Pemerintah Harus Lakukan Antisipasi & Mitigasi Untuk Covid-19, Mantan PM Pakistan Ditembak Ketika Konvoi, Banjir Aceh Ditetapkan Sebagai Darurat Bencana, Elon Musk Pecat 3.700 Karyawan Twitter

43

Good morning

Welcome again to Monday, everyone. It’s the new week again, so we hope you are all motivated and ready to face the day. Today we’ll be talking about something that is on the rise (not again…), shooting in Pakistan, to the flood in Aceh. Let’s catch up!

When you’ve been very excited to go to crowded places…

Covid-19 be like, “Hello, baby.” 
Yep. Akhir tahun sekarang udah makin banyak banget yah event rame-ramean digelar. Tapi di waktu yang bersamaan, angka kasus Covid-19 juga semakin melonjak, guys. Makanya banyak pihak menilai kudu ada evaluasi dari event rame-ramean ini. In that sense, apakah kita akan bikin ngegabut bikin Dalgona Coffee lagi? Eheheheh.

Hold on, I need some background here. 
You got it. Jadi after everything we’ve been through, after the highest highs and the lowest lows during the pandemic, banyak banget lah milestones yang akhirnya tercapai di tahun 2022 ini buat membuktikan bahwa negara Indonesia beneran recovered dari Covid-19: Angka vaksinasi yang semakin tinggi, Lebaran kemaren bahkan dibolehin mudik, PPKM dilonggarkan, bepergian nggak wajib Antigen/PCR lagi, sampai event-event offline dengan massa dalam jumlah besar yang akhirnya dibolehin lagi.

Akhir tahun ini parah sih event-nya….
We know rite. Dari konser musik sampai acara pemerintahan semuanya ada ygy di mana di acara itu most likely nggak ada social distancing, orang-orangnya nggak pake masker, pokoknya penerapan prokes di event sekarang minim banget lah. Padahal, Covid-19 juga masih jadi ancaman. Ditambah subvarian yang sekarang udah macem-macem banget, dikhawatirkan angka kasus Covid bakalan naik lagi, guys. Contohnya kayak yang terjadi weekend kemarin.

Oh noooo :(((
Well, weekend kemarin tepatnya di hari Jumat, terdapat 5.303 kasus baru, gengs. Terus di hari sebelumnya, kasus kematian karena Covid juga bertambah sebanyak 42 orang, angka kematian tertinggi sejak April kemarin. Oya, speaking of subvarian Covid, kamu udah tahu kan kalau sekarang ini udah ditemukan subvarian terbaru dari Omicron yang dikasih nama subvarian XBB di mana sekarang udah masuk Indonesia, guys dan dari laporan Kementerian Kesehatan, subvarian XBB udah berkembang jadi 12 kasus di mana sepuluh di antaranya adalah transmisi lokal, gengs.

So, Covid-19 is still… dangerous for us?
Yep. Tempo hari Menteri Gunadi Sadikin juga sempat bilang kan, subvarian terbaru aka si XBB ini punya potensi banget buat menyebabkan puncak kenaikan kasus Covid di Februari tahun depan, guys. Ditambah lagi, kalau kata Ketua Satgas Covid-19 dari Pengurus Besar-nya IDI, Erlina Burhan, bilangnya orang yang belum pernah terpapar Covid-19 bakalan lebih beresiko tertular lewat subvarian XBB ini, gengs. Bahkan di sejumlah negara, pasien Covid-19 subvarian ini mostly anak-anak muda. Makanya dari sini banyak pihak akhirnya mendesak pemerintah buat melakukan langkah antisipasi dan mitigasi asap, biar keadaan Covid-19 di Indonesia nggak makin parah.

