COP Ke-27 Bahas Krisis Iklim Digelar Di Mesir, Konflik Di Myanmar Sampai Saat Ini Belum Selesai, Aturan Pemberian Point Pada SIM, 95% Bencana Tahun Ini Adalah Bencana Hidrometeorologi Basah

60

Good morning

Welcome to Tuesday. Hang in there because weekend will come sooner than expected. On today’s newsletter we will talk about COP27, new sanction on Myanmar, SIM, to raining szn. Let’s scroll down…

Who needs your attention more than your boyfriend?

Climate change. 
Yup, climate change is real and needs our full attention. Makanya, para pemimpin dunia berkumpul dalam Conference of the Parties (COP) ke-27 yang digelar 6-18 November 2022 di Mesir.

Whoaa whoaa.. Background please.. 
Jadi, KTT ini dihadiri sama setiap perwakilan negara buat ngebahas aksi perubahan iklim. Kalo tahun lalu diadain di Glasgow, nah COP tahun ini diadain di Mesir. Konferensi di bawah naungan PBB ini sih udah ada sejak 1995. Dan dari dulu, emang concernnya soal perubahan iklim. Forum ini dihadiri sama para pemimpin dunia, politisi, pakar dan banyak expert di bidang iklim. Nah, di KTT ini, para delegasi bakal menandatangani Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC), sebuah perjanjian lingkungan internasional yang menagani perubahan iklim.
 
What are their concerns? 
As you guys know, masalah perubahan iklim di dunia emang udah nggak main-main dan kita ga bisa santai juga, guys. Sekjen PBB Antonio Guterres bilang bahwa banyak negara udah ngalamin langsung dampak dari perubahan iklim. Mulai dari sepertiga wilayah Pakistan yang banjir, musim panas terpanas di Eropa dalam 500 tahun, Badai Ian di AS dan masih banyak lagi masalah-masalah yang krusial banget soal iklim.

Terus, kalo di COP27 sendiri? 
Para pemimpin dunia ngebahas soal masalah-masalah yang berat banget termasuk keuangan, dekarbonisasi, pertanian, keanekaragaman hayati dan seabrek isu lainnya. Since KTT tahun ini diadain di Mesir, makanya negara-negara Afrika juga jadi fokus utama dalam pembicaraan.
 
Who’s coming? 
As mentioned before, banyak banget pihak yang hadir. Termasuk Presiden AS Joe Biden, para pemimpin dunia lain, puluhan ribu negosiator, anggota pers dan berbagai organisasi pengamat ikut ambil bagian di KTT ini. PM Inggris Rishi Sunak juga dateng, dan nyampein beberapa pandangannya soal iklim. Indonesia sendiri hadir dengan diwakili oleh Wapres Ma’ruf Amin yang menyampaikan pernyataan resmi dari Indonesia.

What did he say? 
Indonesia sendiri nyampein tiga poin usulan utama yang dinilai perlu banget buat dilakuin secara bersama oleh negara-negara di dunia buat ngatasin krisis iklim. Pertama, Wapres bilang kalo KTT COP27 harus jadi implementasi kesepakatan yang akan dihasilkan dan yang telah dihasilkan dari KTT sebelumnya. Ya, soalnya emang sih dari pertemuan di Glasgow tahun lalu, belom ada kemajuan global yang signifikan. Kedua, Pak Kiai juga bilang kalo proses implementasi kesepakatan sebaiknya dilakukan sesuai dengan kapasitas dan keunggulan masing-masing negara.
 
Ketiga.. 
Wapres nyampein sejumlah langkah konkret yang dilakuin sama Indonesia dalam upaya menurunkan emisi. Di poin ini, he specifically said that Indonesia berkomitmen buat ngelakuin langkah nyata, terutama di keketuaan Indonesia pada KTT G20 dan ASEAN 2023.
 
Anything else? 
Di COP27 kali ini, Sekjen PBB alias Antonio Guterres udah ngasih warning yang paling keras sih. Dia bilang kalo dunia saat ini tuh lagi ada di jalan tol menuju neraka iklim. Karenanya, negara-negara khususnya yang tajir harus bertindak cepat untuk menghindari kehancuran ekologi.

Who just got more sanctions?

Myanmar. 
Nggak lain dan nggak bukan karena aksi kudeta yang dilakuin sama junta militer yang masih belom selesai juga.

