Judi Online Meluas Diberbagai Kalangan

36

When people keep talking about judi online….

Yang jumlahnya sekarang makin banyak.
Iya. Nggak cumn pejabat lembaga itu aja guys yang lagi rame-rame soal judi online. Ternyata, setelah ditelusuri lebih jauh baru-baru ini, judi online emang udah meluas di berbagai kalangan di seluruh penjuru negeri. Bahkan yang ke luar negeri juga ada.

Hold on. How did we get here?
Jadi ceritanya gini. As we all know di era serba digital dan internet savvy kayak sekarang, masyarakat kan kemudian juga harus berkembang dari yang awalnya menjalankan kehidupan secara konvensional, pindah jadi ke gadget. Mulai dari aktivitas legal kayak meeting, kerja, dan sekolah yang bisa from home, aktivitas ilegal juga tumbuh pesat, guys. Mulai dari streaming film di situs nggak sah (Looking at you, penikmat film/series link-nya pake angka-angka 🙂) sampai kegiatan judi. Yep,  judi tuh bisa online, guys. sistemnya nggak ribet dan somehow… menguntungkan banget. Makanya orang-orang pada demen deh.

Not me sih…
Good for you. Tapi ya guys, seiring dengan jumlah peminatnya yang kian bertambah every single day, situs-situs yang memfasilitasi judi online di internet juga makin hari makin banyak, dengan omset yang sungguh fantastis. Dari laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan aka PPATK, dalam periode 2019 sampai 2022 ini, dari 25 website aja tuh, udah ketahuan triliunan Rupiah keuntungan yang mereka dapat. Terus, duitnya pun ngalir ke berbagai negara di Asia Tenggara, mulai dari Thailand, Kamboja, sampai Filipina.

HAH??
Iya.Terus since aktivitas judi online ini adalah aktivitas yang ilegal, makanya situs-situs itu dibumihanguskan aka diblokir deh sama… The one and only Kementerian Komunikasi dan Infomatika RI. Tapi yha gitu, ibarat mati satu tumbuh seribu, situs judi online yang berhasil diblokir Kominfo terus bermunculan lagi pake domain yang mirip kayak sebelumnya. Selain itu, aktivitas judi online juga sering lewat personal message gitu, which is nggak bisa ke-detect deh sama Kominfo.

Nggak ke-detect??
Iya. Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana bilangnya selain metode yang digunakan macem-macem, para pelaku judi online tuh juga pinter menghilangkan jejak kelakuan mereka jadi nggak ke-detect either sama pihaknya di PPATK ataupun Kominfo, guys. Lebih jauh, Mas Ivan menjelaskan cara-cara yang mereka lakukan tuh dengan ganti website-nya jadi website baru, terus rekening yang dipakai juga sering ganti dan pindah-pindah, guys. Bahkan, hasilnya juga biasa disatuin sama hasil bisnis yang sah. Bingung kan jadinya.

Tapi tetep ketangkep kan?
Yang bocor-bocor yha tetep dong.  Di Sulawesi Selatan misalnya, Senin kemarin, Polda Sulsel berhasil mengamankan tiga pelaku bandar judi online jenis chip dan togel berinisial MAB, MM, sama SW. Terus di Jawa Tengah, polisi berhasil mengamankan seorang selebgram berinisial RM yang diketahui ngendorse produk-nya judi online, guys. Tapi RM sendiri sih ngakunya dia nggak tahu kalau itu tuh judi online, dia cuma disuruh nyebarin link lewat IG story doang katanya. Di Kalimantan Selatan juga gitu, polisi berhasil mengamankan 8 orang temasuk pemilik situs judi online di sebuah warung yang dijadikan tempat transaksi mereka. Sama ada juga ibu-ibu di Bengkulu yang jadi bandar judi online. Sama kayak yang lain, ibu ini juga udah diamankan polisi.

Shizzz literally everywhere…

Literally everywhere. Nggak cuma sama masyarakat sipil, tapi pejabat Polri juga. Yep, we’re talking about jaringan judi online which called Konsorsium 303 yang diduga dipimpin sama Irjen Ferdy Sambo, tersangka pembunuhan Brigadir Yosua. Well, waktu rapat Komisi III DPR barengan sama Ketua Kompolnas Mahfud MD Senin kemarin, isu Konsorsium 303 ini juga sempat dibahas, guys. Menurut anggota Komisi III dari Fraksi PAN, Mulfachri Harahap, selama ini DPR selalu nge-push supaya Polri bisa dapat dukungan penuh in terms of pendanaan dan anggaran, biar ngga nyari pemasukan tambahan kayak dari “setoran” judi online ini. That being said, anggaran yang minim dikepolisian dikhawatirkan jadi ketutup sama hasil judi online deh.


Hadeh….
Merespons hal ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajarannya mulai dari tingkat Polda sampe Mabes Polri buat mengusut dan memberantas abis aktivitas judi online yang diduga dilakukan polisi, guys. Pokoknya diberantas abis, sampe ke antek-anteknya deh. Lebih jauh, Jenderal Listyo juga bilang beliau nggak bakalan segan-segan mencopot itu anggota Polri kalau ketahuan main judi online. Mau itu Kapolda, Kapolres, direktur, bahkan pejabat di Mabes, nggak ada toleransi pokoknya.


I see. Anything else?
Ngomong-ngomong soal pemberantasan judi online, Wakil Presiden Ma’ruf Amin bilangnya Polri mesti buruan melakukan hal ini, guysAs soon as possible. Apalagi judi online tuh udah memakan banyak korban yang nggak sedikit dari seluruh penjuru negeri. Lebih jauh, Kyai Ma’ruf bilangnya judi online tuh bandarnya banyak di luar negeri, tapi ekornya kena di Indonesia katanya. Tapi Pak Wapres nggak detail-in lebih jauh lagi sih maksudnya ekor di Indonesia tuh gimana.