Judi Online Meluas Diberbagai Kalangan, Masyarakat Negara Maju Memilih Tidak Menikah & Punya Anak, 36 Bencana Terjadi di Indonesia Dalam Sepekan, Pelupa Penyakit Yang Tidak Bisa Dihindari

69

Good morning,

It’s Wednesday, so as always… it’s podcast time! Catch up with everything, only in audio here. Now, from today on, unless something massive happens, we’re done with Ferdy Sambo’s stories. We should be moving on because this country has sooo manyyyy other dramas and good progress. So, we promise this is for the last time…

When people keep talking about judi online….

Yang jumlahnya sekarang makin banyak.
Iya. Nggak cumn pejabat lembaga itu aja guys yang lagi rame-rame soal judi online. Ternyata, setelah ditelusuri lebih jauh baru-baru ini, judi online emang udah meluas di berbagai kalangan di seluruh penjuru negeri. Bahkan yang ke luar negeri juga ada.

Hold on. How did we get here?
Jadi ceritanya gini. As we all know di era serba digital dan internet savvy kayak sekarang, masyarakat kan kemudian juga harus berkembang dari yang awalnya menjalankan kehidupan secara konvensional, pindah jadi ke gadget. Mulai dari aktivitas legal kayak meeting, kerja, dan sekolah yang bisa from home, aktivitas ilegal juga tumbuh pesat, guys. Mulai dari streaming film di situs nggak sah (Looking at you, penikmat film/series link-nya pake angka-angka 🙂) sampai kegiatan judi. Yep,  judi tuh bisa online, guys. sistemnya nggak ribet dan somehow… menguntungkan banget. Makanya orang-orang pada demen deh.

Not me sih…
Good for you. Tapi ya guys, seiring dengan jumlah peminatnya yang kian bertambah every single day, situs-situs yang memfasilitasi judi online di internet juga makin hari makin banyak, dengan omset yang sungguh fantastis. Dari laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan aka PPATK, dalam periode 2019 sampai 2022 ini, dari 25 website aja tuh, udah ketahuan triliunan Rupiah keuntungan yang mereka dapat. Terus, duitnya pun ngalir ke berbagai negara di Asia Tenggara, mulai dari Thailand, Kamboja, sampai Filipina.

HAH??
Iya.Terus since aktivitas judi online ini adalah aktivitas yang ilegal, makanya situs-situs itu dibumihanguskan aka diblokir deh sama… The one and only Kementerian Komunikasi dan Infomatika RI. Tapi yha gitu, ibarat mati satu tumbuh seribu, situs judi online yang berhasil diblokir Kominfo terus bermunculan lagi pake domain yang mirip kayak sebelumnya. Selain itu, aktivitas judi online juga sering lewat personal message gitu, which is nggak bisa ke-detect deh sama Kominfo.

Nggak ke-detect??
Iya. Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana bilangnya selain metode yang digunakan macem-macem, para pelaku judi online tuh juga pinter menghilangkan jejak kelakuan mereka jadi nggak ke-detect either sama pihaknya di PPATK ataupun Kominfo, guys. Lebih jauh, Mas Ivan menjelaskan cara-cara yang mereka lakukan tuh dengan ganti website-nya jadi website baru, terus rekening yang dipakai juga sering ganti dan pindah-pindah, guys. Bahkan, hasilnya juga biasa disatuin sama hasil bisnis yang sah. Bingung kan jadinya.

Tapi tetep ketangkep kan?
Yang bocor-bocor yha tetep dong.  Di Sulawesi Selatan misalnya, Senin kemarin, Polda Sulsel berhasil mengamankan tiga pelaku bandar judi online jenis chip dan togel berinisial MAB, MM, sama SW. Terus di Jawa Tengah, polisi berhasil mengamankan seorang selebgram berinisial RM yang diketahui ngendorse produk-nya judi online, guys. Tapi RM sendiri sih ngakunya dia nggak tahu kalau itu tuh judi online, dia cuma disuruh nyebarin link lewat IG story doang katanya. Di Kalimantan Selatan juga gitu, polisi berhasil mengamankan 8 orang temasuk pemilik situs judi online di sebuah warung yang dijadikan tempat transaksi mereka. Sama ada juga ibu-ibu di Bengkulu yang jadi bandar judi online. Sama kayak yang lain, ibu ini juga udah diamankan polisi.