Emang di Myanmar lagi ada apa?
Jadi guys, sejak Februari 2021, di saat kita-kita lagi asyik mengocok dalgona, di Myanmar tuh justru ada kudeta yang dilakukan oleh kelompok militer terhadap pemerintahan legit yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi. Akibatnya, sejak saat itu sampe sekarang Myanmar berada dalam kondisi konflik parah banget antara masyarakat in general yang mendukung pemerintahan sipil, dan junta militer yang dengan tangan besi berupaya menghentikan berbagai upaya protes. Akibatnya, ratusan, bahkan ribuan jiwa diprediksi udah melayang di tangan militer, ditambah ribuan orang juga ditahan tanpa nasib yang jelas.
 
Hiks…
Nah karena semena-mena gini, kelompok militer Myanmar nih udah sering banget dapet sanksi dari dunia internasional. Selain para investor asing yang cabs dari Myanmar, mereka juga dikucilkan oleh negara-negara ASEAN dengan ngga diundang menghadiri KTT ASEAN yang digelar di Jakarta. Nah yang terbaru, Amerika Serikat dan Uni Eropa juga baru aja ngumumin sanksi baru ke pejabat, perusahaan, dan pedagang senjata yang terafiliasi dengan junta militer Myanmar. Sanksi ini akhirnya diterapkan gara-gara desakan dari para aktivis yang minta tindakan segera, since the crisis just got worse.

Okay… 
Jadi, sanksi dari Uni Eropa adalah berupa blacklist buat 19 individu dan entitas lain, termasuk seorang menteri dan kepala kehakiman. Pihak Eropa bilang, bahwa ini adalah hasil dari escalated violence dan pelanggaran hak asasi manusia yang nggak berkesudahan sejak militer ambil alih dua tahun lalu.
 
Terus kalo sanksi AS? 
Amerika Serikat sendiri memasukkan nama perusahaan yang dinilai memiliki hubungan erat dengan militer Myanmar ke dalam daftar hitam yang ngga boleh diajak kerjasama. Adapun perusahaannya adalah Kyaw Min Oo dan anak perusahaan Penerbang Sky Aviator miliknya. Kemenkeu AS bilang bahwa selain memiliki hubungan erat sama militer Muanmar, Kyaw Min Oo ini juga jadi perantara buat ngatur kunjungan perwira tinggi militer asing ke Myanmar. Meanwhile, Sky Aviator juga berfungsi untuk memfasilitasi perdagangan senjata atas nama militer Myanmar, termasuk di antaranya adalah impor bahan baku pesawat perang. Karena berbagai alasan inilah, dua perusahaan tadi di-blacklist.

Anything else? 
Sebenernya, masih banyak lagi pihak-pihak di militer Myanmar yang masuk daftar hitam dan kena sanksi dari Barat. Misalnya sanksi dari Uni Eropa, atau seruan pelanggaran HAM dari Inggris. Apalagi baru-baru ini telah terjadi serangan udara oleh militer Myanmar di sebuah konser yang menewaskan 15 orang dan menyebabkan ratusan orang terluka.

Who’s just hit another breakthrough?

Korlantas Polri.
Polisi yang tugasnya menertibkan para pengendara dan pengemudi di jalanan ini tuh emang lagi berbenah, guys.  Nggak cuman beresin masalah tilang, sekarang ada lagi sistem baru yang memungkinkan SIM kamu bakal dicabut.

HAHHHH?
Iya. Well, kamu tahu kan baru-baru ini, melalui instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sistem tilang manual yang selama ini dikenain ke kamu kalau ngelanggar lalu lintas tuh bakal dihapuskan, gengs dan diganti dengan sistem yang lebih canggih, which is Electronic Traffic Law Enforcement aka ETLE. Nggak sampai di situ, belakangan ini heboh lagi soal aturan tilang-menilang ini yang dikeluarkan oleh kepolisian.

Apatu?
Everybody, meet: Poin SIM. Yep, biasanya kan orang dapet poin tuh karena ada achievement gitu kan. Nah kalau yang ini nggak. Kamu bakal dapat poin kalau kamu melanggar lalu lintas, guys. Well, dalam Peraturan Polisi Nomor 5 Tahun 2021, setiap kali pengendara atau pengemudi melanggar lalu lintas, bakalan dikenakan poin yang ditandain di SIM masing-masing pengendara atau pengemudi itu. Aturan pemberian poinnya pun jelas diatur dalam Perpol tadi.