Caranya?
Pertama, dengan evaluasi kegiatan yang melibatkan warga rame-ramean. Yep, hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris. Menurut Pak Charles, event-event akhir tahun ini kan banyak banget yah, satu acara yang dateng ribuan, udah gitu orang-orangnya juga nggak taat prokes. Makanya kudu ada evaluasi biar nggak ada kecolongan kasus lagi dari kerumunan massa, guys. Selain itu, vaksinasi booster juga kudu digenjot kalau kata Pak Charles, biar imunitas warga +62 juga semakin oke. Hal yang sama juga disampaikan Bu Erlina dari IDI. In that sense, Bu Erlina menyebut vaksin dosis booster tuh terbukti bisa meningkatkan kemampuan antibodi buat menetralisir subvarian XBB. Makanya kudu dipercepat.

Kalau PPKM?
Nah soal itu juga. Balik lagi ke keterangan Pak Charles Honoris. The worst scenario is, kalau Covid-19 emang bakal mencapai titik buruknya (again) dan angka kasus Covid-19 together with angka kematiannya semakin meningkat, meaning pembatasan sosial yha kudu dijalankan. In his words, Pak Charles bilangnya gini, “Karena alam penanggulangan wabah kesehatan, keselamatan warga adalah di atas segalanya.” Tapi yha dengan catatan, kalau mau pembatasan sosial tuh, segala perintilannya harus dipersiapkan dengan matang, either teknis di lapangan atau komunikasinya ke publik, kata Pak Charles.

I see. Anything else?
Fyi bukan cuman Indonesia yang lagi concern sama kenaikan kasus Covid, guys. Negeri Jiran alias Malaysia juga. Yep, mereka juga lagi struggling sama kenaikan kasus Covid-19 sebesar 16,5% dan diduga kuat gara-gara si subvarian XBB ini, guys. Di rumah sakit juga pasiennya makin hari makin nambah meskipun gejalanya ringan. Makanya Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin bilang ke warganya supaya pake masker aja dalam keadaan indoor atau lagi rame gitu. Terus, since Malaysia bentar lagi mau pemilu, Menkes Khairy juga lagi koordinasi sama KPU sana gimana caranya biar orang yang positif Covid-19 bisa tetep pake hak suaranya lewat prosedur yang disiapkan.

When things are heating up in Pakistan…

Their ex-Prime Minister, Imran Khan just got shot.
Yup, he just got shot in the leg, waktu doi lagi mimpin protes menentang pemerintah pada Jumat kemarin.

Geez…. How come? 
Oke, jadi kejadiannya waktu Khan lagi mimpin konvoi ribuan orang yang dimulai sejak awal pekan lalu, dari Lahore ke ibu kota Islamabad. Nah, konvoi itu sendiri maksudnya buat ngedesak pemerintah federal Pakistan agar menggelar pemilu lebih cepat. Ehhh tiba-tiba ada serangan dari dua orang bersenjata yang akhirnya menewaskan satu orang dan 10 lainnya terluka. Otomatis, serangan itu bikin politik Pakistan makin panas, apalagi sejak Khan lengser pada April lalu.

Go on…
Khan sendiri hanya tertembak di bagian kaki dan kondisinya sih udah stabil. Tapi, dalam serangan yang sama ada seorang warga yang meninggal dunia dan lainnya terluka akibat serangan itu. So far sih, masih belom ada penjelasan resmi soal motif serangan tersebut, tapi sekutu Imran Khan bilang kalo itu tuh upaya pembunuhan. Dari serangan tersebut, ada dua pelaku penembakan, di mana yang satu ditembak mati dan satu lagi ditangkap otoritas setempat. Menurut laporan satu pelaku menggunakan pistol dan satu lagi menggunakan senapan otomatis.

