Liz Truss Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris

27

Who’s coming to Kingdom? Liz Truss.

Yep, everybody, please welcome
Liz Truss yang baru aja resmi kepilih jadi Perdana Menteri Inggris, menggantikan PM Boris Johnson. Dia resmi dipilih pada Senin kemarin setelah sebelumnya sempet berkompetisi sama lawannya dari sesama partai Konservatif, Rishi Sunak. Nah, Liz berhasil dapet 81.236 suara, sementara Pak Sunak cuma berhasil dapet 60.399 suara.
 
Skim me her CV.
Sure. Jadi Truss ini adalah anggota parlemen sejak 2010 lalu, dan juga pernah jadi menteri di beberapa PM sebelumnya, kayak David Cameron, Theresa May, dan Boris Johnson. Sepanjang kariernya, Truss emang dikenal sebagai hardliner conservatives yang anti banget sama Uni Eropa dalam isu Brexit, dan dia mendukung solusi potongan pajak buat semua masalah hidup warga Inggris. Sikap Truss yang tegas ini banyak dipandang para pemilih Partai Konservatif sebagai kesamaan dengan PM Inggris perempuan di era perang dingin, Margaret Thatcher. Keduanya sama-sama mendukung potongan pajak, tegas, dan datang dari latar belakang keluarga yang sederhana.
 
OK terus…
Nah, langsung banget nih abis kepilih, Liz Truss kemudian menemui Ratu Elizabeth II buat laporan plus membentuk pemerintahan dan kabinetnya. Di saat yang bersamaan, Boris Johnson juga ikut nemuin Ratu Elizabeth buat ngasih surat resign. Nah, flashback a little, jadi emang Johnson ini udah dipaksa mundur sejak 7 Juli lalu oleh Parlemen Inggris dan warga karena pemerintahannya terus dilanda berbagai skandal. Yep, salah satunya doi ketauan party pas lagi lockdown. Hal ini tentunya bikin dukungan terhadap Johnson berkurang banget.
 
I see…
Nah selain meninggalkan jabatannya, Johnson juga meninggalkan… negara yang lagi krisis. Iya guys, saat ini tuh Inggris lagi ngga baik-baik aja. Mereka lagi mengalami inflasi hingga mencapai 10%, pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir. Harga makanan naik, listrik naik, berbagai kebutuhan pokok naik, dan inflasi ini diperkirakan bakal jalan terus hingga menyentuh angka 13% by akhir tahun ini. Terus Senin kemarin, nilai tukar poundsterling terhadap USD turun hingga 0,3%, dan jadi yang angka terendah sejak tahun 1985.
 
Wow.
Nah makanya emang lagi riweuh banget kan guys di sana. That’s why dalam pidato kemenangannya Truss langsung nge-address berbagai masalah tadi. In her words: “I will deliver a bold plan to cut taxes and grow our economy. I will deliver on the energy crisis, dealing with people’s energy bills, but also dealing with the long-term issues we have on energy supply. And I will deliver on the National Health Service.” Dengan di-mention-nya berbagai isu ini, banyak yang memprediksi bahwa isu-isu tersebut bakal jadi prioritas utama Truss untuk ditangani setelah doi menjabat.
 
Got it. Anything else?
FYI, dengan jabatan barunya ini, Truss bakal jadi perdana menteri perempuan ketiga di Inggris. Banyak yang skeptis dengan kebijakan tax cut yang selama ini dikampanyekan Truss, mengingat ekonomi Inggris lagi carut marut. Cuma yaudah kita liat dulu gimana kerjanya ygy