Aksi Protes Kenaikan Harga BBM, 1/3 Luas Pakistan Terendam Banjir, Jaksa Pinangki Bebas Bersyarat, Negara Jazirah Arab Protes Berbagai Konten di Netflix

44

Hello

Rise and shine, everyone! If you’re well aware, yesterday we witnessed so many protests against fuel price hikes accross the country. More on that down below. Scroll down…

When people are still striking hard…

Guysss, things are getting more alarming…
In so many parts of Indonesia. Iya ni guys, aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM masih terus terjadi di seluruh Indonesia. Hal ini menyusul kenaikan harga BBM bersubsidi yang diberlakukan pemerintah mulai Hari Sabtu lalu. Terus, di mana aja aksi protesnya berlangsung? Let’s catch up!
 
Pertama, di rumah rakyat dulu, aka DPR RI.
Yep kemarin, ribuan massa dari sejumlah aliansi buruh membawa empat tuntutan dalam demo menolak kenaikan harga BBM di depan DPR RI. Jadi selain menolak kenaikan harga BBM, massa buruh juga punya tuntutan lain yakni mendesak pemerintah segera mencabut UU Omnibus Law Cipta Kerja, menuntut kenaikan UMK/UMSK, dan mendesak DPR membentuk Panitia Kerja (Panja) atau Panitia Khusus (Pansus) BBM.
 
Terus…
Terus kata Presiden KSPI dan Partai Buruh Said Iqbal, aksi ini ngga hanya digelar di Jakarta, tapi juga dilakukan secara serempak di 25 provinsi dan kota-kota besar kayak Bandung, Serang, Semarang, Surabaya, Medan, Banjarmasin, hingga Gorontalo. Terus selain buruh, tentunya mahasiswa juga turun ke jalan dong. Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) juga mengundang mahasiswa untuk menggelar aksi serentak mulai kemarin hingga 10 September nanti di seluruh wilayah Indonesia. Adapun seruannya sama guys, yakni menolak kenaikan harga BBM. Koordinator Media BEM SI 2022 Arif Maulana bilang, saat ini kebijakan pemerintah semakin jauh dari kesejahteraan rakyat, makanya mahasiswa kembali turun untuk berjuang.
 
I see…
Nah dari Jakarta kita ke Jawa Timur, di mana aksi protes terjadi di beberapa titik, dan pusatnya ada di Kantor Gubernur Jawa Timur, di Jalan Pahlawan, Surabaya. Adapun aksi protesnya diwarnai dengan para buruh yang mendorong motornya sebagai bentuk protes kepada pemerintah yang seenaknya menaikkan harga BBM. Terus aksi protes juga terjadi di Yogyakarta, di mana massa yang Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) berkumpul di depan Gedung DPRD DIY. Dari situ, mereka kemudian melakukan long march dan berakhir dengan blokade jalan di depan Gedung DPRD DIY. Massa kemudian melakukan orasi yang intinya menolak kenaikan harga BBM.
 
Go on…
Dari Jogja kita ke Sumatera Utara, di mana ribuan mahasiswa juga mendatangi kantor DPRD Sumut untuk menyampaikan protesnya. Dalam seruannya, Ketua GMNI Kota Medan, Surya Darmawan Nasution menilai bahwa Pemerintahan Pak Jokowi udah mengkhianati rakyat. Karena sebelumnya Pak Jokowi sempat bilang enggak akan menaikkan harga BBM, tapi ujung-ujungnya dinaikin ugha. Aksi protes juga terjadi di Aceh, di mana aksi yang digelar di depan gedung DPRD Aceh itu berlangsung ricuh hingga menyebabkan tiga orang polisi terluka.
 
Meanwhile…
Kemarin banget, pas para mahasiswa menggelar aksi protes di depan gedung DPR RI. Di dalam, beberapa anggota DPR yang hadir memberikan kejutan “happy birthday” buat Ketua DPR Puan Maharani. Adapun surprise ini diberikan oleh seluruh anggota DPR yang lagi sidang paripurna, ngga lupa sambil nyanyiin lagu ‘Selamat Ulang Tahun’-nya Jamrud dan pada bertepuk tangan.
 
We know. Nah in case you’re wondering, yep, harga BBM naik, harga sembako juga naik dong. Adapun harga kebutuhan di pasar tradisional manis di Ciamis Jawa barat baru aja mengalami kenaikan 20 persen. Terus, selain cabe dan sayuran, harga daging ayam juga tembus Rp38 ribu perkilogram dan daging sapi mencapai 140 ribu rupiah perkilogram.

When things are getting tear-ribble in Pakistan…

Everybodyyy…
We need to give more attention to: Pakistan. Karena negara di Asia Selatan itu lagi mengalami kemalangan yang ngga tanggung-tanggung guys, yakni banjir yang merendam hingga 1/3 luas negara. Korbannya juga ga tanggung-tanggung, di mana sejak 14 Juni kemarin, jumlah nyawa yang melayang udah mencapai 1.282 jiwa.

