Banjir Aceh Ditetapkan Sebagai Darurat Bencana

44

Now, let’s talk about: Banjir Aceh….

Yang ditetapkan sebagai Darurat Bencana.
Iya guys, sedih banget deh. Sekarang banget nih, lagi happening banjir gede yang merendam sejumlah wilayah di Aceh dan udah bikin ribuan warganya  dievakuasi. Yang paling parah itu di Kabupaten Aceh Tamiang, sampai bupati setempat menetapkan status tanggap darurat bencana buat banjir ini, guys :(((

Ya ampun gimana ceritanya?
Yha gara-gara hujan yang di tanggal 30 Oktober lalu itu turun derasssss banget. Karena hujan deras ini, sungai-sungai of course jadi pada meluap kan. Nah karena sungai meluap, air sungai ini jadi menggenang ke mana-mana deh. Mulai dari rumah warga, pasar, sekolah, sampai ke jalan. Keadaannya mulai parah waktu hujannya nggak berhenti dan bikin beberapa tanggul yang ada di sana jebol, guys. Jadi dari yang awalnya cuman terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang aja, banjir terus meluas sampai ke Aceh Selatan, Singkil, Aceh Tenggara, dan Banda Aceh.

Parah banget emang?
It’s safe to say, yes. Di Aceh Tamiang, the whole kabupaten tuh semuanya kerendam banjir, guys, dari minggu lalu sampai sekarang belum surut juga. Malah makin hari makin naik dengan ketinggian satu sampai 1,5 meter. Makanya warga juga ngungsi kan. Per Sabtu kemarin, udah ada sebanyak 23.380 orang yang tercatat mengungsi ke berbagai posko yang disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Tamiang. Nggak cuman itu, karena keadaannya yang makin parah, pak bupati pun akhirnya take action dengan menetapkan status darurat bencana atas banjir ini.

Reallyyyy?
Iya. Bupati Aceh Tamiang, Mursil menyebut penetapan status darurat ini buat memudahkan proses kerjanya tim buat menanggulangi banjir, guys. Biar orang-orang lebih cepat dan lebih mudah dievakuasi, biar posko-posko pengungsian juga lebih banyak dibuka (Di mana sekarang udah ada lebih dari 250 posko totalnya), dan biar proses di posko itu nggak ribet. Speaking of posko pengungsian, meskipun udah ditetapkan sebagai bencana darurat, stok makanan dan kebutuhan lainnya di posko evakuasi udah mulai menipisguys :(.

Kok bisa??
Ada beberapa kendala, salah satunya adalah akses jalan. Yep, jalan nasional Banda Aceh-Medan yang jadi akses buat pengangkutan logistik dari Medan ke Aceh tuh keputus gara-gara kerendam banjir juga dan belum bisa dilewatin, guys. Sepinggang orang dewasa bahkan tingginya. Sementara stok makanan dan bahan logistik lainnya tuh mostly dibawa dari Sumatera Utara. Oya, di sekitaran jalan nasional yang banjir itu juga terjadi kemacetan parah, gara-gara sejumlah bis yang berhenti dan ngetem di situ bermalam-malam nungguin banjirnya surut. Makanya makin ketutup jalannya.

I believe the government has a say….
Of course. Merespons bencana banjir yang happening sekarang, Pemerintah Provinsi Aceh juga lagi otw ngerumusin kebijakan yang tepat biar penanggulangannya juga sesuai sambil memantau situasi dan kondisi. Disampaikan oleh Jubir Pemprov, Muhammad MTA, perumusan kebijakan dan penanggulangan ini bakal dilakukan dengan melibatkan lintas instansi dan antar kabupaten/kota, guys. Terus, pihak provinsi juga bilangnya mereka udah nurunin tim ke lapangan di wilayah yang banjirnya terbilang parah. Termasuklah di Aceh Tamiang, Singkil, dan Aceh Selatan.

Got it. Now wrap it up…
Btw dalam keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika aka BMKG, bulan November ini tuh hampir seluruh wilayah Indonesia bakalan dilanda banjir, guys. Baik dalam intensitas rendah, sedang, bahkan beberapa ada yang tinggi kayak di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, dll.