Shizzz literally everywhere…

Literally everywhere. Nggak cuma sama masyarakat sipil, tapi pejabat Polri juga. Yep, we’re talking about jaringan judi online which called Konsorsium 303 yang diduga dipimpin sama Irjen Ferdy Sambo, tersangka pembunuhan Brigadir Yosua. Well, waktu rapat Komisi III DPR barengan sama Ketua Kompolnas Mahfud MD Senin kemarin, isu Konsorsium 303 ini juga sempat dibahas, guys. Menurut anggota Komisi III dari Fraksi PAN, Mulfachri Harahap, selama ini DPR selalu nge-push supaya Polri bisa dapat dukungan penuh in terms of pendanaan dan anggaran, biar ngga nyari pemasukan tambahan kayak dari “setoran” judi online ini. That being said, anggaran yang minim dikepolisian dikhawatirkan jadi ketutup sama hasil judi online deh.


Hadeh….
Merespons hal ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajarannya mulai dari tingkat Polda sampe Mabes Polri buat mengusut dan memberantas abis aktivitas judi online yang diduga dilakukan polisi, guys. Pokoknya diberantas abis, sampe ke antek-anteknya deh. Lebih jauh, Jenderal Listyo juga bilang beliau nggak bakalan segan-segan mencopot itu anggota Polri kalau ketahuan main judi online. Mau itu Kapolda, Kapolres, direktur, bahkan pejabat di Mabes, nggak ada toleransi pokoknya.

I see. Anything else?
Ngomong-ngomong soal pemberantasan judi online, Wakil Presiden Ma’ruf Amin bilangnya Polri mesti buruan melakukan hal ini, guysAs soon as possible. Apalagi judi online tuh udah memakan banyak korban yang nggak sedikit dari seluruh penjuru negeri. Lebih jauh, Kyai Ma’ruf bilangnya judi online tuh bandarnya banyak di luar negeri, tapi ekornya kena di Indonesia katanya. Tapi Pak Wapres nggak detail-in lebih jauh lagi sih maksudnya ekor di Indonesia tuh gimana.

When you enjoy your time so much without cutie little kids…

Wait until you hear about:
Sex recession.
Inilah fenomena yang lagi rame jadi headlines di China dan negara-negara maju lainnya, gengs. Adapun fenomenanya adalah: Masyarakat di negara maju tersebut banyak yang nggak nikah-nikah dan eventually nggak punya anak. Hal ini tentunya berdampak sama populasi satu negara deh.

What is sex recession anyway?
Here, kalau merujuk dari The Atlantic, istilah sex recession aka resesi seks ini mengacu ke penurunan rata-rata jumlah hubungan seksual yang dilakukan suatu negara, gengs. Terus, penurunan jumlah hubungan seksual ini kemudian juga dikaitkan sama masyarakat di suatu negara yang betah banget sendiri alias nggak nikah-nikah, dan sering terjadi di negara-negara maju di dunia. Kayak China misalnya, secara dalam budaya timur, sex before marriage kan masih tabu banget yah. Yha gimana mau berhubungan seksual kalo nikah aja belom.

T-tapi sendiri tuh… Gimana ya jelasinnya
For now let’s hear from people from China themselves dulu ygy. Dari sebuah survei yang berhasil dikumpulkan National Health Commission sana, dalam beberapa tahun terakhir masyarakat China tuh cenderung menunda-nunda pernikahan as well as nunda punya anak karena beberapa alasan. Salah satunya adalah karena efek jangka panjang Covid-19. As we all know Covid-19 tuh kan udah menyebabkan such a huge difference in terms of kehidupan sosial dan ekonomi seseorang kan yah.

Tru…
Dari sisi ekonomi, masyarakat sana yang penghasilannya berkurang atau bahkan di-cut dari kerjaannya jadi bikin orang pada worry buat nikah, apalagi punya anak (yang butuh biaya nggak sedikit, seriously). Terus when it comes to social life juga, di China sendiri kan sampai sekarang masih menerapkan “zero Covid policy” di mana orang-orang banyak diisolasi di rumah mereka dan bikin mereka pada nggak nafsu buat berhubungan seksual *WKWKKWK*. Ditambah pergeseran sosial di mana orang-orang usia pernikahan 20-30 tuh kan lagi fokus-fokusnya belajar, lanjut sekolah lagi, membangun karier meskipun banyak tekanan, jadi nggak punya waktu dan udah nggak kepikiran lagi sama jodoh, nikah, apalagi hubungan seksual.

