kondisi kesehatan Ratu Elizabeth makin parah ketika beliau masih hidup.
 
Anything else? 
Sebenernya, ini bukan kali pertamanya Harry ngebocorin kekesalannya sama Kerajaan Inggris. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Oprah Winfrey bersama istrinya, dia juga udah ngungkapin sejumlah fakta yang lumayan bikin heboh. Salah satunya soal pihak Kerajaan yang disebut rasis sama Meghan, gara-gara Meghan yang birasial.