Data Pribadi Bocor Dari Kominfo, Unjuk Rasa Kenaikan BBM Masih Terjadi di Berbagai Wilayah, Presiden Filipina Bertemu Presiden Jokowi di Indonesia, Begadang Membuat Orang Semakin Egois

48

Good morning

Hello from Catch Me Up! HQ. It’s been so hot during the day lately so it kinda reminds us of the threat of global warming. It’s really getting hot, here y’all. That’s why it’s more important than ever to be mindful about your electricity and gas consumption, and don’t forget to remind your family, too. Hopefully it’s not too late.

When Kominfo strikes again….

This time, with Data Pribadi yang bocor.
Well hello, people. Kamu udah dengar belum kalau tiga harian ini, netizen +62 tuh lagi rame-ramenya sama kabar data pribadi kita nih, dari nomor telepon sampai NIK bocor dan dijual lagi ke black marketPlot twist-nya lagi adalah, kebocoran data pribadi ini diduga didapat dari the one and only Kementerian Komunikasi dan Informatika aka Kominfo.

Whaaaat? *act surprised*
Ok jadi ceritanya gini, guys. Kamu pasti sering dapet SMS random nggak jelas dari nomor nggak dikenal gitu kan? Isinya macem-macem. Misalnya, “selamat, Anda Mendapatkan Undian 100jt Rupiah!!” atau “Nomor anda terpilih untuk mendapat hadiah satu unit sepeda motor”. Yang gitu-gitu. Pernah kan? Nggak cuma dari SMS, bahkan nomor-nomor nggak jelas itu udah mulai mengusik WhatsApp kita, guys. Contohnya kayak yang baru-baru ini terjadi ngirimin surat dan mengatasnamakan sebuah bank, meskipun kita bukan nasabah mereka.  Nah pertanyaannya adalah, oknum-oknum gabut itu dapat data kita darimana sih?

Iya. Dari mana sih?
Inhale, exhale, and be ready. Diduga data pribadi kita-kita ini bocor dari… Kominfo, guys. Yep, dugaan ini awalnya mencuat di Twitter. Salah satu akun di sana nge-spill bahwa ada 1,3 miliar data SIM Card yang udah bocor dan dijual ke black market. Nah dijualnya itu dengan harga yang nggak main-main, guys. Yaitu senilai Rp742 juta. Bahkan, ada sebanyak 2 juta data yang dijadikan sample dan dikasih secara gratis aka cuma-cuma. Penyedia informasinya, menurut pengakuan penjual yang di-spill di akun itu sih.. Yha, dari Kominfo.

SERIUSAN???
Dugaan ini kemudian dibantah mentah-mentah dong sama Kominfo. Menkominfo Johnny G. Plate menyebut bahwa data-data itu nggak ada di Kominfo. Lebih jauh, Pak Johnny bilangnya pihaknya bakalan melakukan pemeriksaan lebih jauh yang sesuai aturan perundang-undangan. Terus, pihaknya juga bakalan melakukan audit buat cari tahu data itu statusnya apa, bocornya dari mana, apakah dari aplikasi Penyelenggara Sistem Elektronik aka PSE atau dari operator, dll.

HMMM…
Talking about aplikasi PSE, Pak Johnny bilangnya para developer aplikasi kudu bisa melindungi data pribadi penggunanya mulai dari nama, nomor telepon, email, dll jangan sampai bocor, guys. Ada 3 hal yang harus jadi concern-nya para PSE buat membangun ruang digital yang proper. Pertama, of course mereka make sure data pribadi penggunanya dilindungi, teknologi enkripsinya kudu yang advanced biar nggak di-breach, dan cyber security-nya harus yang paling canggih. Selain itu, SDM digital yang ada di PSE itu juga harus kuat, dan terakhir harus ada organisasi yang bikin pengawasannya jadi lebih mudah, bersamaan dengan tata kelola perlindungan data yang harus di-elevate lagi. Biar kedepannya eggak ada lagit tuh kejadian kayak begini.

I see. Terus data pribadi yang bocor tadi gimana?
Well, balik lagi ke kebocoran data. Diketahui pihak Kominfo udah meminta pertanggungjawaban berbagai operator seluler terkait kebocoran data ini, guys. Disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Semuel Abrijani Pangerapan, pihak operator adalah pihak yang punya wewenang nyimpenin data para penggunanya, dan kalau sampai bocor yha it’s on them. Berbagai perusahaan operator itu juga udah diminta buat investigasi mendalam terkait kebocoran data-data ini.

