Persiapan KTT G20 Di Indonesia

23

Indonesia is counting days..

On G20 Summit. 
Yup, KTT G20 yang tahun ini presidensinya dipegang oleh Indonesia, dan tepatnya diselenggarakan di Bali pada 15-16 November mendatang, tinggal menghitung hari. Makanya sekarang-sekarang ini, semua orang, literally semua pihak sedang mempersiapkan A-Znya jelang KTT G20.

Where do we start? 
Mulai dari mana, ya? Soalnya emang literally seluruh pihak lagi sibuk-sibuknya soal persiapan KTT G20. Pertama soal pengamanan. Pihak Polri bareng sama TNI udah mastiin kalo penyelenggaraan KTT G20 di Bali berjalan dengan aman, nyaman dan lancar. In fact, ada lebih dari 18 ribu personel dari TNI, Polri dan instansi lain yang ikut dikerahkan dalam operasi pengamanan gabungan untuk KTT G20.

That’s a lot.
 
Ya gimana engga gengs, karena mulai dari Elon Musk sampe Joe Biden bakal dateng, jadi wajar kalo pengamanannya nggak main-main. Bahkan, Polri juga udah latihan selama 3 hari pada 3-5 November kemaren buat persiapan KTT nanti. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bilang kalo pengamanan KTT ini punya standar internasional. Segala cara dikerahkan, termasuk menyambungkan ribuan kamera pengawas terutama di kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Terus nggak cuma itu, fasilitas command center juga dilengkapi teknologi face recognition, jadi kalo ada suspicious person yang bisa masuk daftar pencarian orang (DPO) bisa langsung ditindak sama polisi.
 
Go on…
Ditambah lagi, since banyak pemimpin negara yang dateng, Kapolri melakukan koordinasi dengan Paspampres buat mastiin titik-titik pengamanan. Nah, soal pengamanan pihak Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bilang kalo pihaknya udah komunikasi sama tim keamanan negara Rusia jelang KTT besok. Walaupun Pak Andika belom bisa mastiin Presiden Putin ataupun Zelenskyy dateng apa enggak, tapi secret service Rusia udah melakukan berbagai persiapan. Selain itu, Pak Andika juga bilang kalo ancaman siber jadi tantangan terbesar di KTT G20 ini. Tapi, BSSN, BIN dan Polri juga udah bilang kalo mereka berkali-kali mencoba simulasi buat menghadapi ancaman tersebut.

Terus? 
Selain pengamanan, so pasti Bali juga dipercantik. Misalnya mulai dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Bandara Ngurah Rai dipercantik dengan berbagai karya seni. Karya-karya seni itu bermakna sebagai gerbang persembahan buat nganter kepulangan pengunjung dengan selamat. Terus, kaya seni itu juga punya beragam makna mulai dari filosofi kehidupan manusia hingga budaya masyarakat Bali. Biar makin cantik, Bali juga dibersihkan dari sampah-sampah. Wali Kota Denpasar Jaya Negara, juga berkomitmen buat menjamin kebersihan dan kenyamanan selama KTT G20.

Okay.. Apalagi sih persiapannya? 
Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara RI, Setya Utama bilang bahwa di H-7 ini, persiapannya udah sekitar 80%. Targetnya, persiapannya udah mencapai 100% di tanggal 10 November nanti. Rencananya, di tanggal 13-14 November, rombongan delegasi udah mulai berdatangan. Nanti, delegasi bakal menginap di Hotel Apurva Kempinski, dan Indonesia sebagai tuan rumah bakal nyiapin kendaraan listrik buat hilir mudiknya para delegasi.

Terus? 
Talking about Bali, we’re also talking about penjor. Tau kan janur kuning yang banyak banget dipasang di jalan-jalan Bali? Nah, itu namanya penjor. Sekitar 1.390 penjor bakal dipasang buat mempercantik kawasan tersebut. Tapi penjor yang dipasang itu bukan penjor upacara, melainkan penjor hias. Makin deket ke KTT G20, Indonesia juga udah mengerahkan kapal hingga helikopter ke Pulau Bali. Semua persiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi segala jenis bencana maupun musibah. Pemerintah juga udah nyiapin sarana di command center, yang fungsinya buat memantau penyelenggaraan KTT G20 itu.

Anything else? 
Selama KTT nanti, polisi bakal memberlakukan skema ganjil genap di 10 ruas jalan. Tapi, nanti nggak bakal ada sanksi yang diberlakukan tapi sifatnya hanya teguran selama penerapan ganjil genap itu. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bilang dia nggak tenang kalo persiapan KTTnya belom sepenuhnya rampung.