Hampir 20% Konten Di TikTok Berisi Informasi Yang Salah

16

When you keep up with things on TikTok....

Be careful of misinformation.

Raise your hand kalau ada yang lagi trending, kamu cari tahunya di media sosial instead of Google? Now, hands down. 
Well, yang harus kamu tahu adalah, ada sebuah laporan yang di-publish The NewsGuard dari Amerika Serikat yang coba nge-compare search engine aka alat pencarian di Google sama salah satu media sosial, yaitu TikTok. Adapun alat pencarian yang diteliti tuh related to isu-isu yang belakangan ini lagi rame diomongin orang, guys. Kayak invasi Rusia-Ukraine, Covid-19, vaksin Covid, US election, sampai aborsi Roe vs Wade.
 
Hasilnya, jeng jeng… Hampir 20% hasil yang ditampilkan di TikTok tuh isinya adalah informasi yang salah aka misinformasi guys. Hal ini miris banget considering TikTok tuh penggunanya adalah anak-anak muda dan orang-orang usia dewasa muda. Kalau generasi mudanya aja udah terekspos sama hoax, gimana kondisi mereka di masa depan ya? Hiks.
 
Terus, imagine this, di TikTok, bahkan ada konten yang nunjukin gimana caranya melakukan aborsi sendiri. Ofc kesalahan informasi medis semacam ini bisa bahaya banget yakan. Makanya merespons hal ini, beberapa konten sekarang udah dihapus sama TikTok, guys. Pihak TikTok pun bilangnya mereka udah kerjasama sama lembaga fact checker gitu buat make sure infomrasi yang ada di konten mereka nggak hoax dan membahayakan lagi buat para penggunanya.