Indonesia Menghadapi Resiko Tinggi Polio

32

What’s coming back uninvited?

 
Baru aja kemarin, Kementerian Kesehatan aka Kemenkes mengumumkan bahwa Indonesia lagi menghadapi risiko tinggi Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio. Hal ini disampaikan sama Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu, yang bilang bahwa penyebabnya adalah imunisasi polio yang rendah di 30 provinsi dan 415 kabupaten/kota.
 
Wait, polio itu apa?
Polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Enterovirus yang bereplikasi di usus dan dikeluarkan melalui tinja. Nah virus ini bisa menyebabkan kelumpuhan. Penyakit ini bisa menyerang siapa pun, tapi emang paling banyak ditemukan di anak-anak. Penyakitnya sendiri ngga bisa disembuhin dan bakal diderita seumur hidup. Nah sebenernya guys, untuk menghindari penyakit ini tuh caranya mudah, yakni dengan divaksin polio yang keberadaannya udah tersedia secara luas di puskesmas-puskesmas…
 
Tapi…
Tapi ya itu tadi, polio yang sempat dinyatakan bebas di Indonesia diperkirakan bakal balik lagi karena cakupan vaksinasi yang rendah. Yang terbaru, kasus polio ditemukan di Aceh, ketika seorang anak dibawa ke rumah sakit dengan keluhan kelemahan gerak pada anggota badannya. Setelah dilakukan cek tinja, ternyata anak itu menderita polio guys 🙁 dan ternyata anaknya ngga memiliki riwayat vaksinasi sama sekali.
 
Ya ampun…
Makanya atas temuan ini, Kemenkes gercep bakal menggelar imunisasi massal di seluruh wilayah Aceh pada 28 November dan 5 Desember 2022 mendatang. Hal ini menyusul temuan polio tipe 2 yang diderita anak tadi. Pak Maxi menegaskan bahwa imunisasi ini penting banget, dan kalo diimplementasikan secara tepat, maka virus polio bakal tereradikasi per-2026.
 
Anyone saying anything?
Ada, our one and only wakil presiden Kiai Maruf Amin yang baru aja menginstruksikan kepada seluruh pihak terkait untuk sesegera mungkin menangani penyakit Polio. Hal ini, kata Pak Kiai, penting dilakukan supaya Polio ngga meluas dan jadi pandemi di Indonesia.
 
OK. Anything else?
So far menurut Kemenkes, cuma ada empat provinsi yang ngga masuk kriteria resiko tinggi polio. Adapun rinciannya adalah tiga provinsi yakni Jambi, Banten, dan Bali masuk kategori risiko sedang atau zona kuning. Terus DI Yogyakarta masuk kriteria risiko rendah atau zona hijau. Meanwhile sisanya ada di zona merah. Hiiii…