Tell me more. 
Nah, Menteri Informasi Marriyum Aurangzeb bilang kalo satu pelaku udah ditahan. Tapi surprisingly, pelaku bilang kalo tujuan doi emang cuma buat ngebunuh Imran Khan. Jujurly, serem abis.. Dia juga bilang kalo Khan itu cuma menyesatkan orang-orang dan karena hal itulah, dia nekat buat melakukan serangan itu. Dari video yang beredar, katanya sih dia marah karena konvoi yang dipimpin Khan itu memicu keributan saat azan. Tapi, dia juga bilang kalo dia cuma sendirian, tanpa ada yang bantuin. Sementara kan ada satu lagi pelaku yang udah ditembak mati tuh, tapi pihak kepolisian masih belom kasih penjelasan resmi soal itu.

Terus ?!? 
Imran Khan sendiri sih nuding kalo dalang dari serangan itu si Shehbaz Sharif, alias PM penggantinya. Khan bilang kalo Sharif mendalangi serangan itu bareng sama Mendagri Rana Sanaullah dan seorang komandan senior tentara. Khan bilang kalo mereka bertiga emang pengen ngebunuh dia. Khan juga bilang kalo lawan-lawannya itu pengen nuduh dia menodai agama, tapi nantinya bakal nyalahin ekstremis agama karena membunuhnya. Tapi, soal ini sendiri pemerintah udah ngebantah tudingan dari Khan. Pemerintah bilang kalo upaya pembunuhan dilakukan oleh ekstremisme agama.

Anything else? 
Fyi, sebenernya Imran Khan ini dilarang maju dalam pemilu dan dilarang jadi anggota parlemen sampe lima tahun ke depan. Pengumuman dari KPU itu ditolak oleh partai Khan, Partai Tehreek-e-Insaf (PTI). Akhirnya Partai Khan nyuruh masyarakat buat unjuk rasa di jalan-jalan, sebagai tanggapan atas keputusan Komisi Pemilihan Umum tadi.

Now, let’s talk about: Banjir Aceh….

Yang ditetapkan sebagai Darurat Bencana.
Iya guys, sedih banget deh. Sekarang banget nih, lagi happening banjir gede yang merendam sejumlah wilayah di Aceh dan udah bikin ribuan warganya  dievakuasi. Yang paling parah itu di Kabupaten Aceh Tamiang, sampai bupati setempat menetapkan status tanggap darurat bencana buat banjir ini, guys :(((

Ya ampun gimana ceritanya?
Yha gara-gara hujan yang di tanggal 30 Oktober lalu itu turun derasssss banget. Karena hujan deras ini, sungai-sungai of course jadi pada meluap kan. Nah karena sungai meluap, air sungai ini jadi menggenang ke mana-mana deh. Mulai dari rumah warga, pasar, sekolah, sampai ke jalan. Keadaannya mulai parah waktu hujannya nggak berhenti dan bikin beberapa tanggul yang ada di sana jebol, guys. Jadi dari yang awalnya cuman terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang aja, banjir terus meluas sampai ke Aceh Selatan, Singkil, Aceh Tenggara, dan Banda Aceh.

Parah banget emang?
It’s safe to say, yes. Di Aceh Tamiang, the whole kabupaten tuh semuanya kerendam banjir, guys, dari minggu lalu sampai sekarang belum surut juga. Malah makin hari makin naik dengan ketinggian satu sampai 1,5 meter. Makanya warga juga ngungsi kan. Per Sabtu kemarin, udah ada sebanyak 23.380 orang yang tercatat mengungsi ke berbagai posko yang disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Tamiang. Nggak cuman itu, karena keadaannya yang makin parah, pak bupati pun akhirnya take action dengan menetapkan status darurat bencana atas banjir ini.

Reallyyyy?
Iya. Bupati Aceh Tamiang, Mursil menyebut penetapan status darurat ini buat memudahkan proses kerjanya tim buat menanggulangi banjir, guys. Biar orang-orang lebih cepat dan lebih mudah dievakuasi, biar posko-posko pengungsian juga lebih banyak dibuka (Di mana sekarang udah ada lebih dari 250 posko totalnya), dan biar proses di posko itu nggak ribet. Speaking of posko pengungsian, meskipun udah ditetapkan sebagai bencana darurat, stok makanan dan kebutuhan lainnya di posko evakuasi udah mulai menipisguys :(.

