Virus Langya Muncul Di Kawasan Asia Pasifik

59

What keeps coming like tasks from your boss?

Virus. 
Yep, ga kelar-kelar ygy. Jadi baru aja nih, muncul lagi satu jenis virus yang concerning yang muncul di kawasan Asia Pasifik. everybody meet: Virus Langya.
 
Tell me. 
Sure. Jadi, dari sebuah penelitian yang dilakukan sama para ilmuwan China dan Singapura, udah ditemukan sebuah virus yang diberi nama Virus Langya. More context about it, virus Langya ini asalnya dari hewan dan selain menginfeksi hewan, virus ini juga bisa menginfeksi dari hewan ke manusia:)). Tapi sampai sekarang masih belum ada bukti apakah virus ini emang bisa menyebar dari manusia ke manusia.

Tapi udah menyebar?
Udah eheheh.. Tapi bukan antar manusia, guys. Adapun virus ini udah terdeteksi di 35 orang di Provinsi Shandong dan Provinsi Henan, China. Orang-orang ini awalnya punya gejala demam dan gejala-gejala lain yang mirip sama Covid-19. Tapi bedanya, mereka-mereka ini sebelumnya udah kontak erat sama hewan berupa kelelawar. Terus pas PCR, rupanya bukan Covid-19. Dan karena mereka udah kontak erat sama hewan inilah yang kemudian menguatkan para ilmuwan itu kalau mereka emang udah terinfeksi sama virus Langya yang asalnya juga dari hewan, guys.

Geeeez….
Nah terus kalo menurut data WHO sih, virus Langya ini diklasifikasikannya sebagai virus biosafety level 4 di mana kemungkinan kasus kematian pada kasus ini ada di angka 40-75%. Lebih tinggi dari kasus kematiannya Covid-19. That being said, kasus ini jadi jauh lebih berbahaya daripada Covid-19. Adapun setelah diobservasi lebih jauh lagi, 26 dari 35 orang yang terinfeksi virus ini punya gejala gampang marah, gampang capek, sakit kepala, batuk, mual, sampai muntah.

Pls not another outbreak…
Amen. Tapi disampaikan oleh salah satu ilmuwan dalam penelitian terkait virus ini namanya Wang Linfa, sampai sejauh ini sih virusnya emang belum nyampe yang fatal dan serius banget. Jadi, nggak perlu terlalu panik. But the thing is, kalau misalnya terbukti virus ini udah menginfeksi manusia ke manusia lain, itu udah beda cerita. Terus juga untuk 35 orang yang udah kena tadi, mereka saat ini posisinya lagi dirawat aja untuk menghindari komplikasi. Karena sejauh ini belum ada vaksin atau pengobatan khusus buat men-tackle si Virus Langya ini.

I see. Anything else?
Btw talking about vaccine, sekarang tuh di berbagai belahan dunia sedang mengupayakan supaya mereka bisa distribusiin vaksin buat mengendalikan cacar monyet aka monkeypox yang sekarang mewabah dan makin parah each and every day. Vaksin yang dipakai yang dipakai tuh salah satunya adalah Vaksin Jinnyeos,  yang sering dipakai sebagai vaksin cacar pada umumnya. Penggunaan vaksin jenis ini juga udah disetujui sama Food and Drugs Adminsitration AS, dan punya efektivitas 85% dalam menghindari monkeypox.