Unjuk Rasa Puluhan Ribu Buruh Di Depan Istana Negara

48

When unjuk rasa has always been a thing….

In this country.
Panjang Umur Perjuangan! Yep, di tengah berbagai polemik dan konflik yang terjadi di Republik Indonesia, masyarakat juga nggak henti-hentinya menyuarakan pendapat mereka, guys. Salah satunya dengan unjuk rasa yang dilakukan puluhan ribu buruh  di depan Istana Negara kemarin.

Wait, I need some background here. 
You got it. Kamu pasti udah khatam banget dong kalau belakangan ini, banyak banget kebijakan dibikin pemerintah yang bikin rakyat jadi kayak, “Hah?? Seriously? Apaan sih,” gitu-gitu. Kayak disahkannya UU Cipta Kerja aka Omnibus Law, harga bahan pokok pada naik, sampai yang terakhir kenaikan harga BBM. Terus, keadaan ini juga diperparah sama krisis global yang sekarang lagi happening, guysYep, we’re talking about ancaman resesi global. Sayangnya, di tengah situasi pelik kayak gini, malah ada layoff besar-besaran dan bikin orang jadi pengangguran :(.

Sulitt…
.
Makanya, ibarat kata “Enough is enough!” kemarin banget nih, sebanyak lima puluh ribu buruh yang terdiri dari petani, nelayan, guru, ART, ojol, semuanya serentak satu suara melakukan unjuk rasa di depan Istana Negara. Para pengunjuk rasa yang dipimpin orang-orang Partai Buruh dan Organisasi Serikat Buruh pun solid bergerak dari Balai Kota DKI ke Patung Kuda, dan Istana Negara (Yang of course di-sterilkan petugas).
 
Tuntutan mereka apa aja?
Soal tuntutan, kali ini mereka unjuk rasa dengan bawa enam tuntutan nih, gengs. Tuntutan itu berupa: Of course, menolak kenaikan harga BBM, menolak Omnibus Law aka UU Cipta Kerja. Terus pengunjuk rasa juga mendesak pemerintah melakukan reforma agraria, dan mengesahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga. Mereka juga menolak adanya layoff aka PHK besar-besaran di tengah ancaman resesi global. Last but not least, mereka juga mendesak pemerintah menaikkan UMK/P Tahun 2023 sebesar 13%, gengs.

Okay… 
Nah selain di Jakarta, unjuk rasa ini juga diselenggarakan di daerah-daerah lain. Kayak di Medan, Semarang, Makassar, Surabaya, dll yang semuanya berpusat di kantor gubernur masing-masing. Terus juga selama unjuk rasa, situasi berjalan kondusif, guys. Yang di Jakarta juga aman. All the credit goes to pengunjuk rasa yang menyampaikan tuntutannya dengan kondusif, terus personel yang berjaga juga menjalankan tugasnya dengan baik. Spesifik di Jakarta, disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, ada sebanyak 3.340 personel yang diturunkan untuk mengawal kegiatan ini, gengs.

I see. Anything else I should know?
Btw sampai berita ini diturunkan, belum ada respons apapun dari pihak Istana atau pemerintah in general terkait demo yang dilakukan puluhan ribu buruh ini, guys. Karena merasa nggak didengar, para buruh pun akan melakukan demo lanjutan di tanggal 10 November mendatang, guys. Lokasinya sama, di Istana Negara, dengan bawa ratusan ribu buruh yang bakal cuti, izin, atau minta dispensasi. Nah, kalau yang tanggal 10 nanti nggak didengar juga, pihak buruh bilangnya mereka bakalan melakukan aksi mogok kerja secara nasional di pertengahan Desember nanti, guys. Let’s see yah..