Makanya ada sex recession tadi itu ya?
Correct. The same way goes to AS. Lewat sebuah survei yang di-conduct The US of Centers for Disease Control and Prevention, diketahui persentase orang-orang AS yang melakukan hubungan seksual tuh terus menurun waktu demi waktu, guys. Dalam periode 2008 sampai 2018 nih yah, jumlah orang usia 18-29 tahun yang nggak melakukan hubungan seksual tuh turun dua kali lipat dari periode sepuluh tahun sebelumnya. Thus, mereka conclude data ini dengan anggapan bahwa hubungan seksual yang dulunya sering banget dilakukan, berubah jadi sesuatu yang paling jarang dilakukan sama generasi muda sekarang gitu.

Okay….
Yha kamu pikir aja. Kalau nggak ada hubungan seksual, gimana bisa hamil dan punya anak yekan. Makanya tingkat kelahiran pun jadi rendah di negara-negara itu, guys. Nah, kalau sebuah negara nggak bisa maintain tingkat kelahirannya dengan baik, maka yang terjadi adalah mereka nggak bakal bisa mempertahankan populasinya, guys. Speaking of that, untuk mempertahankan populasi, tingkat kelahiran suatu negara at least harus ada di angka 2.10. Nah sedangkan AS, dari 2016 sampai 2020 lalu, tingkat kelahiran mereka cuma ada di angka 1,78, gengs.

Yah di bawah standar dong?

Exactly. Di China juga kurang lebih sama. Tahun lalu, tingkat kelahiran mereka ada di angka 1,6. Di bawah standar juga dong tuh. Terus, salah satu ahli demografi sana bilangnya dari yang sekarang terjadi di China, tingkat kelahiran China bakalan jadi rekor paling rendah tahun ini. Spesifiknya, tingkat kelahiran China diprediksi nggak nyampe 10 juta bayi. Turun dari tahun lalu yang nyampe 10,6 juta bayi, dan tahun 2020 yang nyampe angka 11,5 juta. That being said, populasi China bakalan terus menyusut dan bakal mencapai puncaknya di tahun 2025 nanti.


Okay.. Anything else?
Here at home, meskipun tingkat kelahiran kita nggak mengalami penurunan kayak negara-negara lain, disampaikan oleh Kepala Badan Kependudukan dan keluarga Berencana (BKKBN) Hasto Wardoyo bilangnya sex recesssion aka resesi seks bisa banget terjadi di Indonesia, guys. Alasannya, most likely sama kayak di China, di mana banyak perempuan sekarang yang nunda pernikahan. Kalaupun nikah, banyak dari mereka yang memilih buat cerai, guys. Dan kemudian ngaruh ke sex recession tadi, dan kalaupun nikah dan nggak cerai, Pak Hasto bilangnya mereka nikah di usia di atas 30 tahun di mana reproduksi udah nggak dalam keadaan prima dan susah buat punya anak.

When there is so much misery in this country…

Due to disaster.
Yep. Belum lama kita celebrate Kemerdekaan Indonesia ke-77 yang full of happiness and joy, but at the same time kita juga sedih gara-gara banyaknya bencana yang terjadi di Ibu Pertiwi belakangan ini.

Ih iyaaa hiks…
Kamu ngeuh nggak sih, kalau ngeliat berita tuh, adaa aja berita bencana yang kejadian di Indonesia. Mulai dari banjir, kebakaran hutan aka Karhutla, sampai gempa bumi. In that sense, Badan Nasional Penanggulangan Bencana aka BNPB kemarin baru aja mencatat bahwa selama seminggu terakhir udah 36 bencana yang terjadi di seluruh penjuru negeri. In seven days loh!

:((((
Kita bahas satu-satu yah, Dimulai dari yang baru banget terjadi kemarin di Bali. Sore-sore tepatnya di jam setengah 4 sore, ada gempa bumi dengan kekuatan 5,8 SR yang menghantam Bali, guys. Dilansir dari keterangan BMKG, pusat gempanya sendiri ada di 74 km arah tenggara Kuta Selatan dan nggak berpotensi tsunami. Tapi yha namanya gempa, lumayan bikin panik kan. Belum lagi, getarannya juga kerasa sampai ke Lombok, Mataram, bahkan Banyuwangi, terus gerabah sampe pecah, dan dinding juga goyang.

