Subvarian Covid-19 XBB Masuk Ke Indonesia, Militer Myanmar Jatuhkan Bom Ke Etnis Kachin, Unilever Tarik Produk Dry Shampoo Pemicu Kanker, Video Games Membantu Pertumbuhan Anak

50

Hello

Yep, we know what you think. Unusual email subject, we suppose? Well, we cannot help it but with Bunda Corla being everywhere, we can’t get the song out of our head. But no worries, the rest of the email is the same: We’ll catch you up! with newest update on Covid-19 to video games. Let’s go!

Who’s singing “Hello from the other side…”

Adele?
Nope, we’re talking about Covid-19 yang saying “Hello” setelah kita udah mulai lupa dikit-dikit sama doi. Yep, from cacar monyet to gagal ginjal akut, do you still remember Covid-19?? Of course you do. Nah, after thousands of ups and downs, yet the highest highs and the lowest lows, belakangan ini ditemukan lagi subvarian baru dari virus ini, guys. And we’re sorry to inform you, subvarian ini udah masuk ke Indonesia. Everybody, meet: Subvarian XBB
 
XBB itu singkatan dari… Xori baru bales?
Itu mah gebetan kamu gasii? XD Anyway to start it off, let’s kenalan dulu sama subvarian baru ini ygy. Jadi, di saat dunia udah mulai riweuh sama urusan lain other than Covid-19, so Covid be like, “Wah orang udah mulai lupa nih sama w. Udah nggak jadi center of attention lagi nih. Ngapain yha enaknya, ok membelah diri lagi deh. Omicron, let’s do this,” gitu guys kira-kira. Eheheheh. Yep, subvarian baru yang kemudian diberi nama XBB ini asalnya dari Omicron, dan udah menyebar di sejumlah negara. Termasuk Australia, Denmark, AS, Jepang, dan India. Adapun yang paling deket sama kita yha.. Thailand, Filipina, dan Singapore.

Deket banget dong???
Mana parah banget lagi kasusnya. Iya, minggu lalu di SG, Menteri Kesehatan Ong Ye Kung mencatat subvarian XBB ini udah mendominasi sebesar 54% dari keseluruhan total kasus di sana, guys. Sementara kalau di Filipina, masih dari catatan minggu lalu, udah ada 81 kasus baru yang merupakan Omicron subvarian XBB ini. Nah beda lagi ceritanya sama Thailand, karena ketahuannya bukan di Thailand langsung, tapi di Bandara Hong Kong waktu otoritas imigrasi lagi random testing tiga orang warga Thailand yang baru landing. Eh ketemu yang positif, dan setelah ditelusuri, kasus positif itu merupakan subvarian XBB.

I hate to ask this, but what about
 Indonesia?
We hate to say this as well, but dari keterangan Kementerian Kesehatan, subvarian  ini udah terdeteksi di Indonesia, guys. Pertama kali ditemukan September kemarin, di mana itu orang berasal dari Surabaya dan baru pulang dari SG. Nggak cuman itu, ada satu orang dari Jakarta yang juga balik dari Singapura terdeteksi positif Covid subvarian XBB ini. Terus dari situ, kasusnya semakin berkembang dan udah ada lagi tiga orang lainnya merupakan transmisi lokal dari DKI Jakarta. Dr. Mohammad Syahril, Jubir Kemenkes menyebut, keempat orang ini udah menjalani isolasi mandiri dan sekarang udah sembuh.

Hold on.
 Ini orang positif Covid kok tetep bisa traveling si?
Nah itu dia masalahnya. Subvarian XBB ini emang nggak terdeteksi sama antigenguys. Hal ini pertama kali diungkap oleh Departemen Kesehatan Filipina yang bilang deteksi ada nggak-nya virus subvarian ini cuman bisa lewat PCR aja. Makanya di sini suka banyak yang terkecoh gitu. Makanya di Filipina sendiri lagi digalakkan banget nih random testing, biar bisa dapat a whole picture udah sejauh mana subvarian XBB ini meluas di negara mereka.

Kalo di Indonesia gimana?
Kalo di Indonesia sendiri, despite kasus Covid-19 yang emang mengalami peningkatan seminggu terakhir sebesar 27,1 persen, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin emang belum nge-define subvarian XBB ini merupakan the main cause dari kenaikan kasusnya, gengs. Menkes Budi juga menegaskan kalau subvarian ini belum punya efek yang gimana banget related to perkembangan Covid-19 di Indonesia. In his words, Pak Budi bilangnya, “Belum keliatan, ya. Masih baru,” gitu guys. Tapi potensi puncak kayak kenaikan kasus  jaman Delta sama OG Omicron kemaren yha ada banget.

Please don’t….
Amen. Masih dari keterangan Pak Budi, potensi puncak kenaikan kasus karena subvarian XBB ini diprediksi bakal terjadi di Februari tahun depan, guys. Makanya mulai dari sekarang, berbagai langkah preventif pun mulai dilakukan. Contoh, percepatan vaksin booster mulai digenjot lagi start from Desember sama Januari tahun depan. Biar masyarakat Indonesia juga semakin terproteksi dari si virus ini, berikut bersama subvarian yang mengikutinya, termasuk subvarian XBB ini.

