Resesi Global Mencapai 98%

62

RED FLAG: GLOBAL RECESSION!!

Things are about to get more serious than ever, guys. Jadi, menurut model probabilitas yang dibuat sama Ned Davis Research, ada kemungkinan resesi global mencapai 98%.

Tell me more. 
Iya, jadi ini semua tuh terjadi jelas akibat inflasi yang makin tinggi, ygy. BBM naik, harga-harga naik, cuma gaji kita aja nih yang kayaknya belom naik-naik. #RIPBudakCorporate. Jadi menurut riset itu, terakhir ada model resesi setinggi ini tuh ada di tahun 2020, dan waktu krisis keuangan global di tahun 2008 dan 2009.

Really? 
Iya, jadi 7 dari 10 ekonom yang disurvei sama World Economic Forum juga bilang kalo resesi global itu mungkin aja terjadi. Since harga-harga pada naik, biaya hidup jadi makin tinggi, muncul kekhawatiran juga kalo bakal ada kerusuhan di tengah-tengah masyarakat. Buktinya, 79% ekonom bilang kalo kenaikan harga emang bisa banget memicu kerusuhan sosial di negara-negara berpenghasilan rendah, sementara perkiraan di negara berpenghasilan tinggi cuma 20%.

Then? 
Tapiii, sebenernya masih ada titik terang di Amerika Serikat sebagai negara ekonomi terbesar di dunia sih. Historically speaking, pasar tenaga kerja AS masih tetap kuat, mendekati tingkat pengangguran terendah sejak 1969. Bahkan, misalkan inflasi di AS akhirnya kejadian pun, itu bakal mereda dalam beberapa bulan aja.

What about Indonesia? 
Sadly, Indonesia sendiri ada di urutan 73 negara termiskin di dunia, menurut laporan dari World Population Review tahun 2022. Dari riset itu, Gross National Incomes (GNI) Indonesia sebesar US$3.870 di tahun 2020. Indonesia sendiri sih posisinya masih lebih baik dari negara ASEAN lainnya kaya Filipina di urutan 66, Vietnam, urutan 55 atau Myanmar di urutan 33.
 
Anything else? 
Pemerintah Indonesia sendiri sih udah punya target buat nurunin kemiskinan sampe 7,5% di tahun 2023. Target ternyata lebih rendah dari target tahun ini yang bisa sampe 8,5-9%. Menkeu Sri Mulyani sendiri sih optimis pemerintah bisa mengurangi angka kemiskinan di tahun depan.