Noooo 🙁
Iya, jadi emang Pakistan udah mengalami banjir ini lumayan lama, dan penyebabnya ga lain ga bukan adalah extreme weather yang disebabkan oleh global warming. Selain curah hujan monsoon yang lebih banyak daripada sebelum-sebelumnya, Pakistan juga mengalami cairnya gunung es aka gletser yang terletak di bagian timur. Hal ini kemudian bikin Pakistan jadi mengalami bencana banjir terburuk sepanjang sejarah, dengan 33 juta orang yang terdampak akibat banjir ini. Terus menurut Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, kerugian akibat banjir ini mencapai US$10 miliar dengan kerusakan infrastruktur, perumahan, hingga peternakan.
 
OMG the magnitude…
Right. Terus yang makin bikin miris adalah, perempuan dan anak-anak jadi pihak yang paling banyak jadi korban akibat bencana ini. Mayoritas anak-anak meninggal karena terkena penyakit, kekurangan air bersih, terkena malaria, hingga kurang gizi. The problem doesn’t stop there. UNICEF juga menghitung bahwa banjir ini udah merusak 17.566 sekolah, dan bikin pendidikan buat anak-anak Pakistan makin tertinggal, setelah sebelumnya mereka juga terhambat sekolahnya karena pandemi COVID-19.
 
What about women?
Keadaan perempuan di sana juga parah gengs, secara 10% dari layanan penyedia jasa kesehatan di Pakistan juga rusak parah gara-gara banjir. Menurut wakil WHO di Pakistan, Dr. Palitha Gunarathna Mahipala kondisi ini tentunya mengkhawatirkan banget, terutama buat 1,2 juta perempuan Pakistan yang lagi hamil. Ratusan ribu dari mereka kini berada di kamp pengungsian, dan resources yang terbatas di tempat ini tentunya sangat mengancam keselamatan para perempuan tersebut.

GEEZ… anyone helping?

Sejauh ini, Pusat Koordinasi dan Tanggap Banjir Nasional alias BNPB-nya WHO bilang bahwa mereka udah menyalurkan berbagai bantuan senilai US$10 juta buat perawatan korban luka, kirim pasokan bantuan ke fasilitas kesehatan dan pencegahan penyakit menular. Selain itu, China dan Inggris juga udah ngejanjin jutaan bantuan ke Pakistan.
 
OK. Anything else?
FYI guys, wilayah Asia Selatan ini emang jadi salah satu kawasan yang paling prone to efek global warming. Negara tetangga Pakistan yakni India juga beberapa waktu lalu struggling dalam menghadapi gelombang panas, dan negara kepulauan lain kayak Maladewa juga lagi struggling gimana caranya ngga tenggelam. Yep, soalnya mereka terletak di tengah Samudera Hindia dan permukaan air laut yang terus naik itu bisa mengancam keberadaan mereka gengs. Serem yha.

Raise your hand if you want to make a lot of moneyyyy

Hands down, hands down.
Karena kali ini kita mau ngomongin those people yang make a loooot of money, ngerugiin orang, terus dihukum, tapi hukumannya udah mah ringan, bisa dikurangin, lagi! Yep, 100% buat kamu yang nebak: koruptor.
 
What about it?
Jadi dalam beberapa hari ke belakang ini, rakyat +62 lagi dibikin bete sih sama beberapa koruptor yang bebas setelah menjalani hukuman penjara yang bisa dibilang ringan. Terbaru ada Jaksa Pinangki yang baru bebas bersyarat pada Hari Selasa kemarin banget. Padahal oh padahal, Jaksa Pinangki ini divonis penjaranya 10 tahun. Terus doi banding dan hukumannya dikurangi 60% jadi empat tahun (WOW) dan kini, doi udah bisa menghirup napas segar keluar penjara (secara bersyarat) setelah menjalani hukuman penjara selama dua tahun aja.
 
HAH kok bisa?
Bisa. Jadi Pembebasan Bersyarat (PB) itu adalah proses pembinaan di luar lapas buat napi yang udah menjalani hukuman penjara selama sekurang-kurangnya dua pertiga dari masa pidana, terus dua pertiga itu ngga boleh kurang dari sembilan bulan. Dengan status ini, Pinangki akan menjalani lapor diri di Balai Permasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Selatan. Selain dapet status pembebasan bersyarat, Pinangki juga diketahui beberapa kali mendapat remisi atau potongan pidana, kayak remisi Hari Raya Idul Fitri 2022 selama satu bulan dan remisi 3 bulan dalam rangka HUT ke-77 RI.
 