Gimme all the details…
Sure. Ada tiga jenis pemberian poin nih: Ada 5 poin, 3 poin, sama 1 poin. Nah pemberian poin ini ada kriterianya lagi, gengs. Kita mulai dari yang 5 poin yah. Poin 5 poin ini diberikan kalau kamu mengemudi atau bawa motor tapi nggak bawa SIM, guys. Yha jelas salah kan. Ditandain deh tuh 5 poin di SIM, atau kalau kamu ugal-ugalan, dan kalau kamu melanggar rambu lalu lintas, juga kena 5 poin. Terus ada juga 3 poin. Tiga poin diberikan kalau di motor kamu ada atribut macem-macem yang bisa ganggu keselamatan orang di jalan, terus kalau pakai plat yang nggak sesuai sama ketentuan Korlantas Polri, dan kalau kamu berkendara tapi tidak peduli sama pejalan kaki atau yang pake sepeda, kena juga 3 poin. Terus kalau 1 poin, kalau kamu berkendara tapi malah ngerusak rambu lalu lintas yang ada, dan kalau kamu nggak ngikutin perintah polisi yang lagi tugas di jalan, disuruh berhenti kamu malah maju terus misalnya, kamu juga bakal dikenakan 1 poin.

Terus dikumpulin gitu, ya?
Yha jangan dong. Nggak bakal dapet doorprize kalau dikumpulin, guys ehehehe. Instead, kalau poin yang udah terkumpul sebesar 12 poin, SIM kamu bakal ditahan dan SIM-nya balik lagi dengan syarat kamu wajib ngikutin pendidikan dan pelatihan mengemudi gitu. Terus kalau poinnya udah nyampe 18, SIM kamu bakal dicabut berdasarkan pada putusan pengadilan. Kamu bisa bikin SIM baru lagi, tapi sama kayak sebelumnya, wajib ngikutin pendidikan dan pelatihan mengemudi gitu. Fyi amit-amit kalau langsung kecelakaan lalu lintas dll, poin yang dijatuhkan langsung ke 12 poin, gengs, which means SIM kamu langsung ditahan.

I see. Anything else?
Fyi yang bisa kasih poin-poin ini cuman ada tiga pihak: Korlantas Polri, Direktorat Lalu Lintas Polda setempat, sama Polres. Terus, poin ini juga tersedia online di Sistem Informasi Pelanggar dan Kecelakaan Lalu Lintas Pemilik SIM aka SIPKLL. Sekarang sistem gini udah berlaku, guys. Cuman masih dalam sosialisasi. So, jangan sampai kamu kena poin yah.
 
Hati-hati di Jalan.

While we’re in scorpio season aka the water signs season….

Beneran banyak water sekarang.
Yep, dari catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana aka BNPB, sebanyak 95% bencana yang terjadi tahun ini tuh adalah bencana hidrometeorologi basah kayak banjir sampai tanah longsorguys.
 
Well, kayak yang udah pernah kita bahas sebelumnya, hampir seluruh wilayah Indonesia tuh lagi dilanda banjir yah. Di Pulau Sumatera misalnya, hampir seluruh pulau udah banjir, terus sebagian Kalimantan juga, terus di Jawa, sama beberapa titik di Bali. Cuman Indonesia bagian Timur yang relatif nggak ada banjir. Terkait hal ini, BNPB sih ngeliatnya hal ini bisa terjadi emang karena sekarang curah hujan lagi tinggi aja, guys. Bahkan, we are not at the climax yet lo. Puncak banjir diprediksi baru akan terjadi bulan depan sampai di Januari 2023. Makanya semua pihak sekarang lagi fasten the seatbelt guys biar bisa menanggulangi bencana sebaik mungkin. For context, dari awal tahun sampai November, udah terjadi 3.207 bencana alam. Dan itu tadi, 95% dari bencana itu adalah bencana semacam banjir dan tanah longsor. Stay safe, everyone!

“Bali, Surabaya dan Jakarta.”
 
Adalah tiga tempat di Indonesia yang baru aja mengalami lonjakan penambahan kasus Covid-19. Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kemarin. Pak BGS bilang, penambahan kasus ini terjadi seiring dengan masuknya varian baru ke Indonesia yakni varian XBB. FYI guys, sejauh ini udah ada 1.300 orang meninggal dunia karena Covid-19, sejak Oktober 2022. Terus, setengah dari jumlah warga tadi adalah warga yang belum divaksin.
 
Yep, keep the guards up again…

Announcement

Thanks to Pritaaa dan Cutesijeuni for buying us coffee today!
 
(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations
If you’re trying to lose some belly fat, eat these fruits.