Gempa 6,6 SR di China Ketika Sedang Lockdown

30

When people are grieving…

In China. 
Hiks. Another disaster hit China, tepatnya di kota Chengdu, Sichuan, China. Hal ini jadi makin bikin warga desperate banget, karena di saat Chengdu lagi nerapin another lockdown because of COVID-19, gempa bumi berkekuatan 6,6 SR juga terjadi di sana pada Hari Senin lalu.

🙁 Tell me more. 
Well, jadi gempa ini memiliki kekuatan 6,8 SR dan bikin berbagai infrastruktur di Chengdu seperti telekomunikasi, listrik dan air terpengaruh. Terus hingga Selasa siang kemarin, korban tewasnya udah mencapai 65 orang dan sekitar 250 orang menjalani perawatan medis karena luka-luka, dan puluhan orang berkondisi kritis.

Haduh sedih 🙁
Rite? Terus menurut keterangan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa yang terjadi di Chengdu itu lokasinya sekitar 43 km wilayah southeast Kangding City, di provinsi Sichuan pada kedalaman 10 km. Sejauh ini sih, rescuers udah berhasil mengevakuasi lebih dari 200 orang yang kejebak di wilayah gempa. Nggak cuma itu, petugas juga udah berhasil memulihkan layanan telekomunikasi, pasokan listrik, air dan juga menyalurkan pasokan makanan ke warga yang terdampak gempa.

What else happened?
Ngomong-ngomong soal dampak bencana, di Luding yang jadi area pusat gempa, infrastruktur listrik, air sampe telekomunikasi tuh hancur parah. Nggak cuma itu, they predicted ada sekitar 243 rumah yang ambruk dan 13.010 rumah lainnya mengalami kerusakan. Parahnya lagi, empat hotel dan ratusan rumah yang dipakai buat penginapan alias homestays juga kena dampak gempa.

Terus mana lagi lockdown yah?
Iya, bencana gempa bumi ini terjadinya pas banget ketika pemerintah kota Chengdu lagi nerapin lockdownAturan lockdown ini berlaku sejak 1 September 2022 kemarin. Dalam aturan tersebut, warga setempat dilarang pergi keluar kota kalo nggak ada keperluan khusus. Mereka juga diminta buat stay at home, just like what we did during the early days of pandemic. Terus, cuma ada satu anggota keluarga yang boleh keluar rumah, tapi dengan syarat negative COVID-19. Sejauh ini, masih belum tau kapan aturan lockdown itu bakal dicabut.
 
OMG…
Nah guys, meski lagi diguncang gempa, otoritas di China tetap memastikan supaya lockdown tetap diterapkan dengan ketat, salah satunya adalah memastikan semua rescue workers tuh pake APD yang sesuai. Adapun lockdown ini ngga hanya berlaku di Chengdu, tapi juga di 33 kota lainnya yang jadi rumah buat sekitar 65juta orang. Kebijakan ini dinilai banyak pihak diterapkan pemerintahannya Xi Jinping menjelang libur nasional minggu ini, jadi supaya ngga pada traveling, guys.
 
Tapi emang… pada ga bosen?
Bosen banget. Pas strict lockdown yang sama diberlakukan di Shanghai pada Juni lalu, warga sampe protes dari balkon rumahnya karena mereka beneran ga boleh keluar rumah samsek. Terus mana lockdown-nya berjalan lama banget sampe dua bulan lagi. Aksi protes tadi tentunya jadi pemandangan yang jarang banget terjadi, mengingat sistem pemerintahan China yang komunis dan satu partai aja kerap bikin warga manut aja sama kebijakan dari pemerintahannya Pak Xi.

OK. Anything else?
Fyi, balik lagi ke earthquake. Ini adalah the strongest earthquake in Sichuan sejak tahun 2017. Bahkan, getarannya bisa dirasakan sama orang yang tinggal di Provinsi Shaanxi dan Guizhou, yang jaraknya hundreds of kilometers. Terus guys, gempa ini juga ngga cuma bikin banyak warga terjebak di sekitar perumahan, namun ada lebih dari 200 orang terjebak di Hailuoguo, tempat wisata popular yang famous karena gletser, hutan, dan puncak gunungnya. So far, rescuers masih berupaya buat buka jalan demi bisa menjangkau mereka.
 
Thoughts and prayers…