I see. Anyone saying anything?
Ada dong. Seiring dengan subvarian XBB yang udah mulai masuk Indonesia, Pakar Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Professor Tjandra Yoga Aditama menyebut kalau bisa aja subvarian lain nyusul masuk ke Indonesia, namanya Subvarian XBC. Subvarian XBC ini sendiri udah menjangkit sebanyak 193 orang di Filipina, makanya Indonesia bisa aja kena juga. Dari situ, Prof. Tjandra mengingatkan kalau kita emang kudu fasten the seatbelt lagi in terms of penanganan Covid-19, biar nggak ada gelombang-gelombng berikutnya lagi.

I see. Anything else I should know?
Btwww yang belum vaksin booster di sini cunggg??? Well, dari beberapa waktu lalu sampai sekarang, stok vaksin di berbagai daerah tuh udah mulai menipis bahkan kosong, guys. Termasuk di Jakarta. Padahal angka masyarakat yang udah booster masih relatif rendah, dan booster masih jadi syarat perjalanan. The question is, program vaksinasi nih emang lagi ditunda apa gimana? To answer that question, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmidzi bilangnya program vaksinasi nggak pernah ditunda. Lebih jauh soal stok yang udah banyak menipis bahkan kosong, Bu Nadia bilang pihaknya bakal melakukan relokasi dari daerah yang stoknya masih banyak ke yang lebih butuh. Abis itu lanjut lagi di Desember dan Januari di-stok lagi sesuai keterangan Menkes Budi.

When things are getting worse in Myanmar…

The bomb struck and killed 80 people.
Which is angka tertinggi dalam sekali serangan udara sejak militer Myanmar mengambil alih pemerintahan di negara tersebut. Iya sedih banget deh, guys. Jadi kejadiannya tuh pada Senin (24/10) kemarin, di mana militer Myanmar menjatuhkan bom di sebuah konser perayaan kelompok etnis Kachin.

🙁
Jadi guys, bom atau serangan udara yang dilakukan oleh militer Myanmar ini emang ditargetkan pada konser yang tengah digelar di mana penyanyi dan musisi dari acara itu juga meninggal. Acara itu sendiri merupakan perayaan ulang tahun dari organisasi politik utama etnis minoritas Kachin. Looking it closer, ternyata serangan dari junta militer ini tuh cuma berselang tiga hari sebelum para Menlu ASEAN melakukan pertemuan khusus di Jakarta pada Kamis (27/10). Pertemuan itu sendiri spesifik bakal bahas soal kekerasan di Myanmar.

Tell me more. 
Jadi awalnya, dilaporkan ada 60 orang yang tewas, tapi kemudian laporan barunya menemukan ada 80 korban tewas. Selain korban tewas, sejumlah media yang pro ke kelompok Kachin memposting video yang menunjukkan bangunan hancur dan rata dengan tanah. Katanya sih, itu juga akibat dari serangan itu.

What happened actually? 
Jadi kan awalnya kelompok Organisasi Kemerdekaan Kachin lagi ngerayain ulang tahun dengan konser musik, yang tujuannya sekalian buat menyerukan otonomi daerah. Terus tiba-tiba, menurut laporan dari juru bicara asosiasi Seniman Kachin, ada pesawat militer Myanmar yang menjatuhkan bom saat konser berlangsung, tepatnya pukul 20.00. Kurang lebih ada 300-500 orang di sana. Otomatis semuanya langsung lari menyelamatkan diri, tapi banyak juga yang akhirnya nggak bisa selamat. Menurut saksi mata, ledakan terjadi pukul 20.30 waktu setempat.

Terus, tujuannya apa? 
Okay, sehubungan dengan serangan ini, junta militer Myanmar bilang kalo mereka emang melancarkan serangan ke markas Brigade Kesembilan Tentara Kemerdekaan Kachin. Tapi, menurut mereka, serangan itu tuh ya emang harus dilakukan. They saiddddd, itu tuh respons atas tindakan teroris yang dilakukan sama kelompok Kachin. Tapi, mereka ngebantah kabar kalo militer memborbardir konser. Mereka juga ngebantah kalo penyanyi dan warga sipilnya juga jadi korban tewas. Padahal, ada laporan kalo junta militer menghalang-halangi para korban untuk dibawa ke rumah sakit buat dapet pertolongan.

Anything else? 
PBB jelas udah mengecam keras serangan udara yang paling mematikan sejak kudeta ini. Katanya, ini tuh merupakan penggunaan kekuatan yang berlebihan dan tidak proporsional terhadap warga sipil.