Tapi takut banget data w bocor astaga…
Nah kalau kata Pak Johnny sih, sering-sering aja ganti password. Biar data-data kita yang ada di internet nih, terhidar dari berbagai macam pembobolan keamanan digital aka cyber security. Selain itu, Pak Johnny juga mengimbau supaya Nomor Induk Kependudukan aka NIK masing-masing dari kita tuh dijaga, guys. Pokoknya NIK tuh dikasih dan dicantumin kalau benar-benar terpercaya dan bener-bener dibutuhkan aja.

…..
We got you. Tapi memang kamu harus tahu bahwa sampai sekarang, cyber security Indonesia tuh masih tergolong cukup rendah dan butuh perbaikan here and there, guys. Dilansir dari data National Cyber Security Index, Indonesia ada di posisi 83 out of 160 negara. Makanya sampai ada yang menyebut oknum yang bocorin ini adalah pahlawan, karena buktiin cyber security negeri ini emang lemah. Terus, merespons hal itu, Pak Samuel bilangnya ini tuh bukan pahlawan, tapi hacker. Yang namanya hacker yha harus ditindak tegas. In that sense, Kominfo pun udah berkoordinasi sama Cyber Crime Polri buat menindak pihak yang bocorin miliaran data ini.

I see. Anything else?
Nah sambil ngurusin itu, despite the fact that cyber security Indonesia masih butuh banyak peningkatan, Kominfo came up with the idea of mengintegrasikan semua aplikasi punya pemerintah baik itu di pusat atau daerah. Biar efisien aja gitu, guys. Integrasi berbagai aplikasi ini bakalan dinamain dengan Super AppFor context, saat ini ada hampir 25.000 aplikasi punya pemerintah, dan rencananya bakalan diintegrasiin jadi sekitar 10 aplikasi aja, guys. Adapun aplikasi yang udah rame dipakai masyarakat kayak PeduliLindungi dan e-Kemenkeu nggak akan diganggu gugat.
 
Siap-siap lindungi data kamu gengs…

When the rejection is still going on….

Due to Kenaikan Harga BBM.
Yep. Fire is still here and there, anger is still in top of mind, and rejection is still happening di berbagai lapisan masyarakat menyusul harga BBM Subsidi yang baru aja naik over the weekend kemarin, guys. Jadi the day after sampe after-nya lagi, aksi unjuk rasa pun masih berlanjut di berbagai wilayah di Indonesia.

Tell me.
Sure. Kamu udah mulai kerasa belum, guys efek dari naiknya harga BBM sekarang? Iya,  BBM Subsidi jenis Pertalite dan Solar sekarang udah naik harga ygy. Nggak cuma itu, Pertamax nonsubsidi pun ikutan naik harga per liternya. Terus kalau udah kayak gini, you know what happened, rite? Yep, the same pattern replayed. Berbagai penolakan pun terjadi di kalangan masyarakat, guys. Nggak cuma dari kalangan masyarakat umum, orang-orang di Senayan yang jadi wakil kita juga menolak keputusan ini.

WOW. Go on. 
Partai Demokrat, misalnya. Anggota Komisi V dari Fraksi Demokrat, Irwan, menyebut kenaikan harga BBM ini adalah bentuk abai dan ignorant-nya pemerintah terhadap masyarakat yang udah menderita, kesusahan, dan sengsara. Terus dengan adanya keputusan ini, pemerintah malah bikin nambah masalah, padahal kan harusnya jadi jembatan buat kesejahteraan masyarakat gitu. Secara kalau harga BBM naik, semua aspek kehidupan masyarakat di berbagai background bakalan terdampak, mulai dari UMKM, buruh, petani, nelayan, karyawan swasta, ASN, dll.

Gaji nggak naik juga gitu?
Now let’s talk about gaji. Well, buat ASN, sampai sekarang belum ada kepastian, guys. Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Isa Rachmatawarta menyampaikan pemerintah bakal nge-review lebih jauh lagi terkait rancangan kas keuangan negara dan RAPBN barengan sama DPR. Tapi kalau untuk swasta, terutama kalau yang kerjanya di BUMN, Menteri BUMN Erick Thohir bilangnya beliau udah nge-sense bakalan ada penyesuaian terkait gaji di perusahaan regarding kenaikan harga BBM ini, sambil ngitung-ngitung perkiraan inflasi juga katanya.