Tapi emang kasus dia apa si?
Intinya doi sebagai jaksa bukannya menegakkan hukum, tapi malah kongkalingkong sama koruptor kakap, namanya Djoko Tjandra buat pemufakatan jahat dalam rangka melakukan tindak pidana korupsi. Selain itu, Pinangki juga jadi tersangka suap dan pencucian uang dan vonis hakim memutuskan bahwa doi emang bersalah. Kasus korupsi Djoko Tjandra sendiri totalnya telah menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 904 miliar. Karena kesalahannya itu, Pinangki kemudian dijatuhi hukuman penjara 10 tahun tadi gengs, yang kemudian doi banding, jadi empat tahun, and the rest is history.
 
I see…
Nah selain si Pinangki, koruptor lain yang baru aja bebas bersyarat juga adalah mantan Gubernur Banten Ratu Atut Choisiyah. Beda sama Pinangki, Atut ditahan udah sejak 20 Desember 2013. Adapun lama pidana hukuman kesatunya 5 tahun 6 bulan penjara. Pidana kedua selama 7 tahun. Tanggal bebas awal adalah pada 18 Juni 2026 dan mendapatkan jumlah remisi sebanyak 8 bulan 105 hari. Sedangkan tanggal bebas akhir adalah 8 Juli 2025. Dengan itung-itungan ini, maka Ratu Atut harusnya bebas pada tahun 2025 mendatang, tapi….
 
Tapi…
Tapi doi dapet remisi aka pengurangan hukuman terus, guys. Adapun remisi total yang didapatnya adalah 8 bulan 105 hari. Terus kok remisinya ga nyampe setahun tapi udah bebas, you may ask? Ya karena ada skema 2/3 tadi guys, jadi kalo udah menjalani hukuman penjara selama 2/3 dari vonis hukuman, maka doi bisa bebas bersyarat selama lapor. Nah Atut nih diberi bebas bersyarat oleh Kemenkumham for several reasons, yakni: Atut udah menjalani pembinaan dengan baik, memenuhi syarat substantif dan administratif, serta sesuai dengan rekomendasi sidang tim pengamat pemasyarakatan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
 
Remind me again about the crime she committed
Ada dua guys, pertama soal suap di Pilkada Lebak, Banten yang juga menyeret Ketua Mahkamah Konstitusi saat itu, Akil Mochtar ke penjara. Selain itu, ada juga kasus pengadaan alat kesehatan di Provinsi Banten yang merugikan negara sebesar Rp 79 miliar.

Geeeez…. anything else?
Selain Pinangki di Ratu Atut, ada totalnya 23 koruptor yang bebas dengan skema bebas bersyarat tadi. Para koruptor yang bebas ini juga masih wajib lapor sesuai dengan masa tahanannya, tapi yang penting kan udah ngga tinggal di balik jeruji lagi ygy

What’s causing some controversy?

Netflix, di negara Jazirah Arab.
Iya ni guys, jadi baru aja negara-negara sana yang tergabung dalam Gulf Cooperation Council (GCC) melayangkan surat protesnya dan meminta layanan streaming Netflix menghilangkan kontennya yang dianggap “offensive” dan berlawanan dengan nilai-nilai keIslaman. Aksi protes ini adalah untuk menanggapi berbagai konten di Netflix yang memunculkan karakter LGBTQ, dan konten-konten lainnya yang disebut “tidak bermoral”. Terus dalam siaran tv-nya Selasa lalu, Saudi Arabia mendatangkan narsum yang bilang bahwa Netflix merupakan “official sponsor of homosexuality”. Dalam tayangan itu, ditampilkan juga potongan film Jurassic Park: Camp Cretaceous, yang menampilkan dua orang perempuan berciuman, walaupun rekaman tersebut udah di-blur. Dengan berbagai konten ini, mulai bermunculan juga suara-suara yang mendorong supaya Netflix di-banned aja di Arab Saudi, karena bisa memberikan efek negatif pada anak-anak. Terus, siapa aja sih member GCC nih? Banyak guys, ada Arab Saudi, the United Arab Emirates, Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Oman. So far, belum ada juga komentar dari pihak Netflix-nya.

“Stop being an idiot.”

Weeew gitu guys jawaban dari Hacker Bjorka yang ngirim pesan kepada Kementerian Kominfo terkait kebocoran data registrasi SIM Card warna negara +62 dalam salah satu unggahannya di situs forum Breached.to. Jadi ceritanya, Hacker Bjorka ini diduga adalah penyebar informasi kebocoran dan penjualan 1,3 miliar data registrasi SIM Card warga Indonesia di forum hacker. Terus terkait kejadian ini, Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan berpesan ke para hacker supaya plz banget berhenti menyerang data orang Indonesia karena perbuatan tersebut merugikan masyarakat. Eh dijawab sama Bjorka dengan pesan singkat: My Message to Indonesian Government, stop being an idiot. WOW. 
 
Are you #teamhacker or #Teamkominfo?

Announcement


Thanks to Satoru, olladwinta, Fikri, Nanda, Orr, Twiras, & Someone for buying us coffee yesterday!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Drinking water is very important for your body, so here’s how to tell if your body is hydrated.