Pernikahan Kaesang Pangarep & Erina Gudono

328

Here’s your A to Z recap on: The Royal Wedding of….

Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gudono.

Congrats, Pakde. Congrats, Bu Iriana. They officially have a new member in the family, guys. Yep, weekend kemarin, Kaesang Pangarep, anak ketiga aka bungsu Presiden Joko Widodo akhirnya resmi menikah dengan sang pujaan hati, Erina Sofia Gudono. Yha namanya anak presiden niqa, pasti nggak sama dong sama nikahannya kita-kita. Dari persiapan sampai Hari-H, mulai dari ribuan anggota TNI/Polri  sampai para menteri, semuanya ikut terlibat, guys.


Tell. Me. Everything. 
Sure. Jadi sejak pertama kali mengumumkan “we’re getting married” beberapa waktu lalu, Kaesang Pangarep, anak Presiden Joko Widodo tuh langsung menyita perhatian publik lebih dari yang sebelumnya kan. Apalagi sejak foto-foto prewedding tersebar ke media sosial, makin heboh lagi tuh netizen. Semuanya pada penasaran pernikahannya kapan, rangkaiannya bakal gimana, nikahannya di mana. Nggak terkecuali, background dari calon istrinya Mas Kaesang ini sendiri pada saat itu, Erina Gudono, seperti apa juga dikepoin.

Skim me her background pls…
Well, everybody, meet: Erina Sofia Gudono. Perempuan berusia 26 tahun asal Sleman, Yogyakarta, yang merupakan anak ketiga dari pasangan (Alm.) Prof. Mohammad Gudono dan Dra. Sofiatun. Lahir dan tumbuh di keluarga akademisi, background pendidikan Erina bakal bikin kamu mikir, “Keren sih ni orang,” guys. Yep, mulai dari S1 di UGM, terus lanjut S2 ngambil Public Administration di Columbia University. Nggak cuman itu, Erina juga pernah ikutan short course di bidang business and management di Hong Kong, plus ngikuti student exchange di Showa Women’s University di Jepang. Belum selesai, selain cemerlang di akademik, Erina ini diketahui aktif juga dalam project-project sosial. Kayak kegiatan sosial Kisah Kasih yang fokus di nge-optimize UMKM di masa Covid-19. Bahkan nge-initiate sendiri sebuah movement di bidang pendidikan namanya Komunitas Sekolah Marjinal. Namanya mulai naik dikenal publik waktu jadi finalis Puteri Indonesia mewakili provinsinya, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan berhasil masuk 11 besar.

Emang keren sih…
We know, rite. Apalagi di seluruh prosesi rangkaian pernikahan kemarin, all eyes were on her. A little context, pernikahan ini pake adat Jawa gitu, guys. Dimulai dari pengajian, terus dilanjutkan dengan prosesi pemasangan bleketepe yang jadi simbol pernikahan Erina dan Kaesang diharapkan bisa membuang hal buruk dan mempererat tali silaturahmi. Lanjut ke langkahan since Erina punya dua kakak dan dia yang duluan nikah, jadi mohon doa gitu deh. Terus siraman, Midodareni, sampai akhirnya akad nikah yang digelar Sabtu kemarin di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo, Yogyakarta dan Resepsi “Ngunduh Mantu” di Solo besokannya.

Gimme more detail pls. 
Sure. Jadi puncak acara ini berlangsung Sabtu-Minggu kemarin, guys. Karena ada acara ini, dari beberapa hari yang lalu, pengamanan di Yogyakarta dan Solo pun ditingkatkan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa turun langsung ngecek kondisi lapangan di mana sebanyak 10.800 personel gabungan TNI/Polri pun diturunkan untuk mengamankan lokasi. Syukurlah acara dua hari kemarin berjalan lancar, guys. Akad nikah yang khidmat, dengan saksi Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dari pihak Kaesang dan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno dari pihak Erina. Wakil Presiden KH. Maruf Amin sendiri bertindak sebagai  khatib nikah. Kaesang dan Erina pun resmi jadi pasangan suami istri. SAH!!
Advertisement

SAH!!!!
Terus abis akad nikah, acara dilanjutkan dengan Tasyakuran dan Resepsi ‘Ngunduh Mantu’ yang punya beberapa prosesi didalamnya. Kayak Gepyokan, Sungkeman, Tumplak Punjen, Nyebar Udik-Udik, sampai Kirab Pengantin. Kirab Pengantin ini yang jadi highlight kemarin, guys, Di mana newly wed ini naik kereta kencana yang ditarik enam ekor kuda dari Loji Gandrung sampai ke Puro Mangkunegaraan. Keliling kan tuh, masyarakat pun jadinya excited ikut bahagia atas pernikahan ini, guys. Iya, jadi kayak pesta rakyat jatohnya. Adapun tamu undangan dalam acara Ngunduh Mantu ini diperkirakan mencapai 6.000 orang.  Udah disiapin juga shuttle bus buat mereka pergi ke lokasi acara buat menghindari kemacetan, plus harus bawa undangan. Cuman ada satu larangan aja di sini, guys. Tamu undangan yang hadir nggak boleh pakai batik motif Parang Lereng di mana motif itu supposed to dipakai sama raja dan keturunannya aja. Makanya nggak boleh dipakai sama sembarang orang.


I see. Any words?
Disampaikan langsung oleh yang punya hajat, yaitu Presiden Joko Widodo, pihaknya emang sengaja bikin pernikahan ini kental dengan adat dan budaya supaya budaya yang ada tetap terjaga, guys. In his words, Pakde bilangnya gini: “Ngunduh mantu Kaesang Pangerep dan Erina Gudono sekaligus kita nguri-uri kabudayan, merawat kebudayaan memelihara kebudayaan karena budaya adalah warisan para leluhur kita.” Lebih jauh, Presiden Jokowi juga menyebut kecintaan pada budaya harus ditunjukkan supaya identitas dan jati diri bangsa kita tuh bisa naik lagi lewat budaya ini sendiri, gitu.

As we should, pak. Anything else I should know?
Btw di tengah kebahagiaan dan suka cita ini, adaaa aja pihak yang salty dan mempermasalahkan keterlibatan para menteri dalam Royal Wedding ini. Iya, secara Menteri BUMN Erick Thohir tuh kan dipercaya sebagai Ketua Panitia acara yah, dibantu Kapolri, Panglima TNI, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, dll. Mereka bilangnya menteri itu udah keluar dari tupoksi mereka, guys. Hal ini lantas dibantah langsung oleh ybs di mana Pak Erick bilangnya Kaesang tuh udah kayak keponakan dia sendiri. Hari-hari main sama anaknya, Aga Thohir. Jadi nggak ada masalah dong. Wapres Kyai Maruf Amin juga bilangnya, “Biasanya kan emang begitu. Siapa yang dekat, yang berada di lingkungannya, itu yang dijadikan panitia.” Kyai Maruf juga menekankan kinerja para menteri ini nggak terganggu dengan keterlibatan mereka di acara pernikahan ini, gengs.
Advertisement