Kalau yang non-BUMN?
Nah kalau yang non-BUMN, penyesuaian gaji atau upah bakalan ngikutin formula dari Peraturan Presiden aka Perpres Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Di sini ngebahas soal UMP, UMR, gitu-gitu. Nah, disampaikan oleh Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, karena ngikutin dari Perpres 36 ini, bisa dipastikan rumusan UMP  buat tahun ini bakalan sama kayak tahun lalu, dan tahun depan sama kayak tahun ini. That being said, upah buruh sampai tahun depan nggak bakalan naik, guys.

Hadeuuuu….
Makanya ngeliat fakta harga BBM yang naik dan upah aka gaji yag nggak mengalami kenaikan, banyak yang merasa dirugikan dong di sini. Nah, kerugian itu kemudian dilampiaskan ke berbagai aksi unjuk rasa yang digelar belakangan ini. Kayak yang kita bahas kemarin, aksi unjuk rasa ini emang udah digelar bahkan sebelum harga BBM officially naik, tapi begitu udah resmi, boom! Makin memuncak deh emosi warga, guys.

Ya ampun….
Contohnya yang terjadi kemarin banget nih di Jakarta. Nggak cuma satu atau dua, aksi unjuk rasa ini terjadi di 9 titik di Jakarta Pusat dan melibatkan 19 elemen masyarakat. Meskipun nggak diketahui secara detail dan spesifik titik-titiknya di mana aja, tapi yang jelas, unjuk rasa ini berpusat di Gedung DPR dan Patung Kuda. Selain itu, ada juga rombongandari gabungan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia  yang sama-sama unjuk rasa di DPR. Disampaikan oleh Ketua GMNI, namanya Arjuna, merek datang ke DPR sekadar unjuk rasa menyampaikan aspirasi aja, guys. Mereka nggak berniat buat masuk dan berdiskusi sama orang-orang di DPR situ katanya.

Tapi aman-aman aja kan?
Nggak bisa dibilang aman juga sih, guys. In fact, di berbagai daerah, demonya berujung ricuh, hiks. Kayak yang terjadi di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kemarin banget nih, pengunjuk rasa yang mencapai ribuan orang itu udah stand by di depan Kantor Bupati sana. Terus siangan, mereka maksa ketemu sama Bupati terus masuk ke dalam gedung yang dijaga sama barikade pengamanan petugas. Saling dorong lah di situ, terus ricuh. The same also happened in Mataram, Nusa Tenggara Barat. Pengunjuk rasa di sana juga sama-sama maksa masuk buat ketemu Ketua DPRD NTB, tapi yha dihalang sama petugas, dan ricuh juga.

:(((( Anything else?
Eh, ngomong-ngomong soal bentrok petugas keamanan yang mostly isinya polisi VS pengunjuk rasa, of course ada kejadian menarik dong di situ. Di Gedung DPR kemarin,  Waktu lagi adu argumen di mana polisi mengamankan dan masyarakat yang berorasi, mereka nanggepin polisinya begini, guys: “Bapak lebih baik ngurusin kasus Ferdy Sambo aja, pak.” WKWKWKW. Tapi omongan itu nggak digubris sama polisi. Diketahui pengunjuk rasa di berbagai wilayah masih belum bergerak dari posisi, guys. Hari ini, ribuan buruh bakalan kembali unjuk rasa di DPR dan menuntut supaya kenaikan harga BBM ini dibatalkan aja.

Who’s having some neighbour-y visit?

The Philippines new president.
Yep, Presiden Filipina yang baru, Marcos Jr alias Bongbong baru aja dateng ke Indonesia dan meet up sama Presiden Pak Jokowi ni guys. Adapun pertemuannya digelar pada Senin (5/9) kemarin dan katanya sih, mereka ngomongin sejumlah isu dan kerja sama bilateral gitu deh.

Eh, kepo dong.. Ngomongin apa aja sih? 
Presiden Filipina sama Indonesia ketemu, kira-kira ngomongin apa aja ya? Yaaaa, yang jelas kaya makanan korbeq all you can eat alias daging semua gitu deh. Banyak hal sih yang dibahas dari pertemuan mereka.  Pertama, bahas soal kerja sama perdagangan kedua negara yang naik hampir 50%. Terus, soal keterlibatan BUMN di proyek pembangunan di Filipina. Ada juga pembahasan soal perjanjian pengamanan perbatasan, defense and security, dan terakhir, keduanya bahas soal penguatan posisi ASEAN dan ASEAN Outlook on the Indo Pacific.