Dry shampoo is no longer to the rescue…

Careful, careful…
Ketika dry shampoo nggak lagi jadi penyelamat ketika rambut lagi lepek. Hal ini karena baru aja Rabu lalu, perusahaan Unilever melakukan “penarikan secara sukarela” dari berbagai sampo kering aka dry shampoo aerosol-nya dengan merek Dove, Nexxus, Suave, TIGI dan TRESemme di Amerika Serikat dan Kanada.

WHAT?!? Kok bisa? 
Dalam keterangan resminya, Unilever bilang bahwa setelah melakukan investigasi internal, bahan pendorong aka propellant yang terkandung dalam zat semprotnya itu mengandung benzena, suatu bahan kimia yang bisa menyebabkan kanker. Unilever bilang, mereka lagi bekerja sama dengan supplier untuk meng-address issue tersebut. Adapun beberapa produk yang ditarik adalah Dove Dry Shampoo Volume and Fullness, Dove Dry Shampoo Kelapa Segar, Nexxus Dry Shampoo Refreshing Mist, dan Suave Professionals Dry Shampoo Refresh and Revive.

Terus terus? 
Menurut Center for Disease Control and Prevention aka CDC, paparan benzena itu bisa terjadi lewat inhalasi, oral, atau lewat kulit. Seremnya lagi, zat ini juga berpotensi menyebabkan kanker kaya leukemia dan kanker darah. Pada wanita, paparan benzana dalam waktu yang lama juga bisa berpotensi merusak organ reproduksi.

Geeeezzzz….
Masih soal Benzena. Jadi zatnya sendiri merupakan cairan tanpa warna yang mudah terbakar. Terus, benzena juga mudah menguap di udara ketika kena panas. Biasanya, benzena banyak dipake dalam produk tekstil dan rumah tangga. Misalnya plastik, pelumas, karet, pewarna, deterjen, obat-obatan, dan pestisida. Jadi, no wonder sih kalo kandungan ini ada di dalam produk dry shampoo. But actually, benzena itu bisa dibilang bahan kimia yang berbahaya, lho. Soalnya, dalam paparan tingkat tinggi bisa menyebabkan efek kesehatan jangka pendek dan panjang.

Okay… 
Kalo efek jangka pendeknya, bisa muncul gangguan sistem saraf yang memunculkan rasa mengantuk, pusing, sakit kepala, tremor atau bahkan nggak sadarkan diri. Tapi, kalo efek jangka panjangnya bisa bikin anemia, masalah organ reproduksi dan masalah imunitas. TBL, TBL, TBL…

Anything else? 
Atas penemuan ini, pihak Unilever meminta para pembeli produk-produk tadi untuk segera menghentikan penggunaannya dan mereka bisa meminta pengembalian dana. Meanwhile in Indonesia, masih belom ada info soal penarikan produk dry shampoo ini. Dalam keterangan resminya kemarin, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM Reni Indriani bilang bahwa pihaknya udah melakukan penelusuran dan menyatakan bahwa produk dry shampoo yang ditarik oleh Unilever di AS itu tidak terdaftar di Indonesia.

Dear parents, jangan marah kalau anak keseringan main game….

Bagus buat perkembangannya lo, Bun.
Serius. Dari studi yang di-publish di jurnalnya JAMA, ternyata video games tuh bisa membantu pertumbuhan kognitif dan impulse control-nya loh. Lumayan kontras yha sama stigma dan stereotip yang selama ini terbentuk kalau anak suka main game ehehehehe.
 
Well, dalam penelitian ini ditemukan bahwa jika dibandingkan, anak-anak yang main games selama tiga jam atau lebih per harinya tuh punya kemampuan memori dan impulse control berkembang lebih baik daripada yang nggak main games. Kerja otak mereka di bagian attention to detail juga meningkat kalau anak main games, guys.
 
Adapun dalam penelitian ini kan juga diteliti soal game apa yang dimainin kan, dan dari hasilnya game adventure dan tembak-tembakan tuh emang lebih cepat membantu perkembangan impulse tadi daripada game semacam teka-teki gitu. But still, it’s a good point to see gitu lo, gengs.
 
Yang harus kamu tahu adalah, peneliti ini juga nyaranin orang tua buat mending kasih anaknya main games aja daripada nonton TV.  Kerja otak juga bisa lebih maksimal kalau main games daripada harus duduk diem di depan TV.

“Comparing notes, saling mencocokkan catatan dan bacaan. Selalu menyenangkan dan mencerahkan kalau berdiskusi.”
 
Gitu guys kata mantan Gubernur DKI Jakarta yang juga capres dari Partai Nasdem Anies Baswedan pas menjelaskan soal pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kemarin. Jadi sebelumnya, pertemuan digelar antara petinggi Partai NasDem, Demokrat, dan PKS yang tergabung dalam tim kecil untuk ngebahas soal cawapres. Terus ga lama, Mas AHY nyusul deh, momentum ini kemudian di-upload Pak Anies dalam unggahan Instagramnya.
 
Now you know who used to be a good student at school…

Announcement

No one bought us coffee today 🙁

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

You think these habits are healthy? Think again.