Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Meningkat

51

What seems to be increasing but not your salary?

Indonesian economic growth.
Yoi gengs. Kabar gembira dari dunia perduitan aka ekonomi kita, di mana baru aja kemarin, Badan Pusat Statistik menyebut pertumbuhan ekonomi kita udah meningkat dan menunjukkan tren positif.

Oh iya??
Iya. Disampaikan langsung oleh Ketua Badan Pusat Statistik aka BPS, Margo Yuono, dalam kuartal II tahun ini di mana periodenya itu terhitung dari April-Juni lalu, pertumbuhan ekonomi di Indonesia tuh udah tumbuh di angka 3,72 persen. That being said, kalau diitung dan dikalkulasikan lagi dengan economic growth di awal tahun, maka so far pertumbuhan ekonomi kita di tahun ini tuh ada di angka 5,44%, guys. Udah di atas 5 lo, which is udah bagus banget.

Penyebabnya apa aja emang?
Well, ada banyak faktor sih. Pak Margo bilangnya pertumbuhan ekonomi ini nggak terlepas dari mobilitas masyarakat yang udah seems to be back to normal pasca Covid-19. Sektor transportasi meningkat, sektor pariwisata meningkat, perdagangan meningkat. Dan semuanya berdampak positif ke ekonomi. Lebih jauh, kebijakan pemerintah yang terus menerbitkan berbagai macam subsidi from A to Z, dibarengi sama Bank Indonesia yang nggak naikin suku bunga buat para pelaku usaha juga ada kontribusinya buat pertumbuhan ekonomi sampai ada di titik ini.

I see….
Nah, dalam keterangannya atas hasil ini, Menko Perekonomian Pak Airlangga Hartarto menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tuh sebenarnya udah bangkit dari tahun lalu. Secara segala aktivitas orang-orang juga udah mulai meningkat dari tahun lalu. But, what makes it special this year tuh karena keadaan dunia sekarang yang lagi nggak baik-baik aja, guys. Dampak climate crisis, terus invasi Rusia-Ukraina tuh kan bikin perdagangan dunia jadi chaos kan. Contoh di beberapa negara maju  kayak AS, Jerman, Perancis, China, Korea Selatan, pertumbuhan ekonominya emang meningkat, but they got slower sampai di kuartal II ini. Nah, dengan Indonesia yang udah ada di 5,44%, Pak Airlangga bilangnya ekonomi Indonesia tuh udah kuat, guys.

Sounds good…
Rite? Atas pencapaian ini Kementerian Keuangan juga optimis di kuartal III ini, which is yang sekarang lagi happening dari Juli sampai nanti September, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa masih ada di atas 5%. Tapi yha gitu, ga pasti banget karena ancaman kan selalu ada. Di mana kondisi global juga nggak pasti. Terus, dari segala hal yang nggak pasti ini, kondisi ekonomi global juga nggak ada yang tahu ke depannya kayak gimana. Perubahan harga barang gimana, dll. Makanya dari sini Kementerian Keuangan juga terus memantau dari segala sisi, termasuk aktivitas ekonomi yang semakin berkembang pasca pandemi.

All right. Anything else I should know?
Fyi bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi yang di atas 5%, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika juga udah mulai menguat, guys. Buktinya, hari Senin kemarin, nilai tukar rupiah udah ada di angka 14.876 terhadap dolarnya AS. Nilai tukar ini juga dibarengi sama cadangan devisa kita yang sekarang lagi turun. Di bulan Juli kemaren, cadangan devisa kita tercatat ada 132,2 miliar USD, dan diperkirakan bakal terus menurun di buan ini sampai di 131 miliar USD.