Resesi Global Di Tahun 2023

93

What is about to come?

Gear up, everyone. because global recession is coming.
Yup, sinyal resesi global di tahun 2023 udah makin kuat banget. Bahkan, Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) udah kasih warning soal ini.

Tell me more. 
Presiden Bank Dunia, David Malpass dan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional Kristalina Georgieva kasih peringatan soal meningkatnya risiko resesi global dan bilang kalo inflasi masih jadi masalah berkelanjutan gara-gara perang Rusia-Ukraina.
 
Hubungannya apa?
Well, karena perang itulah, kemudian muncul perlambatan pertumbuhan di negara maju dan depresiasi mata uang di banyak negara berkembang, termasuk kekhawatiran soal inflasi. Sebenernya ini nggak cuma disebabkan sama perang Rusia-Ukraina aja sih, tapi juga efek dari pandemi COVID-19 dan bencana iklim di semua benua. Terus, Georgieva bilang bahwa aktivitas ekonomi melambat di tiga wilayah ekonomi utama yaitu Eropa, China dan Amerika Serikat, Eropa sendiri kena dampak gara-gara harga gas alam yang tinggi, China gara-gara kena pandemi COVID-19, dan AS gara-gara kenaikan suku bunga.
 
Go on. 
Ancaman resesi sendiri udah makin deket juga sama Indonesia. Semua pihak udah diminta mulai siap-siap, soalnya resesi ini nggak cuma berdampak ke ekspor aja tapi juga bisa ke masyarakat biasa. Terutama kaya warga Indonesia di Kalimantan sampe Sumatera, mereka yang biasanya menggantungkan hidupnya di komoditas pasti kena dampak langsung dari resesi.
 
Okay.. 
Resesi global sendiri udah nunjukkin tanda-tanda mulai dari pertumbuhan ekonomi dunia yang melemah, melandainya permintaan dari negara maju, melemahnya harga komoditas dan adanya arus pembalikan modal. Sebenernya, tanda-tanda itu udah muncul sejak kuartal kedua di 2022. Technically speaking, Amerika Serikat udah masuk resesi pada April-Juni di tahun ini.
 
Anything else?
Menkeu Sri Mulyani sendiri sih udah ngasih peringatan ke seluruh pihak dan pemangku kepentingan buat bersiap-siap, dan nggak boleh goyah dalam menghadapi kondisi dunia yang makin enggak jelas. Terus, OJK  juga udah kasih peringatan soal ini dan bilang kalo resesi bisa aja terjadi lebih cepat dari perkiraan. Tapi, OJK masih belom bisa prediksi soal seberapa serius dan berapa lama resesi global itu berlangsung.