Banyak ugha yha…
Yoi… Nah fyi nih ya guys, Marcos Jr ini baru aja dilantik jadi Presiden Filipina pada Juni lalu, jadi ini adalah kunjungan dinas luar negeri pertamanya Bongbong, spesial banget kan?
 
Iya… kok bisa?
Well, dalam keterangannya Bongbong, ada beberapa alasan kenapa Indonesia jadi tujuan pertama dia untuk dinas luar negeri. Pertama, karena Filipina sama Indonesia dekat secara geographically, terus juga karena kedua negara juga dekat in a way of culture and ethnicity. Saking deketnya, Bongbong sampe bilang bahwa dateng ke Indonesia tuh feels like home.
 
WOW.
Yep, hal ini karena sambutan Indonesia yang dirasanya sangat hangat dan ramah. FYI lagi gengs, ini juga pertama kalinya buat Bongbong dateng ke Jakarta. Dia sih ngaku seneng banget karena kunjungannya diterima dengan baik di Indonesia. Oiya, dia juga bilang soal diplomatic relationship sama Indonesia yang udah berlangsung selama 75 tahun. Dan, ini tuh salah satu the longest relationship-nya Filipina dengan negara lain.
 
OK. Anything else?
Kamu juga perlu tahu guys bahwa terpilihnya Bongbong ini lumayan mendatangkan banyak kontroversi @home aka di Filipina. Hal ini adalah karena Bongbong merupakan anak dari Ferdinand Marcos, diktator Filipina yang menjabat di era 60-80an. Pada masa pemerintahannya, Marcos sempat memberlakukan status darurat yang mengatur bahwa pemerintahan adalah doi aja, both sebagai legislatif dan eksekutif. Dengan aturan ini, maka otomatis mereka yang berlawanan sama Marcos bsia dipersekusi. Nah Tepilihnya Bongbong dalam pemilu demokratis Juni lalu juga dipandang pengamat internasional sebagai “greatest political comeback in recent history” karena kayak, kok bisaaa anaknya diktator kepilih jadi presiden? Iyaaa kayak kamu juga pasti bakal kaget kan kalo tiba-tiba anaknya keluarga cendana jadi RI 1 EHEHEHEHE.

Begadang Jangan Begadang Kalau Tiada Artinya (You Sing You Lose….)

Yang suka begadang mana suaranya!! 
 
Duh, udah tau banget nih pasti banyak banget anak muda jaman sekarang yang doyannya begadang. Entah alasannya ngerjain tugas, mengabdi jadi budak corporate atau sekedar scrolling TikTok nontonin live-nya Kak Jill sambil nyanyi “10 gelombang kanan 10 gelombang kiri” sampe ketiduran (Geez…). Tapi, ada fakta baru nih soal begadang yang mungkin belum banyak yang tau. Who knows kalo ternyata begadang bisa bikin orang jadi makin egois. Yes, bener banget, S-E-L-F-I-S-H!! Iya, jadi para peneliti dari University of California, Amerika Serikat nemuin kalo seseorang kurang tidur satu jam aja, bisa pengaruhin dia ketika mau atau nggak membantu orang lain.
 
Hal ini diperkuat lagi sama pengakuan dari Ahli Tidur (kita semua juga ahli tidur nggak sih?!!?) dari Guy’s and St Thomas Hospital di Inggris, Ivana Rosenzweig. Dia bilang kalo tidur emang udah terbukti berpengaruh sama mood and our cognitive function.  So, in other words, it would impact our relationship with other people juga.

“Ini semua menjadi rahasia umum, Pak, rahasia umum Jenderal Andika. Di mana ada Jenderal Andika, tidak ada KSAD.”

Wow wow wowww gitu guys komentar dari Politisi PDIP Effendi Simbolon terhadap hubungan antara panglima Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Dudung Abdurrachman yang kerap disebut-sebut “tidak harmonis”. Hal itu disampaikan Pak Effendi dalam rapat di Komisi I DPR kemarin. Beliau juga bilang bahwa salah satu bukti dari hubungan ngga harmonis ini adalah tidak hadirnya Pak Dudung di acara Super Garuda Shield pada awal Agustus 2022 lalu.
 
Spill paaaak we wanna know the teaaaa…

Announcement


No one bought us coffee today 🙁

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Thinking about retiring early? Do these things.