Kok bisa??
Ada beberapa kendala, salah satunya adalah akses jalan. Yep, jalan nasional Banda Aceh-Medan yang jadi akses buat pengangkutan logistik dari Medan ke Aceh tuh keputus gara-gara kerendam banjir juga dan belum bisa dilewatin, guys. Sepinggang orang dewasa bahkan tingginya. Sementara stok makanan dan bahan logistik lainnya tuh mostly dibawa dari Sumatera Utara. Oya, di sekitaran jalan nasional yang banjir itu juga terjadi kemacetan parah, gara-gara sejumlah bis yang berhenti dan ngetem di situ bermalam-malam nungguin banjirnya surut. Makanya makin ketutup jalannya.

I believe the government has a say….
Of course. Merespons bencana banjir yang happening sekarang, Pemerintah Provinsi Aceh juga lagi otw ngerumusin kebijakan yang tepat biar penanggulangannya juga sesuai sambil memantau situasi dan kondisi. Disampaikan oleh Jubir Pemprov, Muhammad MTA, perumusan kebijakan dan penanggulangan ini bakal dilakukan dengan melibatkan lintas instansi dan antar kabupaten/kota, guys. Terus, pihak provinsi juga bilangnya mereka udah nurunin tim ke lapangan di wilayah yang banjirnya terbilang parah. Termasuklah di Aceh Tamiang, Singkil, dan Aceh Selatan.

Got it. Now wrap it up…
Btw dalam keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika aka BMKG, bulan November ini tuh hampir seluruh wilayah Indonesia bakalan dilanda banjir, guys. Baik dalam intensitas rendah, sedang, bahkan beberapa ada yang tinggi kayak di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, dll.

What’s doing mass layoffs?

Twitter.
Yep, masih dari dunia per-cuit-an, setelah sebelumnya memecat jajaran eksekutifnya Twitter sampe sang CEO, kini Elon Musk selaku pemilik baru Twitter melakukan pemecatan terhadap sekitar 3.700 orang atau setengah dari jumlah total karyawan Twitter. Angka ini disebut-sebut sebagai angka pemecatan yang paling besar dan berpengaruh di dunia tech company dalam satu minggu aja dan of course ini bikin semua orang shock.
 
Adapun pemecatannya itu dilakukan via email yang dikirimkan Kamis minggu lalu yang bilang bahwa kalo dipecat, maka Jumat besoknya mereka bakal dapet informasi lanjutan. Kalo engga, ya enggak. Beberapa mantan pegawai ada yang ngetwit mereka shock banget ketika tiba-tiba udah ke-logout dari email Twitternya dan dikeluarin dari grup Slack kantor. Meaning mereka udah dipecat hiks :(.
 
FYI guys, Musk sendiri membela keputusannya dengan bilang bahwa layoff ini diperlukan karena emang Twitter harus melakukan efisiensi budget. Hal ini karena yang ngiklan di Twitter makin dikit, dan apalagi bentar lagi bakal ada resesi.

“Kalau nggak tahu bilang, jangan ngarang.”

Gitu guys kata hakim yang mengadili mantan asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, Diryanto perihal CCTV di rumah dinas Sambo, di Kompleks Polri, Duren Tiga yang jadi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Pernyataan ini muncul saat tengah digelarnya sidang lanjutan atas dugaan obstruction of justice dalam kasusnya Ferdy Sambo Kamis lalu. Jadi waktu itu, Pak Hakim kzl karena Diryanto dinilai nggak jelas dalam menjawab pertanyaan yang diajukan terkait CCTV.
 
Now you know you gotta stop “mengarang bebas” during exam…

Announcement


Thanks to Nickyrendika for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Trying to lose weight? Try these exercise habits.