Eksekusi Mati Seorang Pria di Iran

249

What’s causing some international outcry?

Yep, makin panas nih guys kondisi di negeri para Mullah itu. Hal ini karena baru aja, ada seorang pria yang dieksekusi mati karena menentang aturan pemerintah dan melukai seorang pasukan paramiliter.
 
Tell me more. 
Adapun eksekusi itu jadi yang pertama terkait dengan protes atau demonstrasi yang udah berjalan panas selama beberapa waktu ke belakang. Pria itu diketahui Bernama Mohsen Shekari, yang dihukum gara-gara melukai seorang anggota pasukan paramiliter Basij pada protes di Teheran. Atas tindakannya inni, Shekari dijatuhi hukuman mati pada 23 Oktober dan dieksekusi dengan cara gantung mati. Yang bikin ngerinya lagi, ini tuh jadi proses yang dilaporkan secara terbuka oleh media pemerintah.
 
Gokil…
Makanya, aksi ini langsung dapet reaksi keras dari kelompok HAM di Iran. Direktur lembaga HAM Iran Mahmood Amiry-Moghaddam bilang bahwa eksekusi ini harus disambut oleh kritikan dan reaksi internasional yang keras, karena kalo engga maka eksekusi serupa bisa terus terjadi di sana. Parahnya lagi, Shekari juga dieksekusi tanpa proses hukum atau akses ke pengacara.
 
Terus terus? 
Atas eksekusi ini, Pemerintah di negara-negara Eropa langsung mengkritik keras pihak Iran. Misalnya aja Menlu Jerman Annalena Baebock yang bilang kalo Shekari diadili secara terburu-buru. Dia juga bilang kalo rezim Iran tuh nggak manusiawi dan nggak mengenal batas. Nggak cuma itu, Jubir Kemlu Prancis Anne-Claire Legendre bilang bahwa Prancis juga mengutuk eksekusi tersebut. Meanwhile
Advertisement
, Menlu Inggris James Cleverly juga bilang kalo dia marah banget sama berita tragis soal eksekusi pertama terhadap seorang pengunjuk rasa tadi. Ada juga pihak Kemlu Republik Ceko yang bilang kalo ini insiden yang mengerikan.
 
Pemerintah Iran nggak ada respon apa gitu? 
Yaaa, sejauh ini belum sih. Palingan mantan presiden Iran Mohammad Khatami yang mendesak pemerintah buat lebih lunak terhadap pengunjuk rasa. Sementara tokoh publik Iran lainnya, baru-baru ini minta pemerintah buat ambil tindakan dan mulai dengerin tuntutan para pengunjuk rasa.
 
Anything else?
Well, as you guys know, Iran kan lagi mengalami masa demonstrasi sejak beberapa bulan terakhir. Penyebabnya adalah kematian seorang gadis bernama Mahsa Amini saat ditahan sama polisi moral. Nah, sejak demo dimulai, pihak berwenang emang udah ngelakuin tidakan keras yang mematikan. Mulai dari penahanan demonstran secara paksa sampe penganiayaan fisik. Atas hal ini, Komisaris Tinggi HAM-nya PBB udah menyatakan kalo Iran udah ada di tahap krisis hak asasi manusia. Terus, pihaknya juga menyerukan penyelidikan independent atas pelanggaran HAM yang mungkin terjadi dan dilakukan oleh para tentara.
Advertisement