Ya ampun…
Dari Bali kita ke Medan. Minggu lalu, ada hujan gede di sejumlah wilayah. Hujannya tuh awet, dari hari Rabu waktu 17-an kemarin sampai hari Minggu. Makanya banjir deh. Banjirnya tuh parah banget, sampai menyebabkan sejumlah ruas jalan dan sebanyak 6.323 rumah pun terendam banjir. Selain itu, fasilitas publik kayak sekolah dan tempat ibadah juga sama kerendam, gengs. Selain di Medan, ada 8 banjir lain yang terjadi di berbagai wilayah. Nggak cukup cuma banjir, tanah longsor juga ada, guys, dan udah menyebabkan satu orang meninggal akibat si tanah longsor di Medan ini.

🙁
Iya kan. Well, udah ngomongin gempa, banjir, now let’s talk about kebakaran hutan dan lahan. Kamu harus tahu nih, guys, berdasarkan datanya BNPB, dari 36 bencana yang terjadi selama seminggu terakhir, bencana yang paling banyak terjadi tuh yha.. Karhutla ini. Masih dari datanya BNPB, dalam tujuh hari aja, udah ada sebanyak 16 Karhutla yang terjadi di Indonesia, guys. Mulai dari Aceh, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, sampai NTT. Bahkan di Jawa Timur meskipun tanahnya nggak gambut, tapi karena kekeringan makanya bisa nge-trigger munculnya api dan terjadilah Karhutla.

I see. Now wrap it up…
Pokoknya banyak bencana deh, guys. Bencananya nggak cuman bencana alam aja, tapi juga bencana yang disebabkan sama ulah manusia terus diperparah sama climate crisis yang makin ke sini dampaknya semakin serius dan buktinya udah ada di depan mata. Mulai dari cuaca panas yang ngga nyantai, sampe polusi udara yang bikin sesek banget. Duh…

When your memory begins to lose karena faktor U…

Try to wear this cap.
Yep. Kamu tahu kan ada satu penyakit yang mostly nggak bisa dihindari when it comes to faktor U aka faktor umur. Yep, pelupa. Apa kamu udah mulai ngalamin juga? Hehehe.
 
Secara kalau kamu udah mulai kehilangan ingatan, segala aspek kehidupan kamu bakalan terganggu banget kan. Nah terus, buat mengurangi resiko pengurangan ingatan itu, banyak lah cara-cara yang bisa dilakukan. Mulai dari ngubah gaya hidup dengan mulai gaya hidup sehat, diet, dll.
 
Nah, belakangan ini, ada satu penelitian dari Boston University yang diterbitkan Jurnal Nature Neuroscience yang bilang kalau segala efforts tadi tuh nggak cukup, guysInstead, mereka udah nemuin salah satu alternatif yaitu dengan bikin topi elektrik yang bisa kirim sedikit sengatan listrik ke otak. Nah dengan sengatan listrik ini, orang-orang bisa meningkatkan kemampuan mengingat mereka selama satu bulan, guys. Makanya penemuan topi ini jadi something quite remarkable, dan bisa membawa angin segar buat orang-orang usia lanjut, khususnya buat mereka yang punya demensia. Tertarik nyoba?

“Leave her the f*ck alone.”

WOW gitu guys kata aktris pop Nicki Minaj sebagai responsnya ke mantan suami Britney Spears, Kevin Federline. Jadi, Spears kan baru aja nikah sama pacarnya Sam Asghari setelah aturan conservatorship yang berlaku buat dirinya selama 13 tahun berakhir. Nah sehubungan dengan ini, Federline bilang bahwa dua anaknya sama Britney memutuskan untuk ngga dateng ke nikahan itu dan ngga ngobrol lagi sama Britney. Britney kemudian bilang bahwa dia sedih banget mantan suaminya tersebut ikut ngomentarin hubungannya sama sang anak. Atas drama inilah, Minaj belain Britney dan bilang, “Federline mending diem aja deh u pengecut, leave her alone!”
 
We stand by a supportive sis against toxic exes!

Announcement


Thanks to Naju and Someone for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Nothing to see here, just something arrived… yep, Virgo szn!