Anies Baswedan Dipanggil KPK Terkait Formula E

32

Who’s still not over with Formula E?

All JKT people, 
including the Governor, Anies Baswedan.
Yep. Di tengah masyarakat kita yang udah siap-siap buat 2024 aka tahun politik dan political tension sekarang lagi kenceng-kencengnya,  hari Rabu minggu lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil KPK terkait dugaan korupsi dalam penyelenggaraan Formula E, guys.

WHATTT???
Iya. Jadi Formula E Jakarta tuh kan emang udah kelar, ygy. Sukses pula. However, drama, konflik, dan sejumlah tanda tanya dibalik suksesnya Formula E masih belum selesai juga, guys. Salah satunya adalah terkait laporan keuangan termasuk laba rugi penyelenggaraan acara itu yang mana duitnya ada yang berasal dari APBD DKI Jakarta sebagai commitment fee yang dibayar ke Formula E Operation kan. Makanya banyak pihak diperiksa terkait keuangan Formula E ini guys, mulai dari DPRD DKI, para pejabat di Pemprov, sampai Gubernur DKI Jakarta sendiri, Anies Baswedan.
 
Go on…
Adapun Pak Anies memenuhi undangan KPK dan diperiksa hari Rabu minggu lalu. Beliau diperiksa selama 11 jam, gengs. Nah kenapa bisa lama banget, Ketua KPK Firli Bahuri menyebut lamanya waktu diperiksa tuh tergantung dari pengetahuannya tentang suatu peristiwa. Dia tahu, dia mengalami, dia mendengar, dia ngeliat sendiri. Nah itu empat unsurnya, yang bikin prosesnya jadi lebih panjang karena pertanyaan yang dilempar juga banyak.

I see…
 Terus Pak Aniesnya?

Pak Anies-nya yha kayak biasa aja. Udah selesai diperiksa, keluar gedung KPK menghadapi wartawan senyumnya merekah. Pak Anies sih berharapnya apa yang udah dia sampaikan selama 11 jam itu bisa kasih titik terang terhadap penyelidikan KPK dalam kasus ini. Beliau juga seneng-seneng aja kasih keterangan di KPK karena niatnya cuma mau bantu.

Did anyone say anything?
Ada dong. Let’s hear it langsung dari eks Pimpinan KPK Bambang Widjojanto. Menurut Pak BW, KPK tuh jangan cari-cari alasan dan sembarangan mentersangkakan Pak Anies, apalagi di tengah situasi pemanasan 2024 begini, kegaduhan kayak gini tuh cuman makin nunjukin proses penegakan hukum Indonesia yang rapuh yang dan nggak bisa kasih kepastian dan keadilan buat masyarakatnya, guysNot to mention nama Anies Baswedan yang rame disebut sebagai bakal calon Presiden 2024 mendatang.
 
OK, anything else?
Talking about Formula E, sebenernya event mobil listrik itu bisa dibilang memberi dampak ekonomi yang positif terhadap Jakarta, guys. Menurut data dari lembaga riset Insititute for Development of Economic and Finance (Indef), Formula E  memberikan dampak ekonomi dengan nilai total Rp 2,638 triliun bagi DKI Jakarta, atau dengan kata lain berkontribusi 0,08 persen pada pertumbuhan ekonomi daerah pada 2022. Terkait hal ini, Kepala Pusat Makro dan Keuangan Indef Rizal Taufikurahman menyebut bahwa dengan adanya event tersebut, ekonomi Jakarta menambah potensinya sebesar Rp2,63 triliun terhadap kegiatan ekonomi dalam satu tahun.