Prediksi Nama Calon Presiden 2024 Semakin Jelas

43

Who’s singing “I don’t know about you, but I am feeling 2024…”

Taylor Swift, no?
Nope, tapi bakal Calon Presiden 2024.Yep. Perks-nya Q4 2022 tuh emang gini ygy. Partai politik makin sibuk rapat sana-sini, koalisi sana-sini, dan nentuin siapa calon presiden yang bakalan mereka usung buat Pemilihan Presiden 2024 yaaaang mau gamau emang sebentar lagi banget kalo menurut timing di politik. Nama-nama yang diprediksi bakalan kita lihat di kotak suara nanti juga makin keliatan jelas sekarang, gengs.

Tell. Me. Everything. 
Sure. As we all know menjelang pesta demokrasi yang bakal digelar within less than two years, partai politik tuh makin sibuk bergerilya pepet-pepetan bergandeng tangan satu sama lain. Kayak yang pernah kita bahas yaitu ada Partai Gerindra dan PKB yang udah mengumumkan koalisi mereka. Terus ada PPP, PAN, dan Partai Golkar yang sama-sama berkoalisi dengan nama Koalisi Indonesia Bersatu. Last but not least yang nggak boleh kita miss adalah pertemuan Ketua DPR RI sekaligus Kader PDI-Perjuangan Puan Maharani dengan founding father-nya Partai NasDem, Surya Paloh. Pertemuan itu disebut ngebahas kemungkinan koalisi juga, guys. Saking udah pada siapnya mengusung presiden, Partai  NasDem sampe udah bilang bahwa mereka bakal mengumumkan calonnya pada 10 November mendatang.

Oke terus?
Dengan adanya pepet-pepetan menjelang pilpres ini, meaning we’re gonna find out siapa nih bakal calon presiden yang mereka usung dan bakal jadi pilihan kita di 14 Februari 2024 nanti. Yang udah excited mau nyoblos mana suaranyaaa? Well, saking excited-nya masyarakat menyambut pilpres, berbagai lembaga survei sampe cari tahu “Hayooo kamu maunya siapa nih yang jadi presiden”. Makanya dari situ, beberapa nama yang ada di list-list atas survei tadi diomongin orang terus-terusan dong, dan akhirnya mempengaruhi elektabilitas mereka sebagai tokoh politik, di-notice sama parpol, jadi bakal capres, dan end up jadi calon presiden beneran deh. Skenarionya begitu ya…

OK. Now tell me more about the survey….
Adapun salah satu lembaga yang mengadakan survei related to Calon Presiden tuh survei dari Centre for Strategic and International Studies aka CSIS. Dalam surveinya ini, CSIS melakukan penilaian sebanyak tiga kali dengan jumlah nama yang beda-beda. Mulai dari 14 nama, tujuh nama, dan tiga nama. Nah dari semua survei yang udah diadain, ada tiga nama yang selalu jadi Top Three, guys, yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto.

I heard something about 
Prabowo…..
Yep, Seluruh kader Partai Gerindra tuh masih pengennnn banget ngeliat Pak Prabowo jadi RI 1, gengs. Nggak stuck di Cawapres atau Capres mulu kayak di tahun 2009, 2014, dan 2019. Merespons hal ini, Pak Prabowo sih bilangnya dia mau terus berjuang buat bangsa, negara, dan rakyat Indonesia yang tercinta. Lebih jauh, beliau juga bilang dia udah bersumpah siap kasih jiwa dan raga buat kemajuan RI, selama dikasih kesempatan, gengs. Terus, kalau diliat dari elektabilitiasnya di berbagai lembaga survei salah satunya dikeluarkan oleh CSIS tadi, diketahui elektabilitas Pak Prabowo lumayan tinggi lo, guys. dengan 19,2% di survei 14 nama, 20,1% di 7tujuh nama, dan 27,5% di survei tiga nama.

What about the other two?
Yha kalau dari survei sih sama-sama tinggi. Bahkan di tiga surveinya CSIS yang dijelasin tadi, Pak Ganjar unggul terus di urutan pertama, Pak Anies di nomor dua atau nomor tiganya gitu barengan sama Pak Prabowo. What makes things more interesting is waktu surveinya diduelin nih Ganjar VS Anies, Anies yang menang, gengs. Pak Anies unggul dengan elektabilitas sebesar 47,8% sedangkan Pak Ganjar di 43,9%. Disampaikan oleh Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes, Pak Anies bisa unggul gara-gara banyak responden yang sebelumnya milih nama lain di survei sebelumnya, jadi pindah ke beliau waktu duel head to head ini, guys.

Interesting….
Mau tau what’s more interesting nggak? Di Rapat Nasional-nya Partai NasDem beberapa waktu lalu, baik Anies dan Ganjar adalah dua dari tiga nama yang direkomendasikan sebagai bakal calon presiden oleh partai itu, gengs. Dengan adanya duel sengit kayak gini, publik jadi bertanya-tanya kan. kayak, “Hayolo NasDem. Mau majuin siapa nehhh?” Well, politikus Partai NasDem, Zulfan Lindan menyebut Pak Anies tuh lebih potensial maju sebagai capres dari NasDem secara kalau ngeliat Pak Ganjar kan, beliau kader PDI-Perjuangan. Beliau siap keluar dari partainya nggak dan beralih ke NasDem, gitu.

Talking about
 PDI-Perjuangan….
Let’s talk about kader kuat PDI-Perjuangan yang digadang-gadang bakal diusung sebagai calon presiden 2024 mendatang. Yep, you meet them before: Puan Maharani. Menurut peneliti dari Charta Politika Indonesia, Ardha Ranadireksa, Mbak Puan cuma bisa menang pilpres kalau nama-nama dengan elektabilitas tinggi kayak Pak Ganjar, Pak Anies, atau Pak Prabowo nggak maju. Beliau juga disebut cuma bisa menang kalau lawannya nggak terlalu berat kata Bang Ardha. Kalau lawannya Anies, bakal berat buat Mbak Puan.


Ok back to 
Anies ft. NasDem…
.
Well, sebagai politikus yang nggak terikat sama partai apapun ternyata bikin Anies jadi lebih leluasa berkomunikasi sama banyak parpol, termasuk Partai NasDem. Anies pun diketahui siap dicalonkan sebagai presiden kalau ada parpol yang ngusung dia untuk maju. Bersamaan dengan itu, Pak Anies juga meminta supaya proses pemilihan capres di parpol tuh dihormati, karena ngga cuma ngeliat faktor elektabilitas aja.

I see. Anything else?
Btw kamu masih inget soal pemilu yang bakal diundur dan Presiden Jokowi yang diisukan jadi presiden 3 periode? Rupanya isu itu belum abis juga, gengs. Tapi bukan Jokowinya sebagai capres, tapi Prabowo sebagai Capres dan Jokowi sebagai calon wakil presiden WKWKWKW. Merespons hal ini, Pak Prabowo cuma ketawa aja, gengs. “Semua kemungkinan kita hormati. Ada-ada saja,” katanya gitu.