Gempa di Cianjur Updates

33

We’re gonna start with none other thanGempa Cianjur.

Dari update korban meninggal, sampai Presiden Jokowi yang turun tangan.
Iya. We’re still gonna talk about Gempa yang terjadi Senin kemarin itu, guys. Kemarin banget nih, Presiden Joko Widodo pun turun langsung ke Cianjur buat ngeliat langsung lokasi kejadian gempa. Nah di hari yang sama nih, BPBD Cianjur sempat blunder terkait jumlah korban yang tewas  dan bikin kzl para pejabat mulai dari Menko PMK Pak Muhadjir Effendy sampai Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Hah blunder gimana?
Jadi ceritanya tuh gini, guys. Senin sore, ada laporan dari orang di desa-desa yang menyebut ada kurang lebih 100 unit rumah yang hancur dan kurang lebih 100 orang meninggal dunia yang masuk ke BPBD Cianjur. Ternyata, angka ‘kurang lebih 100 orang meninggal dunia’ ini nggak di-asses lebih lanjut lagi. Makanya sampai ada pernyataan jumlah korban meninggal mencapai 162 orang. Informasi Angka 162 ini juga yang terus naik ke BPBD Provinsi Jawa Barat, sampai ke Gubernur, sampai ke Pak Menteri. Tapi rupanya nggak segitu, guys. Setelah diklarifikasi sama Badan Nasional Penanggulangan Bencana aka BNPB yang tektokan sama BPBD Cianjur, angka ini tuh emang pure kesalahan pencatatan aja di petugas lapangan, guys.

Terus korbannya sekarang berapa?
Well, angka ini masih bakal terus di-update sih. (Fyi maksudnya yang 162 itu 62 ygy) tapi per kemarin sore, data BNPB mencatat korban meninggal udah sebanyak 268 orang. Lebih lanjut, Kepala BNPB, Suharyanto menyebut  proses identifikasi dari para korban tewas ini masih terus dilakukan. At the moment, udah ada sebanyak 122 orang yang berhasil diidentifikasi identitasnya out of 268 tadi. Sedangkan seribuan orang lainnya luka-luka, dan sebanyak 53.362 orang harus mengungsi karena takut gempa susulan dan rumah mereka yang udah hancur karena gempa ini.

Pray for them…
We all do.  Adapun emang udah ada puluhan ribu bangunan yang teridentifikasi hancur, guys. Mulai dari rumah warga, fasilitas kesehatan. tempat ibadah, sekolah, dll. The thing is, gempa  berkekuatan 5,6 SR ini itungannya nggak terlalu gede, guys. Tapi bisa bikin kondisi serusak itu bahkan sampai Jakarta, Depok, Bogor, dan Tangsel kerasa getarannya karena gempa ini berjenis tektonik kerak dangkal atau yang bahasa ilmiahnya: Shallow Crustal Earthquake.

Apatu?
Jadi karakteristik shallow crustal earthquake ini diketahui emang dangkal banget, guys. Jadi energinya itu dari pusat yang dipancarkan, yang diradiasikan ke permukaan tanah itu masih kuat. Lebih jauh, menurut Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, struktur bangunan di wilayah terdampak itu emang nggak memenuhi standar tahan gempa. Banyak banget rumah yang dibangun nggak mengindahkan struktur tahan gempa karena pake besi tulangan atau semen yang standar.

Terus terus?
Selain itu, Pak Daryono juga bilang gempa Cianjur ini dipicu ooleh pergerakan Sesar Cimandiri di mana dalam sejarahnya, gempa-gempa di sekitar Sesar Cimandiri ini dampaknya emang nggak main-main, karena bisa memakan banyak korban dan kerusakan. Mulai dari tahun 1844, 1879, 1910, dan 1912. Nah ditambah faktor struktur rumah tadi, plus rumahnya yang terletak di daerah tanah lunak dan secara topografi juga nggak stabil, itu semua disebut sebagai faktor kenapa Gempa ini memakan banyak korban dan menyebabkan banyak kerusakan. Sampai Presiden Joko Widodo kemarin mampir langsung ke Cianjur buat ngeliat langsung keadaan dan langsung rapat di sana.

Whoaa gercep yha…

Yoi. Jadi kemarin itu Pak Jokowi gercep berangkat ke Cianjur bareng rombongan yang terdiri dari Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pak Muhadjir Effendy, Kepala BNPB, Pak Suharyanto, Kepala BMKG, Bu Dwikorita Karnawati, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Nah di sana, belio-belio di sambut KSAD Jenderal TNI Dudung Abduracahman, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kapolda Jawa Barat Irjen Suntana, dn Bupati Cianjur Herman Suherman. Lengkap, rite? Di situ, mereka langsung membahas dan Presiden pun menyampaikan instruksinya related to gempa ini, guys.


Tell me what they got…
Pertama, Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya buat segera ngebuka daerah yang sekarang masih terisolasi. “Dahulukan. Kalau perlu pakai heli, pakai heli. Kalau tidak bisa pakai darat, pakai heli,” katanya gitu. Nggak cuman itu, presiden juga meminta tenda darurat buat evakuasi para korban tuh ditambah aja. Yang kemudian dibalas sama Kang Emil, di mana sekaramg udah dibangun rumah sakit darurat, di halaman pendopo. Secara kan masih banyak yang khawatir dirawat di gedung. Terus, Pak Jokowi juga menginstruksikan jajarannya buat segera memperbaiki infrstruktur fasilitas umum atau rumah warga yang terdampak, setelah keadaan aman dan tenang. Terkait infrastuktur kembali ini, Pak Jokowi sih berharapnya bangunan yang dibangun kudu antigempa. Supaya kalau (amit-amit) gempa terulang lagi, bangunannya bisa tahan.

I see…..
Well, ada hal menarik dari kunjungan Pak Jokowi kemarin, guys. Nggak cuma rapat, Presiden Joko Widodo kemarin juga nyamperin warga di tenda pengungsian untuk bagi-bagiin makanan langsung ke mereka. Pakde juga ramah ke anak-anak, “Suka ayam ndak? “Ini ayamnya dimakan ya, masih panas lo itu,” gitu. Rombongan presiden ngasih bantuan sembako juga. Selain itu, di hadapan para warga yang lagi ngumpul, Jokowi menyebut masing-masing rumah bakalan dapat bantuan dari pemerintah buat benerin rumahnya lagi. 50 juta rupiah buat yang rusak berat, 25 juta rupiah buat yang rusak sedang, dan 10 juta rupiah buat yang rusak ringan. Tapi again, yang penting sekarang penanganan dari si gempanya dulu sih. Pembangunan kembali baru bakal dilakukan setelah kondisi aman dan tenang.

Ok. Anything else I should know?
Fyi Gempa Cianjur ini udah sampai didengar di mana-mana ygy. Nggak hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri. Tokoh-tokoh dunia pun turut menyampaikan bela sungkawa terkait peristiwa ini, guys. Salah satunya, the one and only, Vladimir Putin. Lewat Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Putin menyampaikan duka citanya ke Presiden Joko Widodo. Putin juga menyampaikan simpati dan dukungan tulus kepada keluarga korban tewas dan berharap penyembuhan secepatnya